Kompas.com - 08/09/2021, 19:49 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian

KOMPAS.com - Kasus pencurian uang senilai lebih kurang Rp 8 juta di sebuah sekolah yang diduga dilakukan sejumlah anak-anak di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarya (DIY), menjadi sorotan.

Polres Gunungkidul mengatakan, saat ini pihaknya fokus untuk melakukan pendampingan kepada para pelaku dan keluarganya jika kedua pihak sudah bertemu.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (unit PPA) Polres Gunungkidul.

Baca juga: Cerita Lengkap Satu Keluarga di Gunungkidul Terlilit Utang Rentenir hingga Terpaksa Tinggal di Kandang Sapi dan Kambing

"Kami bina nanti dan dikembalikan ke orang tua, untuk uang hasil curian tersebut digunakan mereka untuk jajan," kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto.

Baca juga: Congkel Jendela, 5 Anak SD di Gunungkidul Curi Uang Rp 8 Juta di Sekolahnya Sendiri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kronologi

Suryanto menjelaskan, kasus itu terungkap setelah salah seorang guru, Mulyati datang ke sekolah pada Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Lalu saat mengecek buku kas sekolah yang disimpan dalam laci, saksi tak menemukan uang Rp 8,138 juta.

Baca juga: Siswa Kurang dari 60, Sepuluh SMP Swasta di Gunungkidul Terancam Tidak Dapat Dana BOS Lagi

Pihak sekolah langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian Sektor Rongkop.

Pihak kepolisian yang melakukan olah TKP, menemukan jendela belakang ruangan dalam posisi terbuka dan ada bekas congkelan.

Akhirnya, dari hasil penyelidikan, polisi amankan 5 orang bocah yang diduga pelaku pencurian.

Baca juga: Bocah SD Tewas Tenggelam Saat Cari Ikan di Sungai Urung-urung Ponorogo

"Ada lima anak yang diamankan paling tua usianya 12 tahun. Ada yang masih sekolah di sana, dan ada yang sudah lulus SD tersebut," kata Suryanto saat dihubungi wartawan Rabu (8/9/2021).

Atas kejadian itu, polisi mengimbai orang tua lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anaknya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan keamanan, dan jika ada hal yang mencurigakan diharapkan menghubungi pihak kepolisian.

(Penulis: Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor: Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Naik Motor Trail, Kepala BNPB Keliling di Lokasi Terdampak Letusan Gunung Semeru

Naik Motor Trail, Kepala BNPB Keliling di Lokasi Terdampak Letusan Gunung Semeru

Regional
Pesawat Lion Air, Super Air Jet, Citilink, hingga Batik Air, Gagal Mendarat di Bali

Pesawat Lion Air, Super Air Jet, Citilink, hingga Batik Air, Gagal Mendarat di Bali

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Desember 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Desember 2021

Regional
Perampok Bank di Karawang Pernah Melakukan Kejahatan di Asia, Mulai Malaysia hingga China

Perampok Bank di Karawang Pernah Melakukan Kejahatan di Asia, Mulai Malaysia hingga China

Regional
14 Perjalanan Kereta Api di Jatim Tak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

14 Perjalanan Kereta Api di Jatim Tak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Regional
Tinjau Lokasi Banjir di Lombok Barat, Gubernur NTB: akibat Tanggul Jebol

Tinjau Lokasi Banjir di Lombok Barat, Gubernur NTB: akibat Tanggul Jebol

Regional
Banjir Kepung Kota Bima, 16 Kelurahan Terendam dan 1 Jembatan Putus

Banjir Kepung Kota Bima, 16 Kelurahan Terendam dan 1 Jembatan Putus

Regional
Kesaksian Ibu Hamil Saat Banjir di Lombok Barat, Lari dengan Susah Payah, Tak Bisa Selamatkan Barang dari Rumah

Kesaksian Ibu Hamil Saat Banjir di Lombok Barat, Lari dengan Susah Payah, Tak Bisa Selamatkan Barang dari Rumah

Regional
4 Orang Tewas Akibat Sopir Angkot Terobos Palang KA di Medan, Begini Respons Bobby

4 Orang Tewas Akibat Sopir Angkot Terobos Palang KA di Medan, Begini Respons Bobby

Regional
Ternyata Erupsi Gunung Semeru Tak Terjadi Tiba-tiba, Alam Telah Memberi Tanda

Ternyata Erupsi Gunung Semeru Tak Terjadi Tiba-tiba, Alam Telah Memberi Tanda

Regional
Dinas Pendidikan Yogyakarta Tiadakan Libur Akhir Semester

Dinas Pendidikan Yogyakarta Tiadakan Libur Akhir Semester

Regional
Pastikan Bantuan bagi Warga, Khofifah Data Rumah Rusak akibat Erupsi Gunung Semeru

Pastikan Bantuan bagi Warga, Khofifah Data Rumah Rusak akibat Erupsi Gunung Semeru

Regional
Ganjar Pranowo Minta Penambangan di Lereng Gunung Merapi Distop

Ganjar Pranowo Minta Penambangan di Lereng Gunung Merapi Distop

Regional
Dampak Cuaca Ekstrem, 4 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Dampak Cuaca Ekstrem, 4 Pesawat Gagal Mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Regional
Pria yang Mayatnya Ditemukan di Selokan Kendal Dibunuh karena Cemburu

Pria yang Mayatnya Ditemukan di Selokan Kendal Dibunuh karena Cemburu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.