Kompas.com - 07/01/2022, 14:59 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih akan menunggu petunjuk dari pemerintah pusat mengenai pelaksanaan vaksiansi Covid-19 dosis ketiga atau booster.

"Kita menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Dalam hal ini, adalah Kemenkes," kata Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih di Solo, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2022).

Menurut Ning, sapaan akrabnya, sampai saat ini belum ada petunjuk teknis. Di sisi lain pihaknya juga masih menyelesaikan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca juga: Disebut Berpeluang Diusung PDI-P Maju Pilkada DKI, Gibran Tegaskan Fokus di Solo

Ning mengatakan jumlah target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Solo sebanyak 57.000 anak.

"Ini sudah 61,5 persen, setara dengan 27.708. Minggu depan harus mulai dosis dua," ungkap Ning.

Pihaknya menargetkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Solo selesai pada Februari 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Kepala Dinas Kesehatan Solo Siti Wahyuningsih.

Mengenai kendala vaksinasi anak, kata Ning relatif tidak ada. Meski demikian, kuota setiap hari tidak bisa banyak karena bersamaan dengan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS), sehingga harus menunggu selama empat minggu terlebih dahulu, sebelum anak divaksin.

"Relatif tidak ada kendala tetapi kita tidak bisa ngebut banget. Seperti minggu ini banyak faskes kosong, tetapi tidak bisa dilaksanakan, karena banyak sekolah belum masuk. Dengan BIAS belum jarak 4 minggu. Dosis dua juga belum bisa. Jadi minggu ini relatif tidak bisa ngebut," ungkap Ning.

Baca juga: Soal Bantuan Beras Bergambar Puan Maharani di Solo, Rudy Sebut Bukan dari Mbak Puan, Ini Penjelasannya

Lebih lanjut Ning menyampaikan seandainya vaksinasi dosis tiga tetap dilaksanakan 12 Januari 2022 harus siap, meski tenaga kesehatan harus terpecah menyelesaikan vaksin anak.

Rencananya, Pemkot Solo akan bekerja sama dengan TNI/Polri dalam pelaksanaan vaksinasi booster.

"Siap tidak siap harus siap. Nanti akan diatur. Tetapi, saya tidak bisa meninggalkan siswa. Ini belum selesai. Lalu ada tambahan lain. Kita juga bisa kerja sama dengan TNI/Polri," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Cerah Berawan

Regional
Bukit Paralayang Watugupit, Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Bukit Paralayang Watugupit, Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Mei 2022

Regional
Diundang Ahmad Sahroni Hadiri Formula E, Gibran: Aku Sudah di-WA, Santai Saja

Diundang Ahmad Sahroni Hadiri Formula E, Gibran: Aku Sudah di-WA, Santai Saja

Regional
Tabrakan Mobil Vs Kereta Api di Lamongan, 3 Orang Terluka

Tabrakan Mobil Vs Kereta Api di Lamongan, 3 Orang Terluka

Regional
Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ini Penjelasan Polisi

Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ini Penjelasan Polisi

Regional
30 Orang Calon PMI Ilegal Diamankan Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia

30 Orang Calon PMI Ilegal Diamankan Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia

Regional
Pulau Bair, Obyek Wisata di Maluku Tenggara, Daya Tarik, Penginapan, dan Rute

Pulau Bair, Obyek Wisata di Maluku Tenggara, Daya Tarik, Penginapan, dan Rute

Regional
Bocah 5 Tahun yang Sarapan Mi Bercampur Racun Akhirnya Meninggal Dunia

Bocah 5 Tahun yang Sarapan Mi Bercampur Racun Akhirnya Meninggal Dunia

Regional
2 Warga Sikka Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Ditikam Orang Tak Dikenal

2 Warga Sikka Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Ditikam Orang Tak Dikenal

Regional
Sudah Setahun Anaknya Hilang di Luar Negeri, Pria Asal NTT Bersurat ke Paus dan Presiden Mauritius

Sudah Setahun Anaknya Hilang di Luar Negeri, Pria Asal NTT Bersurat ke Paus dan Presiden Mauritius

Regional
Anggota DPRD Gresik Dapat Informasi Dana BOS SDN Dipotong Rp 500.000, SMPN Rp 700.000 Setiap Bulan,

Anggota DPRD Gresik Dapat Informasi Dana BOS SDN Dipotong Rp 500.000, SMPN Rp 700.000 Setiap Bulan,

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Mei 2022

Regional
Air Terjun Dlundung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Dlundung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.