Bahar bin Smith Ajak Pimpinan Ponpes Debat Soal Maulid Nabi Muhammad

Kompas.com - 05/04/2022, 16:18 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Bahar Bin Smith tak banyak berkomentar mengenai dakwaan penyebaran berita bohong dalam video ceramahnya yang diunggah dalam akun YouTube Tatan Rustandi.

"Saya tidak mau banyak berkomentar. Saya akan membuktikan bahwa saya tidak memberikan kebohongan dan nanti kita akan buktikan di pengadilan," ujar Bahar usai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (5/4/2022).

"Jadi saya tidak mau banyak komentar dan agar pengadilan ini berjalan kondusif," tambah dia. 

Baca juga: Sidang Kasus Berita Bohong, Jaksa Sebut Video Ceramah Bahar bin Smith Tak Sesuai Fatwa MUI

Meski begitu, Bahar justru mengajak para pemimpin pondok pesantren yang dinilai kontra terhadap ceramahnya soal Maulid Nabi Muhammad SAW untuk berdebat.

"Ceramah saya di situ (tentang) Maulid, kalau mau debat, kita debat dengan pimpinan ponpes," ucap dia. 

Seperti diketahui, dalam dakwaan jaksa ada sejumlah ulama dan pimpinan pondok pesantren hingga Ketua Majelis MUI yang dinilai jaksa kontra terhadap isi ceramah Bahar yang membawa kasus Rizieq Shihab dan kematian enam laskar FPI.

Jaksa menyebut, pernyataan Bahar terkait dua hal tersebut berita bohong atau tidak benar.

Dalam sidang, Bahar juga sempat meminta majelis hakim untuk menghadirkan ulama dan pimpinan ponpes yang kontra tersebut dalam sidang.

"Saya berani debat dengan pimpinan pondok pesantren soal maulid. Makanya saya minta suruh mereka datang," kata dia.

Baca juga: Jaksa Sebut Ceramah Bahar bin Smith Provokatif dan Dapat Memecah Umat Islam

Seperti diketahui, Bahar didakwa menyebarkan berita bohong.

Jaksa menilai Perbuatan Bahar melanggar pasal 14 ayat 1 UU RI Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Serta Pasal 15 ayat 1 UU RI nomor 1 tahun 1947 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Bahar juga dianggap melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang ITE Jo Pasal 55 ayat  (1) ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan kedua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Bengkulu, 1.350 Narapidana Dapat Remisi HUT RI, 34 Langsung Bebas

Di Bengkulu, 1.350 Narapidana Dapat Remisi HUT RI, 34 Langsung Bebas

Regional
Detik-detik Zulkarnaen Panjat Tiang 15 Meter demi Ambil Tali yang Terlepas, Bendera Merah Putih Sempat Terbalik

Detik-detik Zulkarnaen Panjat Tiang 15 Meter demi Ambil Tali yang Terlepas, Bendera Merah Putih Sempat Terbalik

Regional
Ketika Emak-emak Parade Busana Nusantara di Hari Kemerdekaan Indonesia...

Ketika Emak-emak Parade Busana Nusantara di Hari Kemerdekaan Indonesia...

Regional
Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
“Korea Selatan Terkenal dengan Ginseng, Indonesia Ada Jahe Merah”

“Korea Selatan Terkenal dengan Ginseng, Indonesia Ada Jahe Merah”

Regional
Kabur Usai Bacok Mertua hingga Sekarat, Pria di Alor Ditangkap

Kabur Usai Bacok Mertua hingga Sekarat, Pria di Alor Ditangkap

Regional
Tali Bendera Lepas Saat Upacara, Zulkarnaen Lari dan Panjat Tiang 15 Meter hingga Diberi Hadiah Rp 770.000

Tali Bendera Lepas Saat Upacara, Zulkarnaen Lari dan Panjat Tiang 15 Meter hingga Diberi Hadiah Rp 770.000

Regional
Diduga karena Masalah Narkoba, 2 Pemuda di Banjarbaru Berkelahi, 1 Tewas

Diduga karena Masalah Narkoba, 2 Pemuda di Banjarbaru Berkelahi, 1 Tewas

Regional
Bawa Kabur Rp 58,8 Juta Dana BLT, Ketua RT di Tabalong Kalsel Ditangkap

Bawa Kabur Rp 58,8 Juta Dana BLT, Ketua RT di Tabalong Kalsel Ditangkap

Regional
[POPULER REGIONAL] Ba'asyir Ikut Upacara HUT ke-77 RI di Ngruki | Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M

[POPULER REGIONAL] Ba'asyir Ikut Upacara HUT ke-77 RI di Ngruki | Polisi di Palu Diduga Terima Suap Rp 4,4 M

Regional
Banjir Terjang HST Kalsel, Seorang Balita Tewas Terseret Arus

Banjir Terjang HST Kalsel, Seorang Balita Tewas Terseret Arus

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 18 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 18 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 18 Agustus 2022: Pagi dan Sore Cerah Berawan

Regional
Belajar dari Kasus Siswa Dipaksa Pakai Jilbab di Bantul, Ini Kata Pengamat Pendidikan

Belajar dari Kasus Siswa Dipaksa Pakai Jilbab di Bantul, Ini Kata Pengamat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.