DPC PDI-P Blitar Yakin Vandalisme Baliho Puan Maharani Bermuatan Politis

Kompas.com - 26/07/2021, 21:21 WIB
Poster ucapan HUT RI ke-76 menutup baliho dengan foto Puan Maharani yang menjadi target vandalisme, Sabtu (24/7/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIPoster ucapan HUT RI ke-76 menutup baliho dengan foto Puan Maharani yang menjadi target vandalisme, Sabtu (24/7/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar meyakini, kasus vandalisme terhadap baliho Puan Maharani berlatar belakang politis.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto mengatakan, vandalisme terhadap baliho Puan Maharani yang ada di depan Kantor DPC PDI Perjuangan di Kabupaten Blitar tidak mungkin dilakukan dengan maksud iseng.

"Ini maksudnya apa, kita ini bertanya-tanya. Motifnya apa, ini kita harap pihak kepolisian bisa segera mengungkap," ujar Suwito kepada Kompas.com, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Baliho Puan Maharani Dicoreti Open BO, Polda Jatim Lakukan Penyelidikan

Menurut Suwito, ada dua alasan mengapa coretan tulisan "Open BO" pada baliho Ketua DPR RI Puan Maharani itu tidak mungkin dilakukan oleh remaja yang biasa melakukan vandalisme fasilitas umum.

Pertama, baliho berukuran sekitar 2x3 meter itu dipasang pada ketinggian lebih dari tiga meter di atas tanah sehingga butuh usaha keras untuk mencapai baliho dan membuat coretan.

"Itu kalau dua orang saling panggul juga tidak akan bisa (menggapai). Harus pakai tangga atau alat," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasan kedua, menurut Suwito, hanya baliho yang berdiri di depan kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar yang menjadi sasaran vandalisme.

Padahal, lanjutnya, ada beberapa baliho serupa yang memajang foto Puan Maharani di Kabupaten dan Kota Blitar namun tidak menjadi target vandalisme.

"Dan baliho itu kan tidak hanya di situ, ada di beberapa tempat lain," ujarnya.

Namun Suwito tidak mau berspekulasi lebih jauh terkait apa motif di balik vandalisme pada baliho Puan Maharani.

Baca juga: Baliho Puan Maharani Dicoreti Open BO, PDI-P Jatim: Ada yang Tak Senang dengan Kerja Kami

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Regional
Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara 'Chat' WhatsApp

Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara "Chat" WhatsApp

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Regional
DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

Regional
Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Regional
Kelakar Airlangga Hartarto Saat Ditanya soal Pilpres 2024: Sekarang Masih September 2021

Kelakar Airlangga Hartarto Saat Ditanya soal Pilpres 2024: Sekarang Masih September 2021

Regional
Soal Karapan Sapi di Bangkalan yang Dihadiri Ribuan Orang, Tanpa Izin, Penyelenggara Klaim Hanya Latihan

Soal Karapan Sapi di Bangkalan yang Dihadiri Ribuan Orang, Tanpa Izin, Penyelenggara Klaim Hanya Latihan

Regional
Bupati Solok Epyardi Asda Cekcok dengan Anggota DPRD, lalu Keluar dari Sidang Paripurna

Bupati Solok Epyardi Asda Cekcok dengan Anggota DPRD, lalu Keluar dari Sidang Paripurna

Regional
Kisah Abdul Halim Pakai Resep Gila Ubah Desa Miskin Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Kampung Miliarder

Kisah Abdul Halim Pakai Resep Gila Ubah Desa Miskin Bekas Galian Tambang Batu Kapur Jadi Kampung Miliarder

Regional
Kisah Bocah 10 Tahun Minum Bensin Selama 5 Tahun, di Usia Setahun Makan Paku dan Pecahan Beling

Kisah Bocah 10 Tahun Minum Bensin Selama 5 Tahun, di Usia Setahun Makan Paku dan Pecahan Beling

Regional
Cerita Gibran Tolak Makanan Pemberian 3 Wanita Berpakaian Putih Saat Tersesat di Gunung Guntur

Cerita Gibran Tolak Makanan Pemberian 3 Wanita Berpakaian Putih Saat Tersesat di Gunung Guntur

Regional
Sederet Kepala Daerah yang Pernah Berseteru dengan Wakilnya, Ada yang Diancam Akan Dibunuh

Sederet Kepala Daerah yang Pernah Berseteru dengan Wakilnya, Ada yang Diancam Akan Dibunuh

Regional
Apakah Harimau Makan Rumput? Ini Jawabannya

Apakah Harimau Makan Rumput? Ini Jawabannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Isi 'Chat' WhatsApp Bupati Bojonegoro yang Dilaporkan ke Polisi | Situasi di Kiwirok Papua Tidak Kondusif

[POPULER NUSANTARA] Isi "Chat" WhatsApp Bupati Bojonegoro yang Dilaporkan ke Polisi | Situasi di Kiwirok Papua Tidak Kondusif

Regional
Tradisi Yaa Qowiyyu Digelar Saat Pandemi, Apem yang Biasanya Disebar Kini Diantar ke Rumah Warga Pakai Ojol

Tradisi Yaa Qowiyyu Digelar Saat Pandemi, Apem yang Biasanya Disebar Kini Diantar ke Rumah Warga Pakai Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.