Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor Camat Buyasuri, 3 Orang Ditahan

Kompas.com - 18/11/2021, 11:02 WIB

LEMBATA, KOMPAS.com - Tiga orang di Kabupaten Lembata, NTT, ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri Lembata. Dua di antaranya adalah pejabat di Lembata.

Tiga orang yang ditetapkan menjadi tersangka itu adalah MR selaku kuasa pengguna anggaran atau Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, CN (PPK) atau Camat Buyasuri, dan YNT (penyedia barang dan jasa) dalam pembangunan kantor Camat Buyasuri.

Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi proyek pembangunan kantor Camat Buyasuri tahun 2014/2015.

"Tim penyidik telah melakukan ekspose perkara tadi siang dan menetapkan tersangka," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Azrijal, dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu malam.

Baca juga: Perjuangan Para Guru di Lembata, NTT, Cari Sinyal Internet hingga ke Kebun

Ia menuturkan, proyek pembangunan kantor Camat Buyasuri itu syarat KKN mulai dari proses pengadaan sampai pada pelaksanaan kontrak.

Dalam kontraknya, kata dia, seharusnya kontrak lump sum, namun diubah menjadi harga satuan.

Lalu, seharusnya waktu kontrak adalah tahun tunggal, tetapi diubah menjadi tahun jamak.

Dia juga menyebut, proyek tersebut dilakukan adendum sebanyak empat kali.

Yang pertama sesuai kontrak adalah tanggal 8 September 2014 sampai 30 Desember 2014, namun dirubah menjadi 8 September 2014 sampai April 2015.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bupati Blora Djoko Nugroho Hengkang ke Gerindra, Ini Tanggapan Nasdem

Mantan Bupati Blora Djoko Nugroho Hengkang ke Gerindra, Ini Tanggapan Nasdem

Regional
Kasus Gratifikasi Rp 46,8 Milliar, Mantan Wali Kota Batu Kembali Divonis 7 Tahun Penjara

Kasus Gratifikasi Rp 46,8 Milliar, Mantan Wali Kota Batu Kembali Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Kepala BIN Sulteng Akan Dilantik sebagai Penjabat Bupati Seram Bagian Barat

Kepala BIN Sulteng Akan Dilantik sebagai Penjabat Bupati Seram Bagian Barat

Regional
Video Viral Kereta Wisata Tabrak Minibus di Semarang, Warga Sempat Teriak Peringatkan Sopir

Video Viral Kereta Wisata Tabrak Minibus di Semarang, Warga Sempat Teriak Peringatkan Sopir

Regional
'Saya Terdaftar Penerima Bantuan Sembako, Tapi 2 Tahun Tak Ada Terima'

"Saya Terdaftar Penerima Bantuan Sembako, Tapi 2 Tahun Tak Ada Terima"

Regional
Sosok Penjabat Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan, Ipar Gubernur Sulut

Sosok Penjabat Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan, Ipar Gubernur Sulut

Regional
Banjir Rob, Jalur Pantura Demak Macet Berjam-jam

Banjir Rob, Jalur Pantura Demak Macet Berjam-jam

Regional
Janjang Koto Gadang, Trekking di Replika Tembok Besar Ala Bukittinggi

Janjang Koto Gadang, Trekking di Replika Tembok Besar Ala Bukittinggi

Regional
Warga Maluku Tengah Hilang Saat Memanah Ikan, Hanya Ditemukan Alat Panah Milik Korban

Warga Maluku Tengah Hilang Saat Memanah Ikan, Hanya Ditemukan Alat Panah Milik Korban

Regional
Sosok Lifter Aceh Zul Ilmi Peraih Medali Emas SEA Games 2021: Pekerja Keras hingga Tulang Punggung Keluarga

Sosok Lifter Aceh Zul Ilmi Peraih Medali Emas SEA Games 2021: Pekerja Keras hingga Tulang Punggung Keluarga

Regional
Taman Labirin Coban Rondo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Taman Labirin Coban Rondo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Cucu Aniaya Neneknya di Kukar Karena Pakaian Dijadikan Lap Kencing

Cucu Aniaya Neneknya di Kukar Karena Pakaian Dijadikan Lap Kencing

Regional
Mendagri Tunjuk 4 Penjabat Kepala Daerah di Maluku, Salah Satunya Pati TNI

Mendagri Tunjuk 4 Penjabat Kepala Daerah di Maluku, Salah Satunya Pati TNI

Regional
Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Regional
Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.