Tersambar Kereta Api di Surabaya, Bocah 8 Tahun Tak Sadarkan Diri

Kompas.com - 04/10/2021, 19:20 WIB
Bocah laki-laki berusia 8 tahun asal Peterongan, Jombang, Jawa Timur, terluka akibat tersambar kereta api di daerah Kapasari, Surabaya, Senin (4/10/2021). DOK. BPB LINMASBocah laki-laki berusia 8 tahun asal Peterongan, Jombang, Jawa Timur, terluka akibat tersambar kereta api di daerah Kapasari, Surabaya, Senin (4/10/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Nasib nahas dialami seorang bocah berusia 8 tahun saat berkunjung ke Kota Surabaya, Jawa Timur.

Sebabnya, bocah laki-laki berusia 8 tahun asal Peterongan, Jombang, Jawa Timur, iu terluka akibat tersambar kereta api di daerah Kapasari, Surabaya, Senin (4/10/2021).

Kasubid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya, Arif Sunandar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.32 WIB.

Arif menuturkan, bocah bernama Muhammad Amirudin itu mengalami luka robek di kepala hingga kesadarannya menurun.

Baca juga: Anggota KNPB yang Ditangkap Saat Kericuhan Yahukimo Pernah Terlibat Penjualan Amunisi Bersama Senat Soll

"Jadi adik Amirudin ini beserta keluarganya bertamu ke rumah saudaranya di Jalan Kapasari," kata Arif, saat dikonfirmasi, Senin (4/10/2021).

Kemudian, lanjut Arif, sekitar pukul 13.12 WIB, bocah tersebut bermain di samping rel kereta api. Di sanalah petaka itu menimpa Amirudin.

Karena saat bermain itulah, ada kereta api yang melintas. Korban tersambar hingga terpelanting ke kiri rel.

"Adik Amirudin ini tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas, sehingga terserempet dan terpelanting ke bagian kiri rel," tutur Arif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lakukan 197 Penindakan Selama 2021, Bea Cukai Malang Sita 14,7 Juta Batang Rokok Ilegal

Lakukan 197 Penindakan Selama 2021, Bea Cukai Malang Sita 14,7 Juta Batang Rokok Ilegal

Regional
Kunjungi SDN 3 Bandengan yang Belum Bisa PTM, Kadisdikbud Kendal: Kelas yang Tergenang Akan Ditinggikan

Kunjungi SDN 3 Bandengan yang Belum Bisa PTM, Kadisdikbud Kendal: Kelas yang Tergenang Akan Ditinggikan

Regional
Tebas Kaki Korban dengan Parang, Remaja di Minahasa Selatan Terancam 15 Tahun Penjara

Tebas Kaki Korban dengan Parang, Remaja di Minahasa Selatan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Mengenal 6 Taman Nasional Indonesia yang Ditetapkan Sebagai Situs Warisan Dunia

Mengenal 6 Taman Nasional Indonesia yang Ditetapkan Sebagai Situs Warisan Dunia

Regional
Seorang Warga Bengkulu Tewas Diduga akibat Diserang Babi Hutan

Seorang Warga Bengkulu Tewas Diduga akibat Diserang Babi Hutan

Regional
Murid PAUD di Cianjur Meninggal Sehari Usai Divaksin Covid-19, Satgas: Diduga KIPI

Murid PAUD di Cianjur Meninggal Sehari Usai Divaksin Covid-19, Satgas: Diduga KIPI

Regional
Tembus Angka 111 di Awal Tahun, Kasus DBD di Manggarai Barat Tertinggi di NTT

Tembus Angka 111 di Awal Tahun, Kasus DBD di Manggarai Barat Tertinggi di NTT

Regional
8 Kiai Bergelar Pahlawan Nasional, Ada KH Hasyim Asyari hingga KH Ahmad Dahlan

8 Kiai Bergelar Pahlawan Nasional, Ada KH Hasyim Asyari hingga KH Ahmad Dahlan

Regional
Pelaku yang Rampok 1 Keluarga di Lombok Ditangkap

Pelaku yang Rampok 1 Keluarga di Lombok Ditangkap

Regional
Juli-Desember 2021, 322 Orang Positif Covid-19 Tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado

Juli-Desember 2021, 322 Orang Positif Covid-19 Tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado

Regional
Geger, Warga Jambi Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir di Teras Rumah

Geger, Warga Jambi Temukan Bayi Perempuan yang Baru Lahir di Teras Rumah

Regional
Saat Bupati Blora Serahkan Kertas Berisi Permohonan kepada Jokowi

Saat Bupati Blora Serahkan Kertas Berisi Permohonan kepada Jokowi

Regional
Kasus Kematian Kakek SA, Bidang Propam Polda Kalsel Periksa 6 Anggota Polres Banjar

Kasus Kematian Kakek SA, Bidang Propam Polda Kalsel Periksa 6 Anggota Polres Banjar

Regional
Arteria Dahlan Minta Jaksa Agung Copot Kajati Rapat Berbahasa Sunda, Dedi Mulyadi: Apa Salahnya?

Arteria Dahlan Minta Jaksa Agung Copot Kajati Rapat Berbahasa Sunda, Dedi Mulyadi: Apa Salahnya?

Regional
Pernyataan Arteria Dahlan Tuai Polemik, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Pernyataan Arteria Dahlan Tuai Polemik, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.