Kompas.com - 05/01/2022, 13:01 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga DS di Kota Semarang ketahuan menjadi joki vaksin karena diiming-imingi upah sebesar Rp 500.000 oleh CL.

Peristiwa bermula saat CL sudah mendaftar vaksin di Puskesmas Manyaran, Semarang Barat, pada 3 Januari 2022.

CL berasumsi dirinya sudah kebal karena sebelumnya pernah terpapar Covid-19 sehingga tidak perlu lagi divaksin.

Baca juga: Polisi Tangkap Joki Vaksinasi Covid-19 di Semarang

Selain itu, CL juga diketahui tidak bisa ikut vaksin karena hendak pergi keluar kota.

Kemudian, CL bercerita kepada tetangganya IO untuk dimintai tolong mencarikan joki vaksin.

Lalu, IO memperkenalkan DS kepada CL karena bersedia menjadi joki vaksin.

Pada saat DS berangkat ke Puskesmas Manyaran untuk divaksin, petugas merasa curiga.

Ketika dilakukan screening identitas, terdapat perbedaan yakni foto di KTP berbeda dari wajah aslinya.

Baca juga: Joki Vaksin Jadi Tersangka, Bagaimana Status Hukum Pengguna Jasa?

Lantas, pihak puskesmas melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

"Dari keterangan saksi yakni pegawai puskesmas ditemukan seseorang dengan membawa identitas atas nama CL. Jadi DS ketika datang membawa dentitas atas nama CL," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Rabu (5/1/2022).

Irwan mengatakan, dari proses screening identitas diketahui bahwa DS memang hanya disuruh untuk menjadi joki vaksin dengan iming-iming imbalan.

Namun, peristiwa itu berhasil digagalkan pihak puskesmas dan kepolisian.

"Memang ada upah yang diterima oleh DS atas kejadian ini yakni uang Rp 500.000. Namun, karena ditemukan perbedaan itu vaksin (joki) tidak terjadi," ungkap Irwan.

Baca juga: Abdul Rahim, Joki Vaksin Covid-19 di Pinrang Sulsel, Ditetapkan sebagai Tersangka

Irwan mengungkapkan, DS pun akhirnya bersedia divaksin pada 4 Januari 2022 di Puskesmas Manyaran.

"Jadi vaksin ibu ini sudah terlaksana. Karena pada 3 Januari yang datang hanya joki, karena ketahuan, 4 Januari ibu ini hadir ke puskesmas untuk divaksin," ujarnya.

Irwan mengatakan, kejadian percobaan dengan sengaja menghalang-halangi pelaksanaan penanggulangan wabah dapat dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular.

"Melanggar aturan itu ancaman hukumannya bisa satu tahun," ujar Irwan.

"Selanjutnya kita akan musyawarahkan karena ini kan peristiwa tidak sempat terjadi," jelasnya.

Baca juga: Tiga Pengguna Jasa Abdul Rahim, Joki Vaksin di Pinrang, Akhirnya Divaksin

Irwan pun meminta dukungan kepada masyarakat untuk membantu pemerintah dalam penanganan pandemi.

"Kami sampaikan clue-nya ini jangan menjadi contoh karena tidak membantu pemerintah dalam penanganan penanggulangan wabah," ungkapnya.

Ketiganya, yakni CL, DS, dan IO, sudah diamankan kepolisian untuk diperiksa dan dimediasi dengan pihak puskesmas.

Baca juga: Gara-gara Ada Joki Vaksin, Vaksinator Diminta Teliti Periksa KTP dan Wajah Orang yang Disuntik

Mereka pun meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saya pribadi meminta maaf atas kelalaian yang saya lakukan. Hari ini peringatan buat saya dan teman-teman di sini untuk selanjutnya tidak melakukan kebodohan," ungkap CL.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Papan Bunga Dibunuh Pacar Gelap Lalu Mayatnya Dibuang

Pengusaha Papan Bunga Dibunuh Pacar Gelap Lalu Mayatnya Dibuang

Regional
Anggaran Transportasi Ketua RT di Semarang Akan Naik Jadi Rp 1 Juta Per Bulan

Anggaran Transportasi Ketua RT di Semarang Akan Naik Jadi Rp 1 Juta Per Bulan

Regional
Saber Pungli Jabar Rekomendasikan Kepala SMKN 5 Bandung Diberhentikan Sementara

Saber Pungli Jabar Rekomendasikan Kepala SMKN 5 Bandung Diberhentikan Sementara

Regional
Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Sejumlah Mahasiswa, Polda NTB: Kami Akan Bekerja Keras

Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Sejumlah Mahasiswa, Polda NTB: Kami Akan Bekerja Keras

Regional
Transaksi Narkoba di Pinggir Jalan, Kurir Sabu Ditangkap Saat Ketahuan Lempar Paketan

Transaksi Narkoba di Pinggir Jalan, Kurir Sabu Ditangkap Saat Ketahuan Lempar Paketan

Regional
Motif Kekasih Gelap Pengusaha Papan Bunga di Lampung Bunuh Pacarnya

Motif Kekasih Gelap Pengusaha Papan Bunga di Lampung Bunuh Pacarnya

Regional
Pemandu Lagu di Bengkulu Tewas Usai Karaoke, Sempat Sesak Napas dan Kehilangan Penglihatan, Diduga karena Miras

Pemandu Lagu di Bengkulu Tewas Usai Karaoke, Sempat Sesak Napas dan Kehilangan Penglihatan, Diduga karena Miras

Regional
Nabire Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Pintu Gerbang Tol Laut di Daerah Meepago

Nabire Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Pintu Gerbang Tol Laut di Daerah Meepago

Regional
Pemerintah Bulgaria Jadikan Kota Semarang Tempat Percontohan Transportasi Swasta

Pemerintah Bulgaria Jadikan Kota Semarang Tempat Percontohan Transportasi Swasta

Regional
Tim SAR Hentikan Pencarian Pemancing yang Hilang di Perairan Tanjung Meriam Bima

Tim SAR Hentikan Pencarian Pemancing yang Hilang di Perairan Tanjung Meriam Bima

Regional
Bakal Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Bupati Nabire: Kami Siapkan Kantor Gubernur Sementara

Bakal Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Bupati Nabire: Kami Siapkan Kantor Gubernur Sementara

Regional
Viral, Video Anggota Satpol PP Manado Serang Kantor Pembiayaan Kredit Kendaraan

Viral, Video Anggota Satpol PP Manado Serang Kantor Pembiayaan Kredit Kendaraan

Regional
Pengunjung dan Pemandu Lagu di Bengkulu Tewas Usai Karaoke, Korban Sempat Tenggak Minuman Keras

Pengunjung dan Pemandu Lagu di Bengkulu Tewas Usai Karaoke, Korban Sempat Tenggak Minuman Keras

Regional
Ibu dan Anak di Serang Terancam 2,8 Tahun Penjara gara-gara Tak Sengaja Senggol Tangan Tetangga

Ibu dan Anak di Serang Terancam 2,8 Tahun Penjara gara-gara Tak Sengaja Senggol Tangan Tetangga

Regional
Lelang Jabatan Kepala Dinas Pemkot Solo Sepi Peminat, Takut Kerja Bareng Gibran?

Lelang Jabatan Kepala Dinas Pemkot Solo Sepi Peminat, Takut Kerja Bareng Gibran?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.