Potret Rumah Makan Gratis di Purwokerto, Siapa Saja Boleh Datang…

Kompas.com - 21/11/2021, 15:01 WIB

 

Sediakan 300 porsi tiap hari

Setiap harinya, Rumah Makan Gratis Purwokerto menyediakan sekitar 300 porsi makanan.

Kata Edy, tiap harinya, Rumah Makan Gratis Purwokerto memasak 25 kilogram beras.

Hidangan yang disajikan Rumah Makan Gratis Purwokerto selalu ludes dengan cepat.

"Kami buka hari Senin sampai Jumat pukul 11.00 WIB sampai habis. Biasanya cepat sekali enggak sampai dua jam habis," ungkapnya.

Baca juga: Pandemi, Selebgram dan Pramugari Ini Buka Jasa Endorse Gratis untuk UMKM

Jadi tempat kegiatan kemanusiaan

Edy menerangkan, Rumah Makan Gratis Purwokerto terbuka bagi siapa pun, tak terkecuali orang-orang bermobil.

"Yang luar biasa, mereka kemudian memberi donasi, artinya kami dipercaya," bebernya.

Rumah Makan Gratis Purwokerto juga terbuka menerima donasi dari berbagai pihak.

"Kami open donasi dari mana saja, dan terbuka untuk siapa saja. Termasuk orang-orang di sini relawan, tanpa pamrih bahu membahu untuk sistem jariyah," tandasnya.

Baca juga: Kisah Kapolsek di Wonogiri Dirikan Pesantren Gratis untuk Anak Yatim Piatu dan Duafa, Awalnya Prihatin

Selain memberikan santap gratis, Rumah Makan Gratis Purwokerto juga menjadi tempat untuk kegiatan kemanusiaan lainnya.

Kegiatan kemanusiaan yang digelar antara lain pengobatan gratis dan donasi darah, yang diadakan tiap Sabtu.

"Ini adalah pusat kemanusiaan dari golongan apa pun, agama apa pun," jelas Edy.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain | Editor: Pythag Kurniati)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah Rusak, Diduga akibat Pengerukan Tanah

Wisata Air Terjun Babak Pelangi Lombok Tengah Rusak, Diduga akibat Pengerukan Tanah

Regional
Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadir dalam Pemeriksaan Data Pernikahan Idayati dengan Ketua MK

Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadir dalam Pemeriksaan Data Pernikahan Idayati dengan Ketua MK

Regional
Ini Lokasi Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis di Lhokseumawe Aceh

Ini Lokasi Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis di Lhokseumawe Aceh

Regional
Ribuan Sapi Terjangkit PMK, Vaksin Belum Tiba, Obat Sudah Habis

Ribuan Sapi Terjangkit PMK, Vaksin Belum Tiba, Obat Sudah Habis

Regional
Masa Jabatan Karolin Berakhir, Gubernur Kalbar Lantik Samuel Jadi Pj Bupati Landak

Masa Jabatan Karolin Berakhir, Gubernur Kalbar Lantik Samuel Jadi Pj Bupati Landak

Regional
Dua Hakim PN Rangkasbitung Diamankan BNN, PT Banten: Memalukan, Harusnya Jadi Pengadil Bukan Pemakai

Dua Hakim PN Rangkasbitung Diamankan BNN, PT Banten: Memalukan, Harusnya Jadi Pengadil Bukan Pemakai

Regional
Mempelai Pria Kabur ke Bandung di Hari Pernikahannya, Pengantin Wanita: Sedih...

Mempelai Pria Kabur ke Bandung di Hari Pernikahannya, Pengantin Wanita: Sedih...

Regional
2 WNA Asal Malaysia dan Singapura Dideportasi Imigrasi Batam

2 WNA Asal Malaysia dan Singapura Dideportasi Imigrasi Batam

Regional
Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Aceh Utara Punya Utang Rp 60 Juta Pada 2020

Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Aceh Utara Punya Utang Rp 60 Juta Pada 2020

Regional
Kisah Nurhayati, Keluar dari Pabrik hingga Bangun Paragon Pemilik Brand Wardah dan Emina

Kisah Nurhayati, Keluar dari Pabrik hingga Bangun Paragon Pemilik Brand Wardah dan Emina

Regional
Bertahun-tahun Jadi Korban Rob, Warga Semarang Mulai Tinggalkan Rumahnya

Bertahun-tahun Jadi Korban Rob, Warga Semarang Mulai Tinggalkan Rumahnya

Regional
Dampak PMK, Balikpapan Kekurangan 1.950 Ekor Sapi

Dampak PMK, Balikpapan Kekurangan 1.950 Ekor Sapi

Regional
'Tugboat' Terbakar di Sungai Kapuas Pontianak, Diduga karena Korsleting

"Tugboat" Terbakar di Sungai Kapuas Pontianak, Diduga karena Korsleting

Regional
BNN Banten Amankan 2 Hakim dan 1 ASN PN Rangkasbitung

BNN Banten Amankan 2 Hakim dan 1 ASN PN Rangkasbitung

Regional
Melawan dengan Golok, Polisi Tembak Kaki Terduga Pencuri Motor di Bima

Melawan dengan Golok, Polisi Tembak Kaki Terduga Pencuri Motor di Bima

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.