Gerakan Berbagi Makanan untuk Warga yang Isoman, Disebut Selangkah Lebih Maju dari Pemerintah

Kompas.com - 17/07/2021, 07:30 WIB
Tim Cegah Tangkal (Cekal) Corona Dompet Dhuafa sedang menyiapkan paket makanan bergizi untuk pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di wilayah Jabodetabek. DOK. Humas Dompet DhuafaTim Cegah Tangkal (Cekal) Corona Dompet Dhuafa sedang menyiapkan paket makanan bergizi untuk pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di wilayah Jabodetabek.
Editor Rachmawati

Virus kebaikan, bukan virus corona

Akhir Juni tahun ini, Nadya Rizki Amatullah terpapar Covid-19 dengan gejala ringan sehingga dia memutuskan isoman di rumahnya di Jakarta.

Selama isoman, Nadya tidak terlalu kesulitan memenuhi kebutuhan harian lantaran suaminya negatif hingga bisa tetap beraktifitas.

Namun di hari keenam masa isoman, Nadya mulai memikirkan orang-orang yang sedang isoman, tapi tidak seberuntung dirinya, seperti anak kos atau supir ojek online yang menjadi tulang punggung keluarga.

Dari situlah, Nadya terpikir membantu orang-orang yang kesulitan saat menjalani isoman. Ia pun mengunggah ide tersebut di akun Instagramnya.

Baca juga: Cerita Ibu-ibu di Madiun, Meracik Bahan dari Pekarangan untuk Warga yang Isoman

"Saya kepikiran juga, kasihan kalau anak-anak kos yang kena [Covid-19]. Atau sopir ojol yang cari makan, dia yang kerja, makannya bagaimana. Sebenarnya cuma kepikiran dari situ saja."

"Akhirnya saya posting di Instagram. Alhamdulillah, saya sedang ada uang, kalau misalnya ada yang mau dibantu untuk makanan selama isoman, boleh DM saya. Kasih lihat bukti PCR dan KTP, maksudnya biar tahu benar atau enggak dia sedang isoman," papar Nadya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di luar dugaan Nadya, unggahan itu direspons banyak orang. Ada yang ingin menyumbang, membuat gerakan serupa di daerahnya, juga berkolaborasi.

Baca juga: Bantu Warga Isoman, Dokter Gratiskan Konsultasi, hingga Pemuda Blusukan Antar Makanan

Karyawan Resto Kalahari di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membungkus makanan untuk pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri. Karyawan Resto Kalahari di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membungkus makanan untuk pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri.
Dimulai oleh Nadya di Jakarta, gerakan ini mulai menular ke Bandung, Cibinong, Solo, dan Yogyakarta.

"Sebenarnya tidak menyangka jadi viral, karena memang awalnya benar-benar niat pribadi, terus makin ke sini orang banyak yang jiwa sosialnya tinggi tapi kadang-kadang mereka suka bingung mau bergerak dari mana. Itu banyak banget yang mau nyumbang.

"Untuk yang daerah Bandung saya cari-cari, akhirnya ada teman saya juga, yang mengusulkan bikin di daerah Bandung," ujar perempuan 37 tahun ini.

Hingga kini, sebanyak 130 orang dari Bandung dan Jakarta telah mendapat bantuan. Nadya menerapkan sistem orang tua asuh, yakni satu orang donatur membantu kebutuhan harian satu orang atau satu keluarga selama masa isoman.

Baca juga: Cerita Dokter Riyo Beri Layanan Konsultasi Gratis ke Pasien Covid-19 yang Isoman, Selama 24 Jam Terima 800 Pesan

Permintaan bantuan masih berdatangan melalui pesan langsung di akunnya. Karena keterbatasan, Nadya terpaksa menyeleksi penerima bantuan.

"Kalau yang masuk masih banyak, tapi yang memang kita pilih. Pertama, yang isomannya masih di awal-awal. Kedua, yang memang dia sendiri di sini, ngekos, terus yang dia kepala keluarga. Kalau yang masih punya saudara, kami tidak masukkan," katanya.

Melihat respon positif dari banyak orang atas gerakan ini, Nadya yakin banyak orang-orang baik di luar sana yang bisa saling membantu dan menularkan virus kebaikan.

Gerakan ini bisa diartikan pula sebagai itikad memberikan sesuatu yang bermanfaat dibanding mengeluhkan keadaan.

Baca juga: Kuliner Legendaris Toko You Bandung Gratiskan Mie Baso untuk Pejuang Isoman, Cukup WA ke Nomor Ini

"Saya cuma, sudah tidak usah nyinyir dengan keadaan, sudah seperti ini, mau bagaimana lagi. Yang penting kita bisa ngasih manfaat, dari pada kita komentar yang aneh di sosmed lebih baik menyebarkan manfaat dengan repost yang baik, berbuat yang baik," ungkapnya.

Nadya tidak memiliki target sampai kapan gerakan ini akan dilakukan.

"Mengalir saja selama masih ada rejekinya, teman-teman yang mau bantu juga masih ada, masih jalan terus," pungkas dia.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Warga yang Isoman, Kota Kediri Sediakan Situs Web

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Tangisan Eks Kapolsek Percut Sei Tuan | Mahasiswa yang Dibanting Polisi Dibawa ke RS

[POPULER NUSANTARA] Tangisan Eks Kapolsek Percut Sei Tuan | Mahasiswa yang Dibanting Polisi Dibawa ke RS

Regional
11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas dalam Tragedi Susur Sungai, Ini Kata Bupati

11 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas dalam Tragedi Susur Sungai, Ini Kata Bupati

Regional
Polisi Sebut MTs Harapan Baru Ciamis Tak Laporkan Kegiatan Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa

Polisi Sebut MTs Harapan Baru Ciamis Tak Laporkan Kegiatan Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa

Regional
Tragedi Susur Sungai Ciamis, Air Meluap dari Hulu dan Sapu 11 Siswa MTs Harapan Baru hingga Tewas

Tragedi Susur Sungai Ciamis, Air Meluap dari Hulu dan Sapu 11 Siswa MTs Harapan Baru hingga Tewas

Regional
Daftar Nama 11 Siswa MTs Harapan Baru Korban Tewas Tragedi Susur Sungai Ciamis

Daftar Nama 11 Siswa MTs Harapan Baru Korban Tewas Tragedi Susur Sungai Ciamis

Regional
Kronologi Ditemukannya Jenazah 11 Siswa MTs Harapan Baru Korban Tragedi Susur Sungai Ciamis

Kronologi Ditemukannya Jenazah 11 Siswa MTs Harapan Baru Korban Tragedi Susur Sungai Ciamis

Regional
Gibran Sebut Pernyataan FX Rudy Tenangkan Kisruh Banteng Vs Celeng di PDI-P

Gibran Sebut Pernyataan FX Rudy Tenangkan Kisruh Banteng Vs Celeng di PDI-P

Regional
Diduga Aniaya Seorang Pendeta, Anggota DPRD Sumba Tengah Dilaporkan ke Polisi

Diduga Aniaya Seorang Pendeta, Anggota DPRD Sumba Tengah Dilaporkan ke Polisi

Regional
11 dari 150 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas Tenggelam Saat Susur Sungai Kegiatan Pramuka

11 dari 150 Siswa MTs Harapan Baru Ciamis Tewas Tenggelam Saat Susur Sungai Kegiatan Pramuka

Regional
Harapan Keluarga TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Harapan Keluarga TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Khofifah Siapkan Bonus bagi Peraih Medali PON XX Papua, Besaran Masih Dihitung dengan DPRD

Khofifah Siapkan Bonus bagi Peraih Medali PON XX Papua, Besaran Masih Dihitung dengan DPRD

Regional
Polda Banten Tahan Brigadir NP yang Banting Mahasiswa hingga Kejang

Polda Banten Tahan Brigadir NP yang Banting Mahasiswa hingga Kejang

Regional
Jatim Peringkat 3 di PON Papua, Khofifah: Saya Tetap Bangga Atas Kerja Keras Atlet dan Pelatih

Jatim Peringkat 3 di PON Papua, Khofifah: Saya Tetap Bangga Atas Kerja Keras Atlet dan Pelatih

Regional
Solo Terima Hibah 8 Mobil Listrik Senilai Rp 1,4 M, Gibran Sebut untuk Wisata

Solo Terima Hibah 8 Mobil Listrik Senilai Rp 1,4 M, Gibran Sebut untuk Wisata

Regional
Peringati HUT Ke-76 Jatim, Khofifah Bagikan Ratusan Paket Sembako

Peringati HUT Ke-76 Jatim, Khofifah Bagikan Ratusan Paket Sembako

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.