Gara-gara Api di Tungku Lupa Dimatikan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Kompas.com - 20/10/2021, 11:51 WIB
LUDES TERBAKAR—Dapur rumah milik Wiji (70), warga Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ludes terbakar api, Selasa (19/10/2021) malam. KOMPAS.COM/Dokumentasi Polsek Mlarak-PonorogoLUDES TERBAKAR—Dapur rumah milik Wiji (70), warga Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur ludes terbakar api, Selasa (19/10/2021) malam.

PONOROGO, KOMPAS.com - Satu rumah di Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada Selasa (19/10/2021) malam. 

Api diduga berasal dari tungku yang lupa dimatikan pemilik rumah sebelum tidur.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, Satu Rumah Roboh Timpa Kakek-Nenek, Begini Kondisinya

Kapolsek Mlarak AKP Sudaroini mengatakan, akibat kebakaran itu, dapur di rumah Wiji (70) ludes dilalap api.

“Nenek yang tinggal di rumah itu juga mengalami luka ringan,” kata Sudaroini saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.

Sudaroini menjelaskan, kebakaran itu bermula saat nenek Wiji selesai memasak di dapur. Nenek Wiji lalu tidur sekitar pukul 22.00 WIB.

Sudaroini menyebutkan, menurut korban, api di dalam tungku sudah dipadamkan saat hendak tidur.

Tak berapa lama kemudian, beberapa warga yang tinggal di dekat rumah korban melihat kobaran api sudah membesar di bagian dapur.

Tetangga lalu meminta bantuan kepada warga lainnya. Warga berdatangan memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Ponorogo tiba di lokasi membantu memadamkan api.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.15 WIB,” ujar Sudaroini.

Akibat kebakaran itu, atap dapur rumah korban ludes dilalap api. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Baca juga: Kronologi Wanita asal Ponorogo Tewas di Pangkuan Putranya, Diduga Dibunuh Suami

Hasil penyelidikan di lokasi kejadian, kata Sudaroini, api bersumber dari tungku masak. Api itu lalu menjalar ke tumpukan kayu bakar yang berada di sebelah tungku.

“Api kemudian menjalar ke tumpukan kayu jati (kusen rumah) hingga akhirnya meludeskan atap dan seluruh bagian dapur rumah,” jelas Sudaroini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Pedagang Pasar Legi Solo Rela Desak-desakan demi Kaos Bergambar Puan Maharani

Saat Pedagang Pasar Legi Solo Rela Desak-desakan demi Kaos Bergambar Puan Maharani

Regional
 Kronologi OTT di Langkat, Bupati Sempat Kabur lalu Serahkan Diri ke Kantor Polisi, Terima Uang di Warung Kopi

Kronologi OTT di Langkat, Bupati Sempat Kabur lalu Serahkan Diri ke Kantor Polisi, Terima Uang di Warung Kopi

Regional
Bingung Bayar Utang Judi Online, Pemuda di Lampung Nekat Buat Laporan Palsu ke Polisi, Ini Akibatnya

Bingung Bayar Utang Judi Online, Pemuda di Lampung Nekat Buat Laporan Palsu ke Polisi, Ini Akibatnya

Regional
Polda Jateng Usut Dugaan Pemerkosaan Perempuan di Boyolali oleh Orang Mengaku Polisi

Polda Jateng Usut Dugaan Pemerkosaan Perempuan di Boyolali oleh Orang Mengaku Polisi

Regional
Tak Terima Tim Sepak Bola Didiskualifikasi, Warga Desa di Pulau Seram Blokade Jalan

Tak Terima Tim Sepak Bola Didiskualifikasi, Warga Desa di Pulau Seram Blokade Jalan

Regional
Sidang Kasus Arisan Online Salatiga, Terdakwa Janjikan Keuntungan Besar dalam Waktu Singkat

Sidang Kasus Arisan Online Salatiga, Terdakwa Janjikan Keuntungan Besar dalam Waktu Singkat

Regional
Jadi Lokasi OTT KPK, Ini Sejarah Gedung Pengadilan Negeri Surabaya, Dibangun Tahun 1924

Jadi Lokasi OTT KPK, Ini Sejarah Gedung Pengadilan Negeri Surabaya, Dibangun Tahun 1924

Regional
Longboat Berpenumpang 15 Orang Tenggelam di Buru Selatan

Longboat Berpenumpang 15 Orang Tenggelam di Buru Selatan

Regional
Anak yang Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian Ditangkap Polisi

Anak yang Tendang dan Seret Ayahnya di Tempat Keramaian Ditangkap Polisi

Regional
Pencuri Kotak Amal Masjid di Pontianak Ditangkap dan Dikafani Warga

Pencuri Kotak Amal Masjid di Pontianak Ditangkap dan Dikafani Warga

Regional
Gauli Anak di Bawah Umur, Sopir Travel Asal Brebes Dibekuk Polisi

Gauli Anak di Bawah Umur, Sopir Travel Asal Brebes Dibekuk Polisi

Regional
Vaksin Keburu Kedaluwarsa, Kota Magelang Percepat Vaksinasi Booster

Vaksin Keburu Kedaluwarsa, Kota Magelang Percepat Vaksinasi Booster

Regional
Disebut Membebani Anggaran Negara, Ini Klarifikasi DPRD Bengkulu

Disebut Membebani Anggaran Negara, Ini Klarifikasi DPRD Bengkulu

Regional
Ganjar Pranowo Tak Datang di Peresmian Pasar Legi Kota Solo yang Dihadiri Puan Maharani

Ganjar Pranowo Tak Datang di Peresmian Pasar Legi Kota Solo yang Dihadiri Puan Maharani

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Berlakukan PTM 50 Persen untuk SMA/SMK

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Berlakukan PTM 50 Persen untuk SMA/SMK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.