Lhokseumawe Zona Merah, 4 Titik Disekat hingga 6 September, Masuk Pusat Kota Wajib Tunjukan Kartu Vaksin

Kompas.com - 29/08/2021, 16:22 WIB
Kapolres Lhokseumawe, Aceh, AKBP Eko Hartanto KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBOKapolres Lhokseumawe, Aceh, AKBP Eko Hartanto

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Kota Lhokseumawe menjadi zona merah Covid-19. Hal itu menyusul pengumuman Satuan Tugas Covid-19 Nasional tentang zonasi wilayah di seluruh Indonesia. 

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, kepada wartawan, Sabtu (29/8/2021) di Mapolres Lhokseumawe, menyebutkan, akan dilakukan penyekatan pada empat wilayah sejak 30 Agustus – 6 September 2021. 

Keempat penyekatan itu berada di Simpang Selat Makala, Cunda, Kecamatan Muara Dua, Pos Pusat Kota Lhokseumawe, dan Simpang Los Kala, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. 

Baca juga: Polisi Selidiki Peretasan Running Text Lalu Lintas Bertuliskan Wali Kota Lhokseumawe Siap-siap Dijemput KPK 

“Kebijakan ini seiring meningkatnya status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 4 di wilayah Kota Lhokseumawe. Untuk itu, masuk ke Kota Lhokseumawe harus menunjukan kartu sudah vaksin Covid-19. Cukup tunjukan lewat aplikasi peduli lindungi,” kata Kapolres di Mapolres Lhokseumawe, Sabtu (29/8/2021). 

Jika tidak menunjukan kartu vaksin, maka dilarang masuk ke pusat Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Running Text Lalu Lintas Dibajak, Ditulisi Wali Kota Lhokseumawe Siap-siap Dijemput KPK

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Opsi lain, sambung Kapolres, warga boleh menujukan hasil swab antigen selama 2 x 24 jam dengan hasil negatif Covid-19.

“Kalau itu pun tidak ada, maka mohon maaf dilarang masuk kota. Ini pemeriksaan di pos penyekatan dilakukan intensif. Selain itu, operasi yustisi digelar empat kali sehari dengan tim gabungan dan berpindah-pindah lokasi,” kata Kapolres.

Baca juga: Pemerintah Kota Lhokseumawe Belum Bayarkan Insentif Tenaga Kesehatan

Selain itu, diberlakukan jam malam hingga pukul 22.00 WIB.

“Maksimal aktivitas malam jam 22.00 WIB. Selebihnya seluruh warung harus tutup. Ini mencegah kerumunan di warung malam hari,” pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Regional
'Suami Saya Langsung Marah dan Melapor ke Polisi'

"Suami Saya Langsung Marah dan Melapor ke Polisi"

Regional
Konas Menwa Indonesia: Diklatsar Harus Ada Pengawasan

Konas Menwa Indonesia: Diklatsar Harus Ada Pengawasan

Regional
Kasus Pembunuhan Wartawan Marsal Harahap, Pelaku Kesal Sering Diberitakan Negatif oleh Korban

Kasus Pembunuhan Wartawan Marsal Harahap, Pelaku Kesal Sering Diberitakan Negatif oleh Korban

Regional
Wabup Bojonegoro Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim soal Aduan 'Chat' WhatsApp Bupati

Wabup Bojonegoro Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim soal Aduan "Chat" WhatsApp Bupati

Regional
Atap SD di Ngawi Ini Nyaris Roboh, Kegiatan Belajar Dipindahkan ke Rumah Guru

Atap SD di Ngawi Ini Nyaris Roboh, Kegiatan Belajar Dipindahkan ke Rumah Guru

Regional
4 Kelurahan di Kota Dumai Terdampak Banjir, Ribuan Rumah Warga Terendam

4 Kelurahan di Kota Dumai Terdampak Banjir, Ribuan Rumah Warga Terendam

Regional
Terdakwa Kasus Jual Beli Plasma Konvalesen Ternyata Anak Mantan Ketua DPRD Surabaya

Terdakwa Kasus Jual Beli Plasma Konvalesen Ternyata Anak Mantan Ketua DPRD Surabaya

Regional
Pensiunan Polisi Kena Hipnotis Usai Ambil Gaji, Linglung Saat Diturunkan di SPBU

Pensiunan Polisi Kena Hipnotis Usai Ambil Gaji, Linglung Saat Diturunkan di SPBU

Regional
Ayah Perkosa 3 Anaknya, 2 Korban Masih Balita, Seorang Lainnya Remaja Telah Melahirkan

Ayah Perkosa 3 Anaknya, 2 Korban Masih Balita, Seorang Lainnya Remaja Telah Melahirkan

Regional
Sederet Fakta Meninggalnya Mahasiswa UNS Saat Diklatsar Menwa, Polisi Janji Transparan dan 23 Saksi Diperiksa

Sederet Fakta Meninggalnya Mahasiswa UNS Saat Diklatsar Menwa, Polisi Janji Transparan dan 23 Saksi Diperiksa

Regional
Kadis ESDM Riau Menang Praperadilan, Status Tersangka Korupsi Bimtek Fiktif Gugur

Kadis ESDM Riau Menang Praperadilan, Status Tersangka Korupsi Bimtek Fiktif Gugur

Regional
Rapat Kerja di Hotel Bintang 5, Wakil Ketua KPK: Tarifnya Bintang 3, Kenapa Tidak?

Rapat Kerja di Hotel Bintang 5, Wakil Ketua KPK: Tarifnya Bintang 3, Kenapa Tidak?

Regional
Deputinya Ditangkap Terkait Kasus Korupsi, Kepala BP Batam Gelar Rapat Internal

Deputinya Ditangkap Terkait Kasus Korupsi, Kepala BP Batam Gelar Rapat Internal

Regional
Rugikan Negara Rp 50 Miliar, Kades di Bandung Ditetapkan Tersangka Korupsi Aset Tanah Desa

Rugikan Negara Rp 50 Miliar, Kades di Bandung Ditetapkan Tersangka Korupsi Aset Tanah Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.