Bupati Ciamis: Isoman Tingkat Desa Tak Efektif, Harus Ada Isolasi Terpusat Kecamatan

Kompas.com - 23/07/2021, 08:27 WIB
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat diwawancarai terkait Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 di Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (5/5/2021). DOKBupati Ciamis Herdiat Sunarya saat diwawancarai terkait Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 di Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (5/5/2021).

CIAMIS, KOMPAS.com - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menilai pelaksanaan isolasi mandiri (isoman) di tingkat desa kurang efektif dari sisi pengawasan, pengendalian dan sisi bantuan. Oleh karenanya, dia meminta pemerintah kecamatan membuat tempat isolasi terpusat di tiap kecamatan.

"Setelah dilihat dari berbagai sudut ternyata pelaksanaan isoman di tingkat Desa kenyataanya kurang efektif dan efisien," kata Herdiat melalui rilis dari Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ciamis kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Menurut Herdiat, pemerintah pusat mengharuskan adanya tempat isolasi mandiri di tingkat desa sampai RT/RW. Namun hal itu dirasa tidak efektif karena tidak ada petugas dari desa yang khusus untuk mengawasi pasien isoman.

Baca juga: Ciamis Jadi Zona Merah Covid-19

Ihwal mekanisme tempat isolasi mandiri di kecamatan, Herdiat menyarankan pemerintah kecamatan merangkul agniya (orang kaya), donatur dan tokoh masyarakat setempat untuk sama-sama membentuk suatu kepengurusan yang khusus menangani tempat isolasi terpusat itu.

"Disamping dibiayai APBD, coba ketuk hati para agniya, pengusaha, tokoh masyarakat di tiap desa (untuk membantu) dan supaya dibentuk organisasi relawan yang pengurusnya juga dari masyarakat, " kata Herdiat.

Jika upaya tersebut berhasil dan mendapat respons baik, maka tanpa APBD pun akan berjalan. "Yakinkan para agniya bahwa upaya yang dilakukan ini untuk menolong sesama," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kisah Sedih Warga Isoman: Boro-boro Minum Vitamin, Makan Saja Utang Tetangga, Lingkungan Pun Mengabaikan...

Bangunan atau tempat untuk isolasi mandiri terpusat, lanjut Herdiat, bisa memanfaatkan bangunan sekolah dan gedung pemerintah yang memadai.

"Saat ini sekolah-sekolah tidak dipakai karena pembelajaran daring. (Tempat isoman terpusat) Memanfaatkan gedung-gedung pemerintahan yang refresentative dan mendukung untuk tempat isolasi mandiri," jelasnya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Regional
Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Regional
Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Regional
Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Regional
Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

Regional
Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Regional
Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Regional
Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Regional
Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Regional
Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.