Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Peringati Sumpah Pemuda, Pemprov Papua Minta Milenial Bantu Perekonomian Daerah

Kompas.com - 30/10/2021, 09:24 WIB
Alek Kurniawan,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menitipkan pesan khusus kepada generasi muda, terutama kaum milenial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jery Yudianto mengatakan, Hari Sumpah Pemuda bisa menjadi momen yang pas bagi generasi milenial untuk berkomitmen membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian daerah.

"Sebelumnya, kami mengapresiasi pemuda banyak yang terlibat pada ajang Pasific Exposition 2021. Pada ajang ini, mereka membantu sebagai penerjemah dan pekerjaan lain. Ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua,” ujar Jery kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Ini 12 Cabang Olahraga Pertandingan Peparnas XVI Papua

Menurut Jery, kaum milenial memiliki keunggulan dalam hal kreativitas dan semangat juang. Oleh karena itu, ia berpesan kepada generasi milenial untuk dapat menyalurkannya ke dalam kegiatan positif yang memberi dampak baik bagi lingkungan.

Selain itu, semangat Hari Sumpah Pemuda juga diharapkan dapat mempererat rasa persatuan sesama anak bangsa.

“Dengan pesatnya perkembangan dunia digital, para pemuda memiliki peran penting untuk menciptakan situasi yang kondusif sehingga seluruh aspek kehidupan masyarakat bisa berkembang,” jelasnya.

Baca juga: Ini Jumlah Nomor Pertandingan Peparnas XVI Papua

Kemudian, dengan akan diadakannya Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua pada 2-15 November 2021, Jery berpesan agar kaum milenial bisa memberikan sumbangsih guna menyukseskan acara bagi kaum difabel tersebut.

"Kaum milenial bisa berkontribusi melalui bidangnya masing-masing agar kegiatan tersebut bisa sukses dan memberi dampak positif bagi Papua," tutur Jery.

Tekankan isu kesetaraan

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe secara resmi telah melepas Kontingen Papua untuk mengikuti Peparnas XVI 2021 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, pelaksanaan Peparnas sangat penting untuk membuktikan Indonesia telah merapkan asas kesetaraan bagi seluruh warga negaranya.

"Penyelenggaraan Peparnas XVI merupakan bagian yang sangat penting dari usaha Pemprov Papua untuk membangun dan mendorong kesamaan hak dan kedudukan bagi kaum difabel untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga," ujar Lukas.

Baca juga: Ini Jumlah Atlet Peserta Peparnas XVI Papua

Lukas berharap,Kontingen Papua mampu meraih prestasi terbaik karena posisinya sebagai tuan rumah. Ia juga berjanji akan memberikan bonus kepada para atlet yang mampu meraih prestasi di Peparnas.

"Saya mendorong dan memberikan semangat juang kepada segenap Kontingen Papua. Saudara-saudara diharapan bisa membawa nama baik dan mengharumkan nama Papua. Pemerintah Papua akan memperhatikan prestasi puncak yang saudara-saudara capai," tutur Lukas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com