2 Kali Disorot Luhut, Bar yang Langgar Prokes Belum Disanksi oleh Satgas Covid-19 Bali

Kompas.com - 09/11/2021, 13:10 WIB

BALI, KOMPAS.com - Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan kembali menyoroti pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang terjadi di masyarakat seiring dengan dilonggarkannya berbagai sektor kegiatan selama masa PPKM.

Salah satu yang disorot Luhut adalah masih ditemukan sejumlah bar atau klub malam di Bali yang penerapan protokol kesehatannya belum ketat.

Lemahnya penerapan protokol kesehatan itu khususnya terkait scan PeduliLindungi.

Baca juga: Cinta Budaya dan Tradisi Adat Bali, WN Inggris Ajukan Permohonan Jadi WNI

Kepala Bidang Penegakkan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi angkat bicara terkait lemahnya prokes yang dimaksud Luhut.

Ia mengakui masih ditemukan pelanggaran protokol kesehatan.

"Memang masih ada yang begitu (melanggar prokes) tapi kan pelan-pelan kita dorong terus mereka untuk pembentukan satgas di internal termasuk kaitan dengan penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang mereka wajib siapkan di tempat usahanya agar kita bisa lebih mudah melakukan kontrol," kata Dharmadi saat dihubungi, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Perekam Video Mesum Pelajar Berseragam SMK di Bali Ditangkap

Dharmadi mengatakan, Satgas Covid-19 Bali bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan terhadap bar atau klub malam yang kembali beroperasi selama PPKM di Bali.

Pihaknya memastikan tak pernah mengurangi jadwal pengawasan demi memastikan penerapan protokol kesehatan di lapangan berjalan dengan baik.

"Kita tidak pernah mengurangi jadwal pengawasan, patroli juga tetap jalan, termasuk di antaranya dengan rekan-rekan kepolisian, dan (Satgas Covid-19) kabupaten/kota," kata dia.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 8 November 2021

Selama ini, kata Dharmadi, bar atau klub malam di Bali hanya beroperasi di hari Jumat dan Sabtu.

Di luar dua hari itu, pengelola memilih untuk menutup karena pengunjung masih sepi.

"Karena hari Senin sampai Kamis mereka tidak buka, mata kita melihat sepi, tapi mendadak hari Jumat ramai, tapi ramainya itu pengunjung bahkan tidak sampai 50 persen," kata dia.

Disinggung soal sanksi yang akan diberikan kepada pengelola bar atau klub malam jika diketahui terus melanggar, Dharmadi mengaku akan ada tahapan yang harus dijalankan.

Baca juga: Di Luar Jawa-Bali, Baru 6 Provinsi yang Capai Vaksinasi di Atas Rata-rata Nasional

Tahapan itu di antaranya mulai dari teguran, peringatan, hingga sanksi penutupan.

"Jangan mendadak karena Covid-19 terus mengatakan harus tutup, kalau memang harus tutup aturannya dibuat, sekalian aja aturannya dibuat oleh pusat bahwa klub malam dilarang buka, ya sudah, kita akan tegas, tak ada yang boleh buka," tuturnya.

Ia pun berharap, seluruh pengelola bar atau klub malam mematuhi protokol kesehatan.

"Saya minta kepada pengelola bar dan klub malam, yang tersebar di Bali untuk jaga komitmen apa yang sudah kami arahkan untuk konsisten dilaksanakan," kata Dharmadi.

"Karena penting kiranya ke depan Bali ini harus tetap bisa memberikan jaminan dan kepada para pengunjung dan wisatawan bahwa Bali tertib dan patuh protokol kesehatan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Provinsi Papua Pegunungan

Profil Provinsi Papua Pegunungan

Regional
Penerbangan Langsung Solo-Luar Negeri Jadi Pembahasan Serius Sandiaga Uno dan Gibran

Penerbangan Langsung Solo-Luar Negeri Jadi Pembahasan Serius Sandiaga Uno dan Gibran

Regional
Rajin Ajar Mengaji dan Sisihkan Gaji untuk Anak Tidak Mampu, Bripka Ibnu Sina Dapat Hadiah Umroh

Rajin Ajar Mengaji dan Sisihkan Gaji untuk Anak Tidak Mampu, Bripka Ibnu Sina Dapat Hadiah Umroh

Regional
Bocah 14 Tahun di Maros Dikabarkan Diculik Telah Pulang ke Orangtuanya

Bocah 14 Tahun di Maros Dikabarkan Diculik Telah Pulang ke Orangtuanya

Regional
Pembangunan IKN Dimulai, Material Mulai Berdatangan, Ops Nusantara Lakukan Pengamanan

Pembangunan IKN Dimulai, Material Mulai Berdatangan, Ops Nusantara Lakukan Pengamanan

Regional
Diduga Depresi, Seorang Pria Naik di Atap Masjid Selama Delapan Jam

Diduga Depresi, Seorang Pria Naik di Atap Masjid Selama Delapan Jam

Regional
Kronologi Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk Rata dengan Tanah

Kronologi Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk Rata dengan Tanah

Regional
Aksi Mogok Kapal Perbatasan Indonesia-Malaysia Berakhir: Kami Mengalah, Niat Kami Bukan Membuat Nunukan Bergejolak

Aksi Mogok Kapal Perbatasan Indonesia-Malaysia Berakhir: Kami Mengalah, Niat Kami Bukan Membuat Nunukan Bergejolak

Regional
Profil Provinsi Papua Tengah

Profil Provinsi Papua Tengah

Regional
Cemburu Berujung Peluru, Juragan Rongsokan di Sidoarjo Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Cemburu Berujung Peluru, Juragan Rongsokan di Sidoarjo Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Regional
Pemutihan Pajak Kendaraan Bemotor di Jabar Dimulai, Simak Syarat dan Ketentuannya

Pemutihan Pajak Kendaraan Bemotor di Jabar Dimulai, Simak Syarat dan Ketentuannya

Regional
Pria di Palembang Nekat Lompat ke Sungai Musi, Diduga karena Ribut dengan Orangtua

Pria di Palembang Nekat Lompat ke Sungai Musi, Diduga karena Ribut dengan Orangtua

Regional
Masuk ke Timor Leste Tanpa Paspor untuk Melayat Orangtua Meninggal, 2 Warga NTT Dideportasi

Masuk ke Timor Leste Tanpa Paspor untuk Melayat Orangtua Meninggal, 2 Warga NTT Dideportasi

Regional
Korsleting, Rumah Ngatimah Roboh Terbakar

Korsleting, Rumah Ngatimah Roboh Terbakar

Regional
Pemerintah Tetapkan Status Darurat PMK, Ketua Satgas KPBS: Saya Harap Sapi yang Mati Bisa Diganti

Pemerintah Tetapkan Status Darurat PMK, Ketua Satgas KPBS: Saya Harap Sapi yang Mati Bisa Diganti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.