Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antusiasme Bocah SD di Magelang Divaksin Covid-19: Kayak Digigit Semut

Kompas.com - 17/12/2021, 16:21 WIB
Kontributor Magelang, Ika Fitriana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com - Anak-anak usia 6-12 tahun di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

Meskipun beberapa di antaranya ada yang terlihat sedikit ketakutan dan harus dipeluk orantuanya, mereka tetap bersemangat ketika hendak disuntik petugas.

Hal itu terlihat saat kegiatan vaksinasi serentak yang diadakan oleh Kepolisian Resor Magelang di Pendopo Lapangan drh. Soepardi Magelang.

"(Waktu disuntik) sakit sedikit, kayak digigit semut. (Ikut vaksinasi) soalnya biar enggak ketularan Covid-19, biar bisa sekolah," kata Safira, salah satu peserta vaksinasi Covid-19 asal Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Kabupaten Semarang, Pendataan Fokus ke Anak Putus Sekolah

Hal senada diungkapkan Dinda Putri Lutfia, yang mengaku tidak takut sama sekali ketika hendak divaksin. Dinda datang ke lokasi kegiatan bersama ibunya.

"Enggak takut, enggak sakit kok," ucap Dinda, siswa kelas 4 sekolah dasar itu.

Kepala Polres Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun menerangkan, sesuai dengan perintah terbaru, anak-anak mulai usia 6 tahun sudah boleh mendapatkan vaksin Covid-19. Adapun vaksin yang diberikan merek Sinovac.

Selain diadakan di Lapangan drh, Soepardi, vaksinasi kepada anak juga dilakukan di wilayah Candimulyo.

Baca juga: Demi Kejar Target Vaksinasi Covid-19, BIN Datangi Warga di Pulau Terpencil

"Target vaksinasi di dua titik ini sebanyak 3.200 sasaran. Selain anak-anak, juga orang dewasa agar capaian vaksinasi 70 persen (di Kabupaten Magelang) tercapai di Desember ini," terang Sajarod.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pelantikan Pengurus Pusat, GP Ansor Usung Transisi Energi dan Ekonomi Digital

Pelantikan Pengurus Pusat, GP Ansor Usung Transisi Energi dan Ekonomi Digital

Regional
Longsor Saat Ibadah Minggu di Distrik Minyambouw, 4 Warga Tertimbun

Longsor Saat Ibadah Minggu di Distrik Minyambouw, 4 Warga Tertimbun

Regional
Kakak Vina Bingung dengan Pernyataan Polisi yang Hapus 2 Nama Pelaku dalam DPO

Kakak Vina Bingung dengan Pernyataan Polisi yang Hapus 2 Nama Pelaku dalam DPO

Regional
Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Optimalisasi Lahan Rawa Seluas 98.400 Hektare, Pemprov Sumsel Optimistis Target Produksi 3,1 Ton GKG Tercapai

Regional
Sapi Terperosok ke dalam 'Septic Tank', Damkar di Ngawi Turun Tangan

Sapi Terperosok ke dalam "Septic Tank", Damkar di Ngawi Turun Tangan

Regional
Jelang Idul Adha 2024, Sapi di Kota Malang Diberi Jamu

Jelang Idul Adha 2024, Sapi di Kota Malang Diberi Jamu

Regional
Pembunuh Gajah Ditangkap di Aceh Utara, Gading Disita di Aceh Barat

Pembunuh Gajah Ditangkap di Aceh Utara, Gading Disita di Aceh Barat

Regional
Disebut Tewas Kecelakaan, Hansip di Kuningan Ternyata Jadi Korban Pembunuhan, Sang Istri Terlibat

Disebut Tewas Kecelakaan, Hansip di Kuningan Ternyata Jadi Korban Pembunuhan, Sang Istri Terlibat

Regional
Budayakan Hidup Sehat, Pj Gubernur Sulsel Ajak OPD dan Masyarakat Rutin Olahraga

Budayakan Hidup Sehat, Pj Gubernur Sulsel Ajak OPD dan Masyarakat Rutin Olahraga

Regional
Sopir Mengantuk, Calya Tabrak Pasutri di Banyumas dan Dua Orang Tewas

Sopir Mengantuk, Calya Tabrak Pasutri di Banyumas dan Dua Orang Tewas

Regional
2 Warga Tertimbun Longsor di Lampung

2 Warga Tertimbun Longsor di Lampung

Regional
Mengundurkan Diri karena UKT Mahal, Naffa: Cita-cita Saya Kuliah, tapi Tidak Terkabul

Mengundurkan Diri karena UKT Mahal, Naffa: Cita-cita Saya Kuliah, tapi Tidak Terkabul

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Regional
Mandi di Sungai Sedalir, Bocah 8 Tahun Hanyut dan Ditemukan Tewas

Mandi di Sungai Sedalir, Bocah 8 Tahun Hanyut dan Ditemukan Tewas

Regional
Kronologi Polisi Tembak Mati DPO di Pekanbaru yang Nekat Tabrak Anggota saat Ditangkap

Kronologi Polisi Tembak Mati DPO di Pekanbaru yang Nekat Tabrak Anggota saat Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com