Tes Swab Acak di Perbatasan PurbaIingga, Pengemudi dari Luar Kota Ditemukan Positif Covid-19

Kompas.com - 10/07/2021, 19:06 WIB
Satgas Covid-19 melakukan operasi dan tes swab acak di tugu perbatasan Desa Jompo, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (10/7/2021). KOMPAS.COM/Dok Humas PolresSatgas Covid-19 melakukan operasi dan tes swab acak di tugu perbatasan Desa Jompo, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (10/7/2021).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Sebanyak tiga pengemudi kendaraan dari luar kota terkonfirmasi positif Covid-19 saat melakukan tes swab acak di tugu perbatasan Desa Jompo, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (10/7/2021).

Para pengemudi tersebut berasal dari Kabupaten Wonosobo, Pemalang dan Semarang.

Petugas telah melakukan kordinasi dengan dinas kesehatan setempat untuk para pengemudi yang terjaring razia oleh Satgas Covid-19 Purbalingga.

Baca juga: Beroperasi Saat Gerakan Purbalingga di Rumah Saja, Pabrik Rambut Palsu Ditutup, Buruh Dipulangkan

Kasat Lantas Polres Purbalingga, Ajun Komisaris Rizky Widyo Pratomo mengatakan, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Satgas Covid-19 melakukan operasi secara acak.

"Kegiatan penyekatan ini dilakukan secara rutin tidak hanya siang, namun melihat situasional ada pagi atau malam, mengingat kegiatan di dalam kota juga masih banyak bergabung dengan seluruh stakeholder di Kabupaten Purbalingga," katanya.

Baca juga: 9 Ruas Jalan di Purbalingga Ditutup Selama Gerakan 3 Hari di Rumah Saja, Ini Lokasinya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendaraan dengan pelat dari luar eks karesidenan Banyumas akan dicegat oleh petugas.

Para pengemudi kendaraan diminta menunjukkan dokumen sebagai syarat melakukan perjalanan seperti surat keterangan negatif swab antigen dan sertifikat vaksinasi.

 

Sedangkan bagi yang bekerja di sektor esensial atau kritikal wajib membawa surat keterangan dari kantor.

“Bagi pengemudi yang tidak dapat menunjukkan surat negatif antigen akan kami swab di lokasi, hasilnya ada tiga pengemudi yang positif rapid antigen,” ujarnya.

Selain itu, sedikitnya ada lima kendaraan yang tidak memenuhi dokumen perjalanan akhirnya diminta untuk putar balik.

Rizky menyebut, operasi yustisi semacam ini akan terus dilakukan hingga masa PPKM Darurat berakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.