Kompas.com - 06/09/2021, 21:03 WIB
CARI KORBAN—Tim BPBD Kabupaten Ponorogo mencari keberadaan jasad anak SD yang tenggelam di Sungai Urung-Urung Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (6/9/2021). KOMPAS.COM/Dokumentasi Polsek Siman-PonorogoCARI KORBAN—Tim BPBD Kabupaten Ponorogo mencari keberadaan jasad anak SD yang tenggelam di Sungai Urung-Urung Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (6/9/2021).

PONOROGO, KOMPAS.com,- Bocah SD bernama Ayongta Agrito Dery Alhaky (10) ditemukan tewas tenggelam di Sungai Urung-urung, Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (6/9/2021).

Kapolsek Siman, Iptu Yoyok Wijanarko yang dikonfirmasi Kompas.com membenarkan tewasnya bocah SD tersebut.

“Jasad korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman lebih dari 1,5 meter,” kata Yoyok, Senin.

Baca juga: Lusa, Jokowi Akan Resmikan Bendungan Bendo Ponorogo untuk Pengairan 7.800 Hektar Sawah

Kejadian itu bermula saat korban bersama empat teman sekolahnya, Mesi (12), Pendik (6), Gibran (8), dan Atta (12) mencari ikan di sungai tersebut.

Usai mencari ikan, korban mengajak empat teman sekolahnya berenang di sungai. Nahasnya, saat mandi di sungai, korban bersama dua temannya tidak bisa berenang.

Kondisi itu menjadikan korban dan dua rekannya tenggelam di sungai. Teman korban bernama Mesi berhasil menyelamatkan dua orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai menyelamatkan dua temannya, Mesi bersama temanya kembali mencari keberadaan korban. Hanya saja, keberadaan korban tidak diketahui.

"Korban lalu minta tolong kepada warga sekitar," jelas Yoyok.

Baca juga: 2 Pengemudi Motor Tewas akibat Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Ponorogo-Trenggalek

Mendapatkan kabar anak tenggelam di sungai, warga langsung menghubungi tim BPBD Kabupaten Ponorogo.

Tak lama kemudian jasad korban ditemukan tak jauh dari lokasi tempat memancing. Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Usai dievakuasi, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.