Kronologi Kasus Skimming 2 WN Bulgaria di Pasuruan, Pelaku Curi Uang Rp 493 Juta, Ditangkap di Surabaya

Kompas.com - 12/10/2021, 21:51 WIB
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman saat merilis WN Bulgaria sebagai tersangka kasus skimming, Selasa (12/10/2021). KOMPAS.COM/Dok. Polres Pasuruan KotaKapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman saat merilis WN Bulgaria sebagai tersangka kasus skimming, Selasa (12/10/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Polres Pasuruan Kota menangkap dua warga negara (WN) Bulgaria berinisial VBD (38) dan PPB (41) terkait kasus dugaan pencurian uang nasabah bank dengan modus skimming.

Kedua warga negara Bulgaria itu kini ditahan di Polres Pasuruan Kota.

"Ini pertama kalinya dilakukan Polres Pasuruan Kota mengungkap kasus pencurian uang nasabah dengan cara skimming," kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (12/10/21).

Akibat aksi pelaku, sebanyak 29 nasabah mengaku menjadi kehilangan uang. Total kerugian akibat tindak kejahatan pelaku mencapai Rp 493 juta.

Kronologi

Arman menceritakan sepak terjang WN Bulgaria itu. Menurutnya, kedua tersangka masuk ke Indonesia sejak 2020.

Mereka tinggal di di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka Ledakan Bom Ikan di Pasuruan, 2 di Antaranya Korban Meninggal Dunia

Dalam menjalankan kejahatannya, WN Bulgaria memasang alat skimming di ATM di Jalan Sultan Agung, Pasuruan Kota. Kebetulan, ATM tersebut kerap didatangi nasabah.

Tersangka mulai memasang alat tersebut sejak 26 hingga 31 Juli 2021. Berkat laporan dari 29 nasabah yang menjadi korban, keduanya ditangkap di Surabaya pada 2 Oktober 2021.

"Tersangka beraksi memasang alat mulai tanggal 26 hingga 31 Juli 2021 dan pada tanggal 2 Oktober mereka diamankan di Surabaya," katanya.

Kejahatan itu tidak hanya dilakukan oleh dua orang. Arman menyebut masih ada pelaku lainnya yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Ada temannya, namun masih DPO," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Petani Ditemukan Tewas Tinggal Tulang, Diduga Dibunuh Teman karena Gagal Gandakan Uang

Seorang Petani Ditemukan Tewas Tinggal Tulang, Diduga Dibunuh Teman karena Gagal Gandakan Uang

Regional
Dinas Pendidikan Buton Nonaktifkan Guru yang Hukum Siswa dengan Beri Makan Sampah

Dinas Pendidikan Buton Nonaktifkan Guru yang Hukum Siswa dengan Beri Makan Sampah

Regional
Cerita di Balik Keberhasilan Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Cerita di Balik Keberhasilan Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Perusahaan Terdakwa Kasus Karhutla di Riau Divonis Bebas Setelah Banding

Perusahaan Terdakwa Kasus Karhutla di Riau Divonis Bebas Setelah Banding

Regional
Bentrok di Maluku Tengah Hanguskan 23 Motor dan 9 Mobil

Bentrok di Maluku Tengah Hanguskan 23 Motor dan 9 Mobil

Regional
Ada Temuan Covid-19 di SMA Warga Solo, Dinkes Minta Prokes di Sekolah Dievaluasi

Ada Temuan Covid-19 di SMA Warga Solo, Dinkes Minta Prokes di Sekolah Dievaluasi

Regional
Dampak Bentrok di Maluku Tengah, 211 Rumah Warga dan 2 Ruang Kelas SD Terbakar

Dampak Bentrok di Maluku Tengah, 211 Rumah Warga dan 2 Ruang Kelas SD Terbakar

Regional
Bripka BT Perkosa Mahasiswi, Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Pelaku Sempat Ajukan Banding agar Dapat Keringanan Hukuman dan Tidak Dipecat

Bripka BT Perkosa Mahasiswi, Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Pelaku Sempat Ajukan Banding agar Dapat Keringanan Hukuman dan Tidak Dipecat

Regional
Bertambah Satu, Kini 6 Polisi Dinonaktifkan karena Diduga Aniaya Kakes SA hingga Tewas

Bertambah Satu, Kini 6 Polisi Dinonaktifkan karena Diduga Aniaya Kakes SA hingga Tewas

Regional
Warga Padang Gugat Presiden Jokowi, Kuasa Hukum: Alasan Utang Tahun 1950 Kedaluwarsa Tidak Sah

Warga Padang Gugat Presiden Jokowi, Kuasa Hukum: Alasan Utang Tahun 1950 Kedaluwarsa Tidak Sah

Regional
Diduga Memeras, 4 Polisi Personel Polda Kepri Dilaporkan ke Mabes Polri

Diduga Memeras, 4 Polisi Personel Polda Kepri Dilaporkan ke Mabes Polri

Regional
Mendagri Diminta Hati-hati Tentukan Penjabat Kepala Daerah di Aceh

Mendagri Diminta Hati-hati Tentukan Penjabat Kepala Daerah di Aceh

Regional
Unimal dan PNL Aceh Pastikan Kuliah Tatap Muka Mulai 14 Februari

Unimal dan PNL Aceh Pastikan Kuliah Tatap Muka Mulai 14 Februari

Regional
Terus Bertambah, Penderita DBD di NTT Capai 723 Orang, 4 Meninggal

Terus Bertambah, Penderita DBD di NTT Capai 723 Orang, 4 Meninggal

Regional
Kasus Pengemudi Pajero yang Tabrak 4 Penarik Becak di Palembang Berakhir Damai

Kasus Pengemudi Pajero yang Tabrak 4 Penarik Becak di Palembang Berakhir Damai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.