Merah Putih "Raksasa" Dibentangkan di TPA Ciangir, Ajak Warga Perangi Informasi Hoaks Layaknya Sampah

Kompas.com - 16/08/2021, 12:43 WIB
Komunitas Lingkungan Tasikmalaya membentangkan bendera raksasa di atas tumpukan sampah memaknai memerangi informasi hoaks sebagai sampah dengan cara memperkuat persatuan dan kesatuan di Hari Kemerdekaan RI di TPA Ciangir, Kota Tasikmalaya, Minggu (15/8/2021). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKomunitas Lingkungan Tasikmalaya membentangkan bendera raksasa di atas tumpukan sampah memaknai memerangi informasi hoaks sebagai sampah dengan cara memperkuat persatuan dan kesatuan di Hari Kemerdekaan RI di TPA Ciangir, Kota Tasikmalaya, Minggu (15/8/2021).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Para komunitas peduli lingkungan Tasikmalaya membentangkan bendera merah putih raksasa berukuran luas 760 meter persegi di atas tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir, Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Kegiatan itu bermakna ajakan supaya tak mempercayai informasi hoaks sebagai sampah yang selama ini masih banyak tersebar di media sosial saat masa Pandemi Covid-19.

Pembentangan bendera itu pun dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI) sebagai upaya mengajak masyarakat bersatu dan memerangi informasi hoaks sebagai sampah masyarakat.

Baca juga: Satu Blok Kios di Pasar Ciawi Tasikmalaya Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 3,2 Miliar

"Iya, kemarin kita sudah bentangkan bendera di lokasi TPA Ciangir. Kenapa demikian, kegiatan itu bermakna memerangi informasi hoaks sebagai sampah masyarakat. Dengan bersatu merah putih, informasi hoaks bisa kita hapus. Soalnya, di masa Pandemi Covid-19 sekadang masih banyak sampah," jelas Ketua Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya (FKPAT) Ruhimat Maos, kepada Kompas.com, Senin (16/8/2021).

Ruhimat menambahkan, informasi hoaks sebagai sampah karena sangat merugikan orang banyak dan selalu memecah belah masyarakat selama ini.

Hal ini, seperti kondisi pada zaman penjajahan dulu rakyat Indonesia selalu dipecah belah supaya tak bersatu dan tak bisa mengusir penjajah di Tanah Air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polsek Rajapolah Tasikmalaya Swadaya Buat Peti Mati, Antisipasi Lonjakan Kematian akibat Covid-19

Sehingga, pihaknya memaknai pemasangan bendera raksasa di atas tumpukan sampah supaya masyarakat bersatu memerangi informasi hoaks agar cepat hilang di Indonesia.

"Seperti sampah di TPA Ciangir ini bukan berasal dari warga setempat. Tapi datang dari semua penjuru wilayah Kota Tasikmalaya. Nah, sama halnya sampah berbentuk hoaks bisa hilang jika kita perangi sama-sama dengan cara tak memercayainya dan tak menyebarkannya lagi," tambah dia.

Baca juga: Vaksinasi di Kabupaten Tasikmalaya Terendah Se-Jabar, Dinkes: gara-gara Petugas Sibuk Isi Aplikasi

Bendera raksasa juga dibentangkan di sejumlah lokasi

Pembentangan bendera raksasa oleh komunitasnya bersama Komunitas Cermin, Musisi Peduli Tasikmalaya dan Republik Aer, lanjut Ruhimat, bukan hanya di TPA Ciangir, tapi bendera raksasa dibentangkan juga di Jembatan Cisempur, Sungai Ciwulan dan Ciakar.

 

Biasanya, kegiatan seperti dilakukan terpusat di Gunung Galunggung, namun karena masa pandemi kawasan objek wisata itu masih ditutup dan tak bisa menggelar sebuah kegiatan.

"Harapan ke masyarakat supaya tak percaya hoaks, hoaks itu sampah yang harus dijauhkan, sehingga kita minimalisir, karena jelas mengotori dan membuat perpecahan itu lebih banyak dilakukan oleh hoaks," ujar dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontak Senjata Terjadi di Intan Jaya, 1 Anggota KKB Tewas

Kontak Senjata Terjadi di Intan Jaya, 1 Anggota KKB Tewas

Regional
Cuaca Ekstrem di Belitung Timur, Kapal dan Rumah Rusak akibat Dihantam Gelombang

Cuaca Ekstrem di Belitung Timur, Kapal dan Rumah Rusak akibat Dihantam Gelombang

Regional
Warga Supit Urang Lumajang Sudah Perkirakan Erupsi Semeru, Ini Tandanya...

Warga Supit Urang Lumajang Sudah Perkirakan Erupsi Semeru, Ini Tandanya...

Regional
120 Ton Sampah Terdampar di Pantai Kuta hingga Seminyak, DLHK Badung Kerahkan 400 Petugas

120 Ton Sampah Terdampar di Pantai Kuta hingga Seminyak, DLHK Badung Kerahkan 400 Petugas

Regional
Menuju PPKM Level I, Nunukan Siaga Penuh Antisipasi Masuknya Virus Omicron yang Terdeteksi Sudah Masuk Malaysia

Menuju PPKM Level I, Nunukan Siaga Penuh Antisipasi Masuknya Virus Omicron yang Terdeteksi Sudah Masuk Malaysia

Regional
Kisah Relawan Temukan Jasad Ibu Menggendong Anak Saat Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Kisah Relawan Temukan Jasad Ibu Menggendong Anak Saat Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Regional
Perampokan Bank di Karawang, Pelaku Sempat Sekap Sekuriti hingga Pegawai, Bawa Kabur Rp 400 Juta

Perampokan Bank di Karawang, Pelaku Sempat Sekap Sekuriti hingga Pegawai, Bawa Kabur Rp 400 Juta

Regional
Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal Dunia, 6 Luka-luka

Regional
Waspadai Cuaca Buruk, Wali Kota Makassar Minta Lurah dan Camat Melapor Tiap 2 Jam

Waspadai Cuaca Buruk, Wali Kota Makassar Minta Lurah dan Camat Melapor Tiap 2 Jam

Regional
Bawa Bantuan Senilai Rp 900 Juta, Relawan Jateng Diberangkatkan Bantu Korban Semeru

Bawa Bantuan Senilai Rp 900 Juta, Relawan Jateng Diberangkatkan Bantu Korban Semeru

Regional
Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Sempat Disekap di Kamar Mandi Saat Yudisium, Polisi: Bisa Diproses

Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Sempat Disekap di Kamar Mandi Saat Yudisium, Polisi: Bisa Diproses

Regional
Divonis 8 Tahun Penjara, Anak Bawah Umur Terdakwa Penyerang Posramil Kisor Ajukan Banding

Divonis 8 Tahun Penjara, Anak Bawah Umur Terdakwa Penyerang Posramil Kisor Ajukan Banding

Regional
Tak Hanya di Bandara YIA, Tersangka S Akui Beberapa Kali Buat Konten Video Porno di Yogyakarta

Tak Hanya di Bandara YIA, Tersangka S Akui Beberapa Kali Buat Konten Video Porno di Yogyakarta

Regional
Harapan Desa Panggungrejo Blitar di Balik Deklarasi Kampung YouTuber

Harapan Desa Panggungrejo Blitar di Balik Deklarasi Kampung YouTuber

Regional
Tolak Besaran UMP, Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut

Tolak Besaran UMP, Buruh Datangi Kantor Gubernur Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.