Bersih-bersih Kawasan Mangrove di Pesisir Surabaya, Relawan Angkut 20 Karung Sampah Plastik

Kompas.com - 23/08/2021, 18:04 WIB
Relawan sungai nusantara membersihkan sampah plastik di hutan mangrove di pesisir Surabaya, Minggu (22/8/2021). Dokumentasi relawan sungai nusantaraRelawan sungai nusantara membersihkan sampah plastik di hutan mangrove di pesisir Surabaya, Minggu (22/8/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 20 karung sampah plastik atau seberat 200 kilogram dibersihkan dari gugusan pohon mangrove di Pantai Timur Surabaya tepatnya di Kecamatan Wonorejo, Surabaya, Minggu (22/8/2021).

Sekitar 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya yang tergabung dalam Kelompok Relawan Sungai Nusantara itu membersihkan gugusan pohon mangrove dari berbagai jenis sampah yang melilit akar, dahan, dan batang.

"Pohon-pohon mangrove di pesisir akan mati jika tidak dibebaskan dari sampah-sampah plastik yang melilit dahan dan akarnya," kata Koordinator Program Pembebasan Mangrove Dari Sampah Plastik Khalid Basyaidan saat dikonfirmasi, Senin (23/8/2021).

Tidak hanya sampah plastik, sampah jenis styrofoam, tas kresek, botol plastik dan alat tangkap ikan seperti senar, pelampung, dan sandal ditemukan berserakan menutupi akar-akar pohon mangrove.

Baca juga: Kronologi Lengkap Kapolsek di NTT Mabuk dan Aniaya Warga, Sempat Keluarkan Senjata Api

"Sampah-sampah plastik yang menyangkut sulit untuk dipungut, harus menggunakan pisau dan gancu agar sampah bisa diambil dari akar-akar mangrove," terangnya.

Selama enam jam pembersihan, sebanyak 20 karung sampah plastik berhasil diambil.

Sebagian sampah diangkut menggunakan perahu untuk dipilah berdasarkan merek dan produsennya.

Sedangkan sampah plastik lainnya dikumpulkan di lokasi pengumpulan sementara yang tidak terjangkau air pasang.

 

Menurut Khalid, pembersihan sampah plastik di pesisir Surabaya akan terus dilakukan pada musim kemarau, agar mangrove terbebas dari sampah.

"Selain upaya pembersihan, perlu upaya penghentian sumber sampah plastik di hulu berupa pembuatan penghalang sampah di hulu sebelum sampah masuk ke pantai agar lebih mudah proses pembersihannya," terang Kholid.

Baca juga: Ini Fungsi Hutan Mangrove bagi Kehidupan di Pesisir

Beberapa upaya yang bisa dilakukan, kata dia, dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, bisa mengurangi pemakaian produk plastik sekali pakai.

Para produsen, kata dia, bisa mengubah bungkus produk plastik dengan model isi ulang atau refill.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa hingga Kebumen

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa hingga Kebumen

Regional
3 SMP di Jateng Tutup Usai Temuan Kasus Covid-19

3 SMP di Jateng Tutup Usai Temuan Kasus Covid-19

Regional
Banding Ditolak, Bripka BT Pelaku Pemerkosa Mahasiswi di Banjarmasin Tetap Dipecat Tidak Hormat

Banding Ditolak, Bripka BT Pelaku Pemerkosa Mahasiswi di Banjarmasin Tetap Dipecat Tidak Hormat

Regional
Terseret Arus Sungai Saat Pulang dari Kebun, Petani di Bolaang Mongondow Ditemukan Tewas

Terseret Arus Sungai Saat Pulang dari Kebun, Petani di Bolaang Mongondow Ditemukan Tewas

Regional
Cerita Peserta yang Gagal Ikuti Tes Perades di Blora, Tidak Mau Ikut Permainan Uang

Cerita Peserta yang Gagal Ikuti Tes Perades di Blora, Tidak Mau Ikut Permainan Uang

Regional
21 Siswa dan 3 Guru Positif Covid-19 Hasil Tes Antigen, SMA Al Irsyad Purwokerto Ditutup Sementara

21 Siswa dan 3 Guru Positif Covid-19 Hasil Tes Antigen, SMA Al Irsyad Purwokerto Ditutup Sementara

Regional
Perayaan Hari Raya Imlek di Jateng Ditetapkan Sesuai Level di Daerah

Perayaan Hari Raya Imlek di Jateng Ditetapkan Sesuai Level di Daerah

Regional
Melawan Saat Akan Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Ini Ditembak, Begini Kronologinya

Melawan Saat Akan Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Ini Ditembak, Begini Kronologinya

Regional
Rekomendasi 4 Pulau Eksotis di Kalimantan Timur untuk Liburan, Ada yang Bisa Berenang Bareng Hiu

Rekomendasi 4 Pulau Eksotis di Kalimantan Timur untuk Liburan, Ada yang Bisa Berenang Bareng Hiu

Regional
Harga Tanah di Penajam Paser Utara Meroket, dari Rp 30 Juta Jadi Rp 300 Juta, bahkan sampai Miliaran Rupiah

Harga Tanah di Penajam Paser Utara Meroket, dari Rp 30 Juta Jadi Rp 300 Juta, bahkan sampai Miliaran Rupiah

Regional
Terlibat Korupsi Pembangunan Puskesmas, Kepala Dinkes TTU dan Kontraktor Ditahan

Terlibat Korupsi Pembangunan Puskesmas, Kepala Dinkes TTU dan Kontraktor Ditahan

Regional
Sejarah KPU serta Tugas dan Wewenang

Sejarah KPU serta Tugas dan Wewenang

Regional
Seniman Gelar Aksi Bakar Lilin Kenang 17 Korban Terbakar Bentrokan Sorong

Seniman Gelar Aksi Bakar Lilin Kenang 17 Korban Terbakar Bentrokan Sorong

Regional
5 Tahanan Kabur dari Rutan di Tanggamus, 3 Diserahkan oleh Keluarga

5 Tahanan Kabur dari Rutan di Tanggamus, 3 Diserahkan oleh Keluarga

Regional
Ngaku Anggota Brimob, Pemuda Ini Minta Video Call Seks dan Peras Korbannya

Ngaku Anggota Brimob, Pemuda Ini Minta Video Call Seks dan Peras Korbannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.