Kompas.com - 12/07/2021, 19:31 WIB

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, jumlah penderita Covid-19 di Semarang masih tinggi meski trennya sudah menurun.

Untuk itu, pihaknya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Semarang kembali meningkatkan target penurunan mobilitas masyarakat hingga 50 persen sepekan ke depan.

Kebijakan ini diambil setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sebelumnya berhasil mencapai target penurunan mobilitas masyarakat yang diminta pemerintah pusat, yakni sebesar 30 persen.

"Saya mewakili kawan-kawan Forkopimda, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang yang telah menaati aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat,” ujarnya

Dia mengatakan itu saat meninjau proses penyekatan perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Rusun ASN di Semarang Bakal Disulap Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Walkot yang akrab disapa Hendi itu menyampaikan, hingga Minggu (11/7/2021), evaluasi pemerintah pusat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan pengurangan mobilitas warga Kota Semarang berjalan dengan baik, yakni mencapai 30 persen.

“Maka target berikutnya dalam sepekan mendatang di Kota Semarang harus diupayakan pengurangan mobilitas mencapai 50 persen,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut Hendi, dia bersama Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes), Komando Distrik Militer (Kodim), dan Kejaksaan Negeri (Kejari) akan melakukan berbagai langkah, antara lain memperbanyak titik penyekatan.

"Selain itu, kami juga akan menguatkan pemantauan pagi hingga malam hari termasuk di atas pukul 20.00, serta mengurangi cahaya lampu-lampu penerangan jalan umum agar aktifitas dapat semakin dikurangi," tegasnya.

Baca juga: PPKM Darurat, Ini 18 Ruas Jalan di Kota Semarang yang Ditutup

Di tempat yang sama, Kepala Polrestabes Semarang Irwan Anwar mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan upaya penyekatan, baik di perbatasan maupun pada exit tol yang menuju Kota Semarang.

"Mudah mudahan langkah ini dapat mempercepat target yang diharapkan dalam pemberlakukan PPKM darurat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Irwan juga meminta dukungan masyarakat ibu kota Jawa Tengah tersebut untuk meminimalkan kegiatannya sehingga dapat menekan angka Covid-19.

Perlu diketahui, tren Covid-19 di Kota Semarang terpantau menurun selepas adanya PPKM darurat. Data Pemkot Semarang menunjukkan adanya penurunan penderita Covid-19 dsebesar 6,3 persen sejak Sabtu (3/7/2021) hingga Senin (12/7/2021).

Informasi yang terdapat dalam portal siagacorona.semarangkota.go.id juga memperlihatkan adanya grafik penurunan penderita tersebut, dari yang semula terdapat 2.321 penderita Covid-19 pada Jumat (2/7/2021) menjadi 2.175 pada Senin (12/7/2021).

Baca juga: Cerita Ketua DPRD Kabupaten Semarang Cari Oksigen hingga Dini Hari

 
Pilihan Untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.