Kompas.com - 29/08/2021, 16:42 WIB


POSO, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Satuan Tugas Madago Raya kembali memusnahkan 11 buah bom rakitan jenis lontong milik teroris di Poso.

Pemusnahan seluruh bom lontong tersebut dilakukan oleh tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng bertempat di Markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulteng di Poso pada Sabtu (28/8/2021).

Wakasatgas Humas Ops Madago Raya 2021, AKBP Bronto Budiyono menuturkan, bom yang dimusnahkan merupakan barang bukti sitaan Satgas Madago Raya selama tahun 2020 dan 2021.

“Sebelas bom lontong tersebut terdiri 10 buah bom pipa PVC dan 1 bom pipa besi yang kesemuanya memiliki daya ledak tinggi," ungkap Bronto, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Tanggapi soal Honor Pemakaman Pasien Covid-19 untuk Pejabat di Jember, Menko PMK: Sebenarnya Tidak Melanggar Aturan

 

Tahun 2020, kata dia, bom lontong itu ditemukan di Kelurahan Tegalrejo Poso dan hasil sitaan saat kontak senjata di Pegunungan Padopi dan Pegunungan Peaka Poso.

Sedangkan tahun 2021, bom lontong itu disita saat kontak senjata di Salubanga Kecamatan Sausu, Kabupaten Parimo dan temuan di Desa Penedapa, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Dari 11 buah bom lontong yang dimusnahkan tersebut, ditemmukan sejumlah material seperti potongan paku, gotri, serbuk cokelat yang diduga sebagai bahan peledak.

Bom lontong berdaya ledak tinggi itu dapat mematikan serta melukai orang pada jarak tertentu.

Baca juga: Mantan Pimpinan KPK Busyro Muqoddas Masuk RS karena Mengalami Efek Obat

"Untuk menghindari risiko bahaya dalam penyimpanan barang bukti bom lontong, maka dilakukan disposal atau dimusnahkan dengan cara diledakkan. Sebelum dilakukan disposal barang bukti tersebut diurai oleh tim detasemen Gegana guna mengetahui dan mempelajari unsur yang terkandung dalam bom lontong," tambah Bronto.

Satuan Tugas Madago Raya menegaskan pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap enam orang sisa DPO teroris Poso pimpinan Ali Kalora.

Diharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk segera menuntaskan segala macam bentuk teror oleh kelompok teroris Poso tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Bebas dari Penjara, Residivisi Kasus Sodomi ABG di Sumsel Kembali Berulah

Baru Bebas dari Penjara, Residivisi Kasus Sodomi ABG di Sumsel Kembali Berulah

Regional
Suami di OKU Terkejut Dapati Istri Tewas Penuh Luka akibat Senjata Tajam

Suami di OKU Terkejut Dapati Istri Tewas Penuh Luka akibat Senjata Tajam

Regional
Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO, Kapolda Riau: Jangan Sampai Ada Mafia yang Berani Melakukan Penyelewengan

Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO, Kapolda Riau: Jangan Sampai Ada Mafia yang Berani Melakukan Penyelewengan

Regional
Pernah Tawarkan Lahan untuk Istana Presiden, Kepala Suku di Papua Ini Kini Akan Bangun Sirkuit Balap

Pernah Tawarkan Lahan untuk Istana Presiden, Kepala Suku di Papua Ini Kini Akan Bangun Sirkuit Balap

Regional
Boleh Lepas Masker di Area Terbuka, Kapolda Papua: Tetap Waspada dan Genjot Vaksin

Boleh Lepas Masker di Area Terbuka, Kapolda Papua: Tetap Waspada dan Genjot Vaksin

Regional
Bupati Bandung Keluhkan Aturan Tanggap Darurat Guna Salurkan BTT untuk Bencana Alam

Bupati Bandung Keluhkan Aturan Tanggap Darurat Guna Salurkan BTT untuk Bencana Alam

Regional
Sembunyikan Sabu dalam Makanan, 2 Pembesuk Tahanan Polda Sultra Diamankan

Sembunyikan Sabu dalam Makanan, 2 Pembesuk Tahanan Polda Sultra Diamankan

Regional
Korupsi Tanah Kas Desa Rp 1,2 Miliar, Mantan Kades Cabean Madiun Dituntut 8 Tahun Penjara

Korupsi Tanah Kas Desa Rp 1,2 Miliar, Mantan Kades Cabean Madiun Dituntut 8 Tahun Penjara

Regional
Perjalanan Grup Lawak Aneka Ria Srimulat di Surabaya, Tampil di THR Setiap Malam (2)

Perjalanan Grup Lawak Aneka Ria Srimulat di Surabaya, Tampil di THR Setiap Malam (2)

Regional
Penyelundupan Senjata Api Ilegal di Sulut, Diduga Dijemput di Filipina dan Gunakan Ketinting

Penyelundupan Senjata Api Ilegal di Sulut, Diduga Dijemput di Filipina dan Gunakan Ketinting

Regional
Ketika KSAD Bercanda Menggunakan Bahasa Tetun dengan Veteran Timtim...

Ketika KSAD Bercanda Menggunakan Bahasa Tetun dengan Veteran Timtim...

Regional
Pria di Minahasa Tewas Ditikam 2 Orang di Sebuah Rumah Duka

Pria di Minahasa Tewas Ditikam 2 Orang di Sebuah Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sopir Tertidur Lelap Saat Bus Kecelakaan di Tol Mojokerto | Pria di Lamongan Aniaya Selingkuhan

[POPULER NUSANTARA] Sopir Tertidur Lelap Saat Bus Kecelakaan di Tol Mojokerto | Pria di Lamongan Aniaya Selingkuhan

Regional
Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Harga Tiket, Jam Buka, dan Koleksi

Kebun Raya Purwodadi di Pasuruan, Harga Tiket, Jam Buka, dan Koleksi

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Mei 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini, 21 Mei 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.