Polisi Tangkap 'Anak Hantu' di Riau, Sempat Curi Motor dan Jual Hasil Pencurian untuk Beli Sabu

Kompas.com - 17/09/2021, 21:04 WIB
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul menginterogasi seorang pelaku pencuri sepeda motor dan dua orang penadah kakak beradik, saat konferensi pers di Polres Kepulauan Meranti, Jumat (17/9/2021). Dok. Polres Kepulauan MerantiKapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul menginterogasi seorang pelaku pencuri sepeda motor dan dua orang penadah kakak beradik, saat konferensi pers di Polres Kepulauan Meranti, Jumat (17/9/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - AN alias Anak Hantu tak berkutik ketika ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti di Riau atas kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Pria berusia 38 tahun ini mencuri satu unit sepeda motor. Adapun hasil curiannya itu ditukar dengan narkotika jenis sabu untuk dipakai pribadi.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG mengatakan, pelaku ditangkap pada Rabu (15/9/2021), di rumahnya di Jalan Manggis, Selatpanjang Kota, Kepulauan Meranti.

Baca juga: Sempat Jalani Rehabilitasi 10 Tahun Lalu, Seorang Oknum PNS di Pangkalpinang Kembali Terlibat Kasus Narkoba

"Pelaku AN alias Anak Hantu mengakui perbuatannya yang mencuri sepeda motor di sebuah rumah di Jalan Handayani, Selatpanjang Timur pada akhir Agustus 2021 lalu. Saat ini yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," ujar Andi dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (17/9/2021).

Ia menjelaskan, pelaku mencuri satu unit sepeda motor bebek berikut STNK dan satu unit handphone.

Hasil curian itu, ditukar oleh pelaku dengan sabu kepada kakak beradik berinisial MH (41) laki-laki dan TY (37) perempuan, warga Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Napi di Pekanbaru Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas, Terungkap Setelah Pembelinya Ditangkap Polisi

"Jadi, barang bukti sepeda motor dan handphone hasil curian ini ditukar pelaku dengan sabu seberat 2,5 gram dan ditambah uang tunai Rp 1 juta," ungkap Andi.

Petugas selanjutnya bergerak untuk menangkap kedua penadah, HM dan TY hingga berhasil diamankan di rumahnya di Desa Mayang Sari.

Kepada polisi, dua bersaudara ini mengatakan jika barang bukti telah dijual kepada seorang pria di Desa Pelantai berinisial W, yang saat ini masih DPO (daftar pencarian orang).

"Tersangka HM dan TY ini juga menjual sepeda motor dengan cara tukar tambah dengan narkotika jenis sabu," kata Andi.

Petugas, sambung Andi, melakukan penggeledahan di rumah HM dan TY, serta ditemukan empat unit sepeda motor.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Tak Pakai Masker, Pengantin yang Akan ke KUA Terjaring Razia Protokol Kesehatan

Regional
Potensi Bencana Alam di Jatim Tinggi, Gubernur Khofifah Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Potensi Bencana Alam di Jatim Tinggi, Gubernur Khofifah Minta Daerah Tingkatkan Kesiapsiagaan

Regional
Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Kasus Mayat Terbungkus Plastik di Grobogan Terungkap, Korban Dibunuh Pacarnya karena Cemburu

Regional
Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Brigadir Kansep, Polisi Penembak Mati Buronan di Depan Anak dan Istri Korban Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Saksi Ahli Pastikan Ada Sianida di Sate Kiriman Nani

Regional
Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Regional
2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

Regional
Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.