Polisi Bongkar Penjualan Surat Keterangan PCR Palsu, 3 Orang Ditangkap

Kompas.com - 26/07/2021, 12:25 WIB
jumpa pers kasus PCR palsu KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDjumpa pers kasus PCR palsu

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lombok Tengah menangkap tiga pelaku yang mmbuat dan menggunakan surat keterangan tes usap berdasarkan metode polymerase chain reaction (PCR) palsu.

Mereka adalah MF yang berperan sebagai pembuat surat keterangan PCR palsu, PE berperan sebagai penghubung, dan ARO sebagai pengguna jasa surat PCR palsu.

MF membuat surat itu di rumahnya di Batu Layar, Lombok Barat.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP I Putu Agus Indra Permana mengatakan, penangkapan bermula dari laporan petugas yang memeriksa dokumen kesehatan di Kantor KKP BIZAM Lombok, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Satpol PP Kediri Bubarkan Resepsi Pernikahan yang Digelar di Hotel Saat PPKM

D menemukan kejanggalan dalam surat yang dibawa tersangka ARO. Surat itu tak menggunakan stempel basah melainkan hasil pemindaian.

"Awal mulanya petugas KKP memeriksa dokumen ARO, dan menemukan kejanggalan dalam surat tersebut saat validasi tidak menggunakan stempel basah," kata Indra dalam jumpa pers, Senin (26/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surat keterangan PCR palsu itu dibuat atas nama salah satu rumah sakit di mataram.

"Surat PCR nya ini mengatasnamakan salah satu instansi rumah sakit di Mataram," kata Agus.

Atas temuan tersebut, polisi melakukan pengembangan dan menangkap dua tersangka lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer yang Parkir di Pinggir Jalan, 2 Orang Tewas

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer yang Parkir di Pinggir Jalan, 2 Orang Tewas

Regional
TNI-Polri Kuasai Bandara Kiwirok, 17 Warga Berhasil Dievakuasi

TNI-Polri Kuasai Bandara Kiwirok, 17 Warga Berhasil Dievakuasi

Regional
Jawa Barat Kini Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19

Jawa Barat Kini Bebas dari Zona Merah dan Oranye Covid-19

Regional
Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Kepala Desa Ditodong Pakai Senjata, Uang BLT Dirampok

Regional
Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Padang-Solok Kembali Lancar

Regional
Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Sosok Pratu Ida Bagus Putu yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Tangani Covid-19 di Yogyakarta hingga Bawa Ribuan Masker ke Papua

Regional
Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Jumat Malam, Aceh Diguncang Gempa 5,2 Magnitudo

Regional
Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Mendagri Puji TNI dan Polri Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Bagaimana Ghibran Bertahan Hidup?

Regional
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Sanur dan Kuta Berlaku Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasinya

Regional
Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara 'Chat' WhatsApp

Profil Budi Irawanto, Wakil Bupati Bojonegoro yang Laporkan Bupatinya Gara-gara "Chat" WhatsApp

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Sumedang Bakal Lakukan Testing Acak

Regional
DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

DP2KP: Ada 7 Lokasi Jagal Anjing di Bantul

Regional
Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Kronologi Pria Tewas Usai Minum Miras dan Obat Kuat, Mengeluh Sakit di Dada, Meninggal Sebelum Tiba di RS

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.