Keselamatan Para Penghuni Panti Asuhan di Padang Terancam jika Tak Beri Setoran ke Preman

Kompas.com - 25/06/2021, 13:36 WIB
Panti Asuhan, Rumah Singgah dan Thafidz Jasmine Nabila Inayah di Jalan Sumatera Nomor E/7, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumbar.
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITAPanti Asuhan, Rumah Singgah dan Thafidz Jasmine Nabila Inayah di Jalan Sumatera Nomor E/7, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumbar.

KOMPAS.com - Sejumlah preman memalak penghuni Panti Rumah Singgah dan Thafidz Jasmine Nabila Inayah yang berlokasi di Ulak Karang Utara, Padang, Sumbar.

Dewi Melinda, pengelola panti asuhan mengatakan, pemalakan terjadi pada bulan puasa lalu, saat donatur datang mengantarkan bantuan ke panti.

Baca juga: Semua Bantuan dari Donatur Diambil Preman, Anak di Panti Asuhan Tak Dapat Apa-apa

"Iya benar, itu miskomunikasi saja. Ketika itu ada donatur mengantar bantuan. Saya bilang sebelumnya ada yang ngaku ketua pemuda ke sini, minta bagian. Saya bilang sama donatur bawa aja dulu bantuannya, sebab nanti bantuan ini diminta sama yang ngaku ketua pemuda," tutur Dewi, dikutip dari Tribunpadang, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Tak Mau Bayar, Jangan Salahkan Kami jika Terjadi Apa-apa di Panti Asuhan Ini

Donatur itu memberi tahu ke temannya ada dugaan pemalakan di panti sehingga informasi itu sampai ke pihak yang berwajib.

Ancaman

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aksi pemalakan ternyata bukan kali ini saja terjadi. Tahun lalu, pemalakan juga dilakukan para preman bahkan jumlah yang diambil lebih banyak.

Barang-barang yang diberikan donatur diambil hingga anak panti tidak mendapat bantuan.

 

"Kalau tahun sekarang, ada juga yang ngaku ketua pemuda, tapi saya tidak yakin, minta jatah juga. Kalau enggak dikasih, nanti dia tidak menjamin panti ini akan aman. Makanya saya kasih beberapa botol sirup, datang donatur diminta lagi," ungkap Dewi.

Pelaku ditangkap lalu dibebaskan

Tindakan para preman sampai ke telinga polisi. Kemudian pada Rabu (23/6/2021), dua pelaku berinsial A (39) dan AM (47) diamankan ke Mapolsek Padang Utara.

Namun, kedua pelaku dibebaskan karena korban tidak membuat laporan. 

"Korban tidak membuat laporan polisi. Sebelumnya korban meminta untuk tidak diviralkan, tapi terlanjur viral," kata Kapolsek Padang Utara AKP Nahri Sukra, Kamis (24/6/2021).

Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul: Panti Asuhan di Padang Dipalak Preman, Pengelola: Kalau Nggak Dikasih, Tak Jamin Panti Aman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Kematian Pengusaha yang Diduga Diperas Pejabat Polda Maluku

Polisi Selidiki Kematian Pengusaha yang Diduga Diperas Pejabat Polda Maluku

Regional
Makna Hari Santri Bagi Ganjar Pranowo: Kita Teladani Semangat Ulama dan Santri

Makna Hari Santri Bagi Ganjar Pranowo: Kita Teladani Semangat Ulama dan Santri

Regional
109 Obyek Wisata di Banyumas Sudah Buka, tapi Hanya 1 yang Punya QR Code PeduliLindungi

109 Obyek Wisata di Banyumas Sudah Buka, tapi Hanya 1 yang Punya QR Code PeduliLindungi

Regional
Wakil Ketua KPK Sebut 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Wakil Ketua KPK Sebut 86 Persen Koruptor Lulusan Perguruan Tinggi

Regional
Jual Binturong hingga Buaya Muara, Warga Semarang Ditangkap di Yogyakarta

Jual Binturong hingga Buaya Muara, Warga Semarang Ditangkap di Yogyakarta

Regional
Makna Tugu Santri yang Diresmikan Ridwan Kamil di Halaman Masjid Agung Karawang

Makna Tugu Santri yang Diresmikan Ridwan Kamil di Halaman Masjid Agung Karawang

Regional
Terima 17 Aduan Soal Pinjol, Kapolresta Solo: Ada yang Tiba-tiba Dikirimi Uang lalu Ditagih

Terima 17 Aduan Soal Pinjol, Kapolresta Solo: Ada yang Tiba-tiba Dikirimi Uang lalu Ditagih

Regional
Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Regional
Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Didatangi Petugas Tampak Sepi, Begitu Pintu Dibuka Paksa Banyak Barang Terlarang

Akal-akalan Tempat Hiburan Malam, Didatangi Petugas Tampak Sepi, Begitu Pintu Dibuka Paksa Banyak Barang Terlarang

Regional
Staf Khusus Wantannas Gadungan Tipu Warga Surabaya dan Jember, Korban Setor Rp 2 Miliar Demi Lolos Taruna Akpol

Staf Khusus Wantannas Gadungan Tipu Warga Surabaya dan Jember, Korban Setor Rp 2 Miliar Demi Lolos Taruna Akpol

Regional
Ditemukan Retakan Usai Gempa, Jalur Pendakian Gunung Abang Bali Ditutup Sementara

Ditemukan Retakan Usai Gempa, Jalur Pendakian Gunung Abang Bali Ditutup Sementara

Regional
Pengusaha Tempat Indekos Asal Sidoarjo Ditangkap karena Jual Ekstasi

Pengusaha Tempat Indekos Asal Sidoarjo Ditangkap karena Jual Ekstasi

Regional
Hari Santri, Ganjar Ngantor Pakai Sarung, ASN Jateng Wajib Berpakaian Ala Santri

Hari Santri, Ganjar Ngantor Pakai Sarung, ASN Jateng Wajib Berpakaian Ala Santri

Regional
Kasus Pembunuhan Gajah di Aceh, 5 Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Kasus Pembunuhan Gajah di Aceh, 5 Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Regional
Kantor Pinjol di Surabaya yang Digerebek Diduga Tak Berizin

Kantor Pinjol di Surabaya yang Digerebek Diduga Tak Berizin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.