Kompas.com - 26/08/2021, 09:39 WIB
Siswa yang bertugas sebagai satgas protokol kesehatan sekolah memeriksa suhu siswa yang hendak mengikuti kegiatan belajar mengajar saat pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan penerapan kapasitas siswa masuk kelas sebanyak 25 persen di UPT SMPN 1 Kanigoro Blitar, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021). ANTARA FOTO/IRFAN ANSHORISiswa yang bertugas sebagai satgas protokol kesehatan sekolah memeriksa suhu siswa yang hendak mengikuti kegiatan belajar mengajar saat pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan penerapan kapasitas siswa masuk kelas sebanyak 25 persen di UPT SMPN 1 Kanigoro Blitar, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).


PONOROGO, KOMPAS.com,- Pemerintah Kabupaten Ponorogo terpaksa menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) setelah bumi Reog kembali ditetapkan sebagai daerah yang menerapkan PPKM level 4.

Padahal PTM baru mulai digelar di segala jenjang pendidikan pada pekan lalu usai pemerintah menetapkan Ponorogo masuk level 3. 

Baca juga: Sekda Ponorogo: Sulit Berikan Kesadaran pada Masyarakat agar Mau Pindah ke Lokasi Isoter

Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Agus Pramono menyatakan, pemerintah akan menyesuaikan aturan PPKM level 4 yang mewajibkan daring bagi anak sekolah.

"Tentu kita akan menyesuaikan ketentuan yang ada. Dengan diberlakukan PPKM level 4, teknisnya akan disesuaikan aturannya. Insyallah akan seperti itu (PTM daring)," kata Agus saat dikonfirmasi, Rabu (25/8/2021).

Sesuai Diktum 4 huruf (a) point 1 Inmendagri Nomor 35 Tahun 2021, ketentuannya pembelajaran pada satuan pendidikan dilakukan secara jarak jauh.

“Kalau level 4 tidak mengizinkan pembelajaran tatap muka ya nanti kembalikan ke daring,” ungkap Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, Pemkab Ponorogo sudah menggelar rapat bersama dengan Forpimda dan Dinkes terkait penerapan PPKM level 4. Pihaknya mengupayakan agar Ponorogo kembali turun ke level 3. 

"Kami sudah menggelar rapat dengan Forpimda bagaimana agar (Ponorogo) bisa kembali turun ke level 3. Caranya di antaranya pemindahan isoman ke isoter, kemudian penanganan PMI (pekerja migran Indonesia) yang pulang, dan beberapa hal lainnya,” kata Agus.

Baca juga: PPKM Ponorogo Turun ke Level 3, Belajar Tatap Muka Terbatas dan Hajatan Diperbolehkan

Sebelumnya, Pemkab Ponorogo mengizinkan seluruh sekolah menggelar PTM terbatas usai PPKM turun dari level 4 menjadi level 3. 

Sejumlah sekolah di Ponorogo pun mulai menggelar PTM secara bertahap sejak 16 Agustus lalu. Pelaksanaan PTM ini diwajibkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan dibatasi 50 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Selama Satu Pekan, RS di Kulon Progo Nihil Kasus Covid-19

Regional
PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

PWNU Jatim Keluarkan SK Dukung Perintah Rais Aam Gelar Muktamar 17 Desember

Regional
Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Pemuda Dikeroyok Saat Berpapasan dengan Pendukung Calon Kades Lain, Ini Kronologinya

Regional
Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Bangunan Sekolah dan Puluhan Rumah di Tuban Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Warga Arab Siram Istri dengan Air Keras, Diduga akibat Dihasut

Regional
ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

Regional
Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Regional
Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

Regional
Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Regional
ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

Regional
Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.