Ungkap Kasus Pembunuhan Ibu Anak di Subang, Penyidik Sita Ponsel Istri Muda Yosef

Kompas.com - 26/08/2021, 15:41 WIB
Istri muda Yosef, M, berserta tim penasihat hukumnya saat jalani pemeriksaan di Mapolres Subang pada Senin (23/8/2021) dalam kasus pembunuhan ibu anak di Subang. Dok. ISTIMEWA/Robert MarpaungIstri muda Yosef, M, berserta tim penasihat hukumnya saat jalani pemeriksaan di Mapolres Subang pada Senin (23/8/2021) dalam kasus pembunuhan ibu anak di Subang.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi terus dalami kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. Polisi pun telah memeriksa 20 saksi salah satunya M, istri muda dari Yosef.

Pengacara M, Robert Marpaung membenarkan bahwa M sudah dimintai keterangan sebagai saksi oleh petugas kepolisian terkait pembunuhan ibu dan anak di Subang. Pemeriksaan memakan waktu 10 jam.

"Kurang lebih 20 pertanyaan (yang diajukan petugas). Seputar pada waktu perkiraan kejadian berada di mana, hubungannya dengan korban," ucap Robert dalam pesan singkatnya, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Update Pembunuhan di Subang, Istri Muda M dan Dua Anaknya Jalani Pemeriksaan DNA

M dan Yosef sudah menikah selama 12 tahun

Dikatakan, M dan Yosef sudah menikah cukup lama sekitar 12 tahun.

Selama itu, hubungan antara M dan korban Tuti yakni istri tua Yosep pun berjalan seperti biasa saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"biasa saja tidak ada masalah," ujarnya.

Namun satu tahun kebelakang ini, M dan korban ini sudah lama tidak berkomunikasi.  "Memang sudah lama tidak ada komunikasi. Lebih dari 1 tahun," ujarnya.

Baca juga: Update Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polisi Periksa Istri Muda 10 Jam, Suami Korban Sewa Pengacara

Satu tahun tak berkomunikasi dengan korban

Kliennya tak menjelaskan alasan tak berkomunikasinya antara korban dan M, saat ini petugas bahkan menyita ponsel M sementara untuk kepentingan penyelidikan.

"Enggak ada bilang alasannya, cuman lebih dari 1 tahun komunikasi tidak ada. Hal tersebut bisa di cek dari HP M yang sementara disita oleh pihak penyidik demi kepentingan penyelidikan," ucapnya.

"Yang pasti sejauh mereka ini mereka tidak ada masalah. Komunikasi saja tidak, apalagi bertemu," tambahnya.

Baca juga: Cerita Saksi Pembunuhan Ibu Anak di Subang, Jam 6 Pagi Lihat Alphard Mundur, Putar Balik, lalu Diparkirkan

Pada saat kejadian, katanya, M sendiri sedang berada di kediamannya tengah berkumpul bersama Yosef dan anaknya di sekitar wilayah Cijengkol, Subang.

"Di rumahnya dengan suami dan anak, rumahnya jauh sekitar 20 menit dari TKP," ucapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Kader 'Celeng' di PDI-P, Puti Guntur Soekarno: Dalam Politik Selalu Ada Dinamika

Polemik Kader "Celeng" di PDI-P, Puti Guntur Soekarno: Dalam Politik Selalu Ada Dinamika

Regional
Sejumlah Bangunan di Kabupaten Semarang Rusak akibat Puting Beliung

Sejumlah Bangunan di Kabupaten Semarang Rusak akibat Puting Beliung

Regional
Polisi Sudah Terima 17 Aduan Pinjol Ilegal di Solo, Korban Sering Diteror

Polisi Sudah Terima 17 Aduan Pinjol Ilegal di Solo, Korban Sering Diteror

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Jombang Ditargetkan Rampung Desember

Vaksinasi Covid-19 di Jombang Ditargetkan Rampung Desember

Regional
Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror 'Debt Collector', Akhirnya Depresi

Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror "Debt Collector", Akhirnya Depresi

Regional
Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Regional
Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Regional
Pasang Pelat Motor 'Aku Masih Sayang Kamu', Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Pasang Pelat Motor "Aku Masih Sayang Kamu", Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Regional
Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Regional
Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Regional
Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Regional
Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Regional
'Blok Santri' Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

"Blok Santri" Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

Regional
Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Regional
Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.