Dibully gara-gara Gantikan Kristina Jadi Paskibraka di Istana, AFT: Mereka yang Menghujat Tak Tahu Apa yang Saya Alami...

Kompas.com - 29/08/2021, 11:12 WIB

MAMUJU, KOMPAS.com - Saat sedang sibuk memanen padi di sawah bersama ibunya, AFT tak menyangka mendapatkan telepon dari Dispora Sulbar untuk menjadi salah satu anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus lalu.

Siswi di salah satu sma negeri di Mamasa, Sulawesi Barat, itu menjadi satu dari dua perwakilan pelajar yang ditunjuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar untuk mewakili provinsi tersebut. 

Ia disebut menggantikan Kristina, siswa yang juga berasal dari Sulawesi Barat, yang gagal berangkat ke Jakarta lantaran positif Covid-19. Tak ayal AFT yang kedua orangtuanya merupakan petani sangat bahagia. 

Namun, di balik kebahagiannya, muncul rasa sedih gara-gara dibully di media sosial.

Banyak pihak mengirimkan direct message (DM) ke Instagram-nya dan menuduhnya menggunakan orang dalam untuk menjadi paskibraka menggantikan Kristina. 

Baca juga: Mimpi Kristina Jadi Paskibraka di Istana Buyar karena Dibilang Positif Covid-19, Penggantinya Tak Ada di Rangking

AFT mengaku keluarga petani, mendoakan mereka yang menghujatnya

AFT heran mengapa banyak orang yang menuduhnya seperti itu. Padahal, dia sama sekali tidak memiliki kerabat di instansi negara.

Selain itu, dia juga berasal dari keluarga yang sangat sederhana di mana kedua orangtuanya hanya bekerja sebagai petani hingga sangat mustahil untuk membayar agar bisa lolos menjadi paskibraka nasional.

Meski kerap dibully, AFT hanya bisa mendoakan orang-orang yang menghujatnya.

"Saya hanya bisa mendoakan mereka karena saya percaya mereka menghujat saya karena mereka tidak tahu apa yang saya alami dan juga tidak mengetahui kehidupan saya yang sebenarnya," ucap siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (27/8/2021) malam.

Baca juga: Siswi Ini Diminta Gantikan Kristina Jadi Paskibraka Istana Saat di Sawah Memanen Padi, tapi Malah Dihujat

AFT: kabar gantikan Kristina datang tiba-tiba via telepon saat sedang panen padi

 

Awal mula diminta untuk menjadi paskibraka Bagi pelajar berusia 16 tahun ini, ditunjuk menjadi paskibraka tingkat nasional merupakan sebuah kejutan.

AFT bersama Muhammad Juandy Ali, siswa SMA 3 Polewali ditunjuk menggantikan Kristina dan Arya Maulana Mulya yang gagal berangkat usa hasi tes PCR positif Covid-19.

Diakui AFT, penunjukkan saat itu begitu tiba-tiba. Kabar menjadi anggota paskibraka nasional diketahuinya ketika sedang berada di sawah membantu ibunya memanen padi sekitar pukul 15.00 WITA, Sabtu (24/7/2021).

Pihak dari Dispora menghubunginya melalui sambungan telepon dan memberikan kabar baik itu. Permintaan itu langsung disetujui karena AFT menilai penunjukkan merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai anggota paskibraka.

"Saya menganggap bahwa itu bagian dari tanggung jawab saya sebagai anggota paskibraka untuk ditugaskan kapan saja dan di mana saja," kata AFT. 

Baca juga: Dibully, Siswi Ini Akhirnya Buka Suara, Ceritakan Awal Mula Ditunjuk Gantikan Kristina Jadi Paskibraka Istana

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Targetkan 1 Juta Wirausaha di 2024, Pemerintah Sasar Mahasiswa dan Masyarakat Umum

Targetkan 1 Juta Wirausaha di 2024, Pemerintah Sasar Mahasiswa dan Masyarakat Umum

Regional
Asal Usul Nama Teh Obeng, Minuman Menyegarkan Khas Batam

Asal Usul Nama Teh Obeng, Minuman Menyegarkan Khas Batam

Regional
Ular Piton Raksasa Sepanjang 7 Meter  Seberat 130 Kg Ditangkap Warga Muna Barat, Daging Dipotong dan Dijual Rp 680.000

Ular Piton Raksasa Sepanjang 7 Meter Seberat 130 Kg Ditangkap Warga Muna Barat, Daging Dipotong dan Dijual Rp 680.000

Regional
Soal Pungli BLT BBM, Pengamat: Bobroknya Moral hingga Institusionalisasi Belum Tertata dengan Baik

Soal Pungli BLT BBM, Pengamat: Bobroknya Moral hingga Institusionalisasi Belum Tertata dengan Baik

Regional
Pikap Bermuatan Durian Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter, Sopir Tewas, 1 Orang Hilang

Pikap Bermuatan Durian Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter, Sopir Tewas, 1 Orang Hilang

Regional
Situs Web PPID Pemkab Pemalang Diretas, Kali Kedua di Bulan September

Situs Web PPID Pemkab Pemalang Diretas, Kali Kedua di Bulan September

Regional
2 Balita di Pati Tewas Terbakar Saat Ditinggal Orangtua Bekerja, Api Diduga Berasal dari Obat Nyamuk

2 Balita di Pati Tewas Terbakar Saat Ditinggal Orangtua Bekerja, Api Diduga Berasal dari Obat Nyamuk

Regional
Polemik Maxim Vs Sopir Angkot Nunukan, 3 Mobil Mitra Maxim Diserahkan Ke Satlantas

Polemik Maxim Vs Sopir Angkot Nunukan, 3 Mobil Mitra Maxim Diserahkan Ke Satlantas

Regional
Kamar Kontrakan di Pati Terbakar, 2 Balita Kakak Beradik Ditemukan Tewas

Kamar Kontrakan di Pati Terbakar, 2 Balita Kakak Beradik Ditemukan Tewas

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Ungaran Bertambah Jadi 6 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Ungaran Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Ungaran Masih Diselidiki, Polisi Gunakan Teknologi TAA

Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Bawen-Ungaran Masih Diselidiki, Polisi Gunakan Teknologi TAA

Regional
Ingin Punya Motor, Pemuda di Pesawaran Begal Pacar Sendiri

Ingin Punya Motor, Pemuda di Pesawaran Begal Pacar Sendiri

Regional
Bocah SD di Padang Dicabuli Kakak Sepupunya

Bocah SD di Padang Dicabuli Kakak Sepupunya

Regional
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bogowonto

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Bogowonto

Regional
Berlari Keluar Rumah, Remaja di Palangkaraya Minta Tolong karena Ayah Ibunya Dibunuh Orang Tak Dikenal

Berlari Keluar Rumah, Remaja di Palangkaraya Minta Tolong karena Ayah Ibunya Dibunuh Orang Tak Dikenal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.