Pria Ini Ditembak di Depan Anak, Pelakunya Om Roni Pacar Istri Korban

Kompas.com - 13/08/2021, 16:13 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta menunjukkan pistol yang digunakan menembak kepala warga Surabaya oleh warga bangkalan, Madura. Dia didampingi Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino saat memimpin gelar Pers Rilis ungkap kasus penembakan dengan tiga tersangka di Mapolres Bangkalan, Kamis (12/8/2021). SURYA.CO.ID/AHMAD FAISOLKapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta menunjukkan pistol yang digunakan menembak kepala warga Surabaya oleh warga bangkalan, Madura. Dia didampingi Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino saat memimpin gelar Pers Rilis ungkap kasus penembakan dengan tiga tersangka di Mapolres Bangkalan, Kamis (12/8/2021).

KOMPAS.com - Pria asal Surabaya berinisial ES (39) harus terbaring di rumah sakit setelah ditembak dari jarak sekitar 2 meter sebanyak dua kali. 

ES ditembak di depan anaknya yang masih berusia 6 tahun. Peluru dari pistol revolver mengenai bahu sebelah kiri dan kepala ES. 

Meski mendapat dua kali tembakan dari jarak dekat, ES saat ini dalam kondisi hidup dan dirawat di rumah sakit. 

Identitas pelaku penembakan akhirnya terkuak setelah anak korban mengenali pelaku.

Baca juga: Begini Kondisi Ketua MUI Miftahul Akhyar Setelah Alami Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Anak korban biasa memanggil pelaku dengan sebutan 'Om Roni'.

Ternyata, pria yang dipanggil Om Roni ini diduga menjalin hubungan asmara dengan istri korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

ES dan istrinya yang memiliki masalah rumah tangga sedang dalam proses perceraian.

“P adalah anak kedua dari korban. Ia duduk menemani, di samping ayahnya yang tengah memperbaiki kerusakan jaringan internet. Saat itulah, P memilih lari ketakutan usai melihat langsung, mengetahui secara persis kejadian penembakan terhadap ayahnya,” ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino, Kamis (12/8/2021), seperti dilansir dari Surya.co.id.

AKBP Alith Alarino mendampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta merilis kasus penembakan itu di Mapolres Bangkalan, Kamis.

ES merupakan petugas instalasi jaringan Wi-fi. Saat kejadian, korban sedang bertugas memperbaiki jaringan internet. 

Lokasi perbaikan instalasi jaringan internet itu berada di pinggir jalan Dusun Karang Pandan, Desa Sukolilo, tidak jauh dari Peruhaman Kailas.

ES dan anaknya berinisial P tinggal untuk sementara di perumahan tersebut.

Sedangkan anak pertama korban, tinggal bersama ibunya.

Sebelum lari meninggalkan ayahnya, P dengan jelas mengenal pelaku penembakan.

Om Roni adalah pria yang dikenalkan sebagai pacar baru ibunya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang IRT Ditemukan Tewas di Rumah, Terungkap Pelakunya Tetangga Korban

Seorang IRT Ditemukan Tewas di Rumah, Terungkap Pelakunya Tetangga Korban

Regional
Gibran Minta Sekolah Aman dari Covid-19 Tetap Lanjutkan PTM Terbatas

Gibran Minta Sekolah Aman dari Covid-19 Tetap Lanjutkan PTM Terbatas

Regional
Trauma, Nakes Korban KKB di Kiwirok Minta Dipulangkan ke Kampung Halaman

Trauma, Nakes Korban KKB di Kiwirok Minta Dipulangkan ke Kampung Halaman

Regional
Kisah Mustakim, Penuhi Nazar Jalan Kaki 62 Km meski Sempat 9 Kali Keram

Kisah Mustakim, Penuhi Nazar Jalan Kaki 62 Km meski Sempat 9 Kali Keram

Regional
Merasa Ditelantarkan, Istri Siri Laporkan Oknum ASN Pemkab Madiun, Bawa Bukti Video Nikah ke Inspektorat

Merasa Ditelantarkan, Istri Siri Laporkan Oknum ASN Pemkab Madiun, Bawa Bukti Video Nikah ke Inspektorat

Regional
[POPULER NUSANTARA] 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak | Wisatawan Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

[POPULER NUSANTARA] 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak | Wisatawan Terjebak di Tengah Waduk Jatiluhur

Regional
Pemprov NTB Minta Pemulihan Terumbu Karang yang Rusak di Gili Kondo Segera Dilakukan

Pemprov NTB Minta Pemulihan Terumbu Karang yang Rusak di Gili Kondo Segera Dilakukan

Regional
Duduk Perkara Anak Korban Kekerasan Ayah Malah Jadi Tersangka, Pelapornya Perwira Polisi di Siantar Sumut

Duduk Perkara Anak Korban Kekerasan Ayah Malah Jadi Tersangka, Pelapornya Perwira Polisi di Siantar Sumut

Regional
Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Regional
Mejanya Dinaiki dan Dipakai Berjoget oleh Kepala Dusun, Kades: Kalau Ada Saya, Enggak Berani Dia

Mejanya Dinaiki dan Dipakai Berjoget oleh Kepala Dusun, Kades: Kalau Ada Saya, Enggak Berani Dia

Regional
Kepala Dusun yang Berjoget di Atas Meja Kades Dirumahkan, Harus Sumbangkan Gaji ke Fakir Miskin

Kepala Dusun yang Berjoget di Atas Meja Kades Dirumahkan, Harus Sumbangkan Gaji ke Fakir Miskin

Regional
Berkah Maulid Nabi, Perajin Kembang Telur di Banyuwangi Kebanjiran Pesanan

Berkah Maulid Nabi, Perajin Kembang Telur di Banyuwangi Kebanjiran Pesanan

Regional
Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.