Suami Siram Air Panas ke Tubuh Istrinya gara-gara Ketahuan Dapat Panggilan Telepon dari Wanita Lain

Kompas.com - 09/11/2021, 16:05 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

MANADO, KOMPAS.com - AD (39), seorang suami di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, tega menyiram tubuh istrinya FH dengan air panas.

Aksi keji itu dilakukan AD diduga hanya karena istrinya mengetahui ada panggilan wanita lain di ponsel milik pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah mereka di Desa Nuangan Barat, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Jumat (5/11/2021).

Hari itu pasangan suami istri ini terlibat percekcokan masalah rumah tangga.

"Setelah kejadian itu polisi langsung menangkap pelaku AD. Pelaku kita tangkap pukul 02.00 Wita dini hari," kata Kapolsek Nuangan, Bolaang Mongondow Timur, AKP Sudarsono, saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Terbakar Cemburu, Suami Aniaya Pria Selingkuhan Istri dengan Palu, Polisi Ungkap Cerita Lengkapnya

Dia menyebutkan, saat ini AD sementara diperiksa oleh penyidik. Hasil pemeriksaan, pelaku sempat mengelak melakukan penganiayaan kepada istrinya.

"Namun, setelah kita mengejar keterangan saksi yakni anaknya dan juga korban istrinya, pelaku tidak bisa mengelak lagi. Setelah diperiksa pelaku akan ditahan," ujarnya.

Lanjut Sudarsono, polisi juga sudah mengambil berita acara pemeriksan (BAP) FH istri yang menjadi korban penyiraman air panas.

"Saat ini korban dirawat di salah satu rumah sakit di Manado. Katanya dioperasi hari ini. Tim yang ke sana sudah mengambil BAP kepada korban," sebutnya.

Ditanya motif pelaku menyiram air panas ke tubuh istrinya, Sudarsono menerangkan, diduga karena selingkuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Regional
Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

Regional
Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

Regional
Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Regional
Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Regional
Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Regional
Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Regional
Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Regional
Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Regional
Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Regional
Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Regional
Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.