Konvoi Ambulans Dituduh Warganet Tak Bawa Jenazah Covid-19, Ini Jawaban BPBD Samarinda

Kompas.com - 12/07/2021, 17:45 WIB
Tangkapan layar video seorang petugas pemakam jenazah Covid-19 sedang  merekam satu per satu peti mayat jenazah Covid-19 dalam mobil ambulans di halaman dekat kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (10/7/2021). IstimewaTangkapan layar video seorang petugas pemakam jenazah Covid-19 sedang  merekam satu per satu peti mayat jenazah Covid-19 dalam mobil ambulans di halaman dekat kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (10/7/2021).

KOMPAS.com - Video petugas pemakaman jenazah Covid-19 di Samarinda merekam peti jenazah Covid-19 yang ada di dalam mobil ambulans menjadi viral di media sosial.

Aksi sopir ambulans itu sebagai tanggapan tudingan miring soal iring-iringan mobil ambulans tanpa membawa jenazah akhir-akhir ini.

"Semua berisi jenazah. Kami lakukan dengan prokes. Tidak ada tipu-tipu, ini bukan sinetron," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Irfan, saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Simpatisan Rizieq Shihab Rusak Mobil Polisi dan Kantor Kejaksaan, Puluhan Orang Diamankan

Seperti diketahui, pada Jumat (9/7/2021), warganet dibuat heboh video iring-iringan mobil ambulans dengan bunyi sirene memecah keriuhan Kota Samarinda.

Menurut Irfan, saat itu ada delapan mobil ambulans yang dikemudikan petugas pemakam dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedelapan mobil ambulans itu menuju tempat pemakaman Covid-19 di Serayu, Tanah Merah itu, sempat diabadikan oleh warga menyaksikan.

Baca juga: Cerita di Balik Perjuangan Petugas Kamar Mayat: Kelelahan dan Stok Peti Mati Menipis

Iring-iringan itu sempat direkam dan diunggah di media sosial. Di kolom komentar, sejumlah warganet menuduh bahwa mobil ambulans itu kosong.

"Covid-19 ini ada. Dalam sehari orang bisa meninggal belasan di rumah sakit kaya gitu. Ini hal sederhana saja jadi tolak ukur. Kalau bukan wabah atau virus, apalagi. Sebelum pandemi enggak ada orang meninggal sebanyak ini dalam sehari," sebut Ifran.

Baca juga: Dituding Bawa Ambulans Kosong, Petugas Rekam Peti Jenazah Pasien Covid-19

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Maluku Bentuk Badan Baru untuk Promosi Pariwisata, Putri Proklamator Jadi Dewan Pembina

Pemprov Maluku Bentuk Badan Baru untuk Promosi Pariwisata, Putri Proklamator Jadi Dewan Pembina

Regional
Lumba-lumba Terdampar di Bali, Ditemukan Mati dengan Sirip Terpotong dan Kulit Terkelupas

Lumba-lumba Terdampar di Bali, Ditemukan Mati dengan Sirip Terpotong dan Kulit Terkelupas

Regional
Pemkab Sukoharjo Janjikan Tempat Tinggal untuk Keluarga yang Tinggal di Warung Angkringan

Pemkab Sukoharjo Janjikan Tempat Tinggal untuk Keluarga yang Tinggal di Warung Angkringan

Regional
Mantan Bupati Mamberamo Raya Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Mantan Bupati Mamberamo Raya Ditahan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19

Regional
Sudah Diizinkan PTM, Belasan Siswa Malah Bolos, Mengaku Diusir Guru karena Terlambat

Sudah Diizinkan PTM, Belasan Siswa Malah Bolos, Mengaku Diusir Guru karena Terlambat

Regional
Telat Bayar Uang Kos, Suami Istri dan 7 Anak Diusir: Saya Sampai Menangis Minta Waktu, tetapi...

Telat Bayar Uang Kos, Suami Istri dan 7 Anak Diusir: Saya Sampai Menangis Minta Waktu, tetapi...

Regional
Perjuangan Bocah SD Kayuh Sepeda 20 Km Bersama Sang Ibu, Bawa Pulang Trofi Kejuaraan Karate

Perjuangan Bocah SD Kayuh Sepeda 20 Km Bersama Sang Ibu, Bawa Pulang Trofi Kejuaraan Karate

Regional
Sidang Kasus Suap Bupati Muara Enim Nonaktif, Terungkap Uang Rp 1 M untuk Biaya Istri Maju Caleg dan THR

Sidang Kasus Suap Bupati Muara Enim Nonaktif, Terungkap Uang Rp 1 M untuk Biaya Istri Maju Caleg dan THR

Regional
Bupati Kediri Pamer Sekaligus 'Sambat' soal Kondisi Pariwisata ke Menteri Sandiaga Uno

Bupati Kediri Pamer Sekaligus "Sambat" soal Kondisi Pariwisata ke Menteri Sandiaga Uno

Regional
Hari Pertama Pembukaan Bioskop di Purwokerto, Penonton Masih Sepi

Hari Pertama Pembukaan Bioskop di Purwokerto, Penonton Masih Sepi

Regional
Terima Hadiah dari Santri di Aceh, Jokowi Balas dengan Berikan Sepeda

Terima Hadiah dari Santri di Aceh, Jokowi Balas dengan Berikan Sepeda

Regional
Ini Dugaan Penyebab Jalan dengan Anggaran Rp 3 Miliar Ambles di Pamekasan

Ini Dugaan Penyebab Jalan dengan Anggaran Rp 3 Miliar Ambles di Pamekasan

Regional
Warga Aceh: Banyak Tentara di Sini, Saya Pikir Ada Perang Lagi, Rupanya Pak Presiden Mau Datang

Warga Aceh: Banyak Tentara di Sini, Saya Pikir Ada Perang Lagi, Rupanya Pak Presiden Mau Datang

Regional
Wali Kota Madiun Izinkan Bioskop Kembali Buka, Begini Syaratnya...

Wali Kota Madiun Izinkan Bioskop Kembali Buka, Begini Syaratnya...

Regional
Polda Papua Barat Sebar Foto 11 DPO Terduga Penyerang Posramil Kisor

Polda Papua Barat Sebar Foto 11 DPO Terduga Penyerang Posramil Kisor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.