Berkunjung ke Malioboro, Menteri Airlangga: Wisata Belum Dibuka Saja Sudah Penuh

Kompas.com - 09/10/2021, 11:24 WIB
Jokowi, dan Airlangga saat dialog dengan warga di Jalan Malioboro, Sabtu (9/10/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOJokowi, dan Airlangga saat dialog dengan warga di Jalan Malioboro, Sabtu (9/10/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato menyebutkan, Yogyakarta sudah dipadati wisatawan meski wisata di daerah tersebut belum resmi dibuka.

Airlangga menyampaikan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini masih berada di Level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Di sini masih Level 3. Dari sisi kondisi riil sebenarnya sudah level 2 di Kota Yogyakarta. Namun ada salah satu kabupaten yang masih level 3 sehingga untuk keseluruhan nanti kita melihat satu minggu ke depan," kata Airlangga saat diskusi dengan Presiden dan perwakilan PKL Malioboro, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Jokowi Berikan Bantuan Rp 1,2 Juta ke PKL di Malioboro

Ia mengungkapkan, selama level 3, lokasi wisata belum diperbolehkna untuk dibuka.

Tetapi kenyataaannya di DIY, lokasi-lokasi wisata susah mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan.

"Wisata belum dibuka saja sudah penuh," kata Airlangga.

Baca juga: Bakmi Jawa Legendaris di Yogyakarta, Ternyata Langganan Presiden Soeharto

Selain menyampaikan kondisi PPKM di DIY, Airlangga juga meyebutkan jika pertumbuhan ekonomi di DIY termasuk tinggi.

Pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta tercatat menyentuh angka 11 persen.

"Dan petumbuhan ekonomi Yogyakarta sebagai laporan 11 persen. Jadi, tinggi sekali. Selamat Yogyakarta," katanya.

Baca juga: Berkunjung ke Yogyakarta, Jusuf Kalla Soroti Keramaian di Malioboro

 

jokowi nerikan bantuan kepada para pedagang di Malioboro, Sabtu (9/10/2021)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO jokowi nerikan bantuan kepada para pedagang di Malioboro, Sabtu (9/10/2021)
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyerahkan bantuan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warung kecil di Malioboro.

Bantuan tersebut diberikan Presiden RI kepada para pedagang, lantaran mereka selama ini terdampak pandemi Covid-19.

Para pedagang juga terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kami meresmikan dimulainya pemberian bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung-warung kecil sebanyak 1 juta PKL dan warung di seluruh Indonesia," kata Jokowi di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Regional
Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2022

Regional
Sejumlah Warga di Bogor Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Sejumlah Warga di Bogor Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Regional
Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Regional
5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

Regional
Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

Regional
Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Regional
2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

Regional
Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Regional
Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

Regional
Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.