Beroperasi Saat Gerakan Purbalingga di Rumah Saja, Pabrik Rambut Palsu Ditutup, Buruh Dipulangkan

Kompas.com - 10/07/2021, 17:05 WIB
Satgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga menutup paksa pabrik rambut palsu yang nekat beroperasi saat gerakan Purbalingga di Runah Saja, Sabtu (10/7/2021). KOMPAS.COM/MOHAMAD IQBAL FAHMISatgas Covid-19 Kabupaten Purbalingga menutup paksa pabrik rambut palsu yang nekat beroperasi saat gerakan Purbalingga di Runah Saja, Sabtu (10/7/2021).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menutup paksa sebuah pabrik yang bergerak industri rambut palsu pada Sabtu (10/7/2021).

Pabrik itu ditutup karena nekat beroperasi selama gerakan Purbalingga di Rumah Saja.

Baca juga: 9 Ruas Jalan di Purbalingga Ditutup Selama Gerakan 3 Hari di Rumah Saja, Ini Lokasinya

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga, Suroto mengatakan, ratusan buruh dipulangkan oleh petugas.

Suroto tak ambil pusing meski manajemen pabrik berdalih tetap beroperasi karena mengejar kuantitas produksi.

 

"Kita kasih waktu sampai pukul 11.00 WIB harus sudah tutup. Nanti jam 11.00 WIB akan kita cek lagi apakah sudah ditutup," kata Suroto di Purbalingga, Sabtu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Nomor Nomor 300/13002/2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menerapkan gerakan tiga hari di rumah saja mulai Jumat (9/7/2021) hingga Minggu (11/7/2021).

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengeluarkan kebijakan ini karena kasus Covid-19 terus meningkat beberapa hari terakhir.

Baca juga: Stok Oksigen di Surabaya Aman, tetapi Kekurangan Plasma Konvalesen

Hingga Kamis (8/7/2021), pasien Covid-19 yang dirawat mencapai 234 orang. Sementara yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 2.372 dan 430 meninggal.

Dalam surat tersebut, Pemkab secara tegas meminta masyarakat menutup pertokoan dan pabrik, kecuali sektor esensial.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Regional
Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Regional
Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

Regional
Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

Regional
Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Regional
Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Regional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Regional
73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

73 WN Australia Tinggalkan Bali dengan Pesawat Sewaan, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Sempat Kabur Usai Tipu Petani, Oknum Polisi di NTT Akhirnya Tertangkap

Regional
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Buru 4 DPO, Siapa Saja?

Regional
Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Heboh Napi Tanjung Gusta Diduga Dianiaya Sipir gara-gara Tak Setor Uang, Kalapas: Jelas Tidak Benar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.