Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2021, 18:48 WIB

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 4.224 anak dilaporkan positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jumlah tersebut merupakan total keseluruhan kumulatif dari awal Maret 2020 hingga 24 Juni 2021.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Adang Mulyana menyebutkan kasus infeksi Covid-19 pada anak semakin banyak dan terus meningkat.

Baca juga: PPKM Kabupaten Bogor Diperketat, Ada 17 Aturan Baru

"Total jumlah itu sampai 20 Juni, tapi sekarang juga masih ada penambahan, dan belum didata lagi," kata Adang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/6/2021).

Adang merinci, data kasus Covid-19 pada anak-anak tersebut terbagi menjadi dua kategori.

Untuk kategori balita atau anak berusia 0 hingga lima tahun, yaitu sebanyak 1.230 anak.

Sedangkan pada kategori anak berusia enam sampai 19 tahun sebanyak 2.994 anak.

Baca juga: RSUD Cibinong Bogor Kewalahan Tampung Pasien Covid-19, Bangun Tenda Darurat Depan IGD

"Ini juga sebanding dengan angka kesembuhannya yang tinggi. Tapi untuk kasus kematian kayaknya belum ada, karena imun anak-anak kan juga kuat," tuturnya.

Adang menjelaskan bahwa ribuan anak yang terpapar Covid-19 itu kebanyakan tertular dari orangtuanya yang tak taat protokol kesehatan (Prokes).

Faktor lainnya karena beraktivitas ke luar rumah bersama orangtuanya tanpa membersihkan diri ketika pulang ke rumah.

Hingga akhirnya transmisi Covid-19 langsung cepat menyebar di dalam rumah.

Kemungkinan anak tersebut  bisa terjangkit Covid-19 juga karena aktivitas di rumah itu bersama keluarganya.

Menurut Adang, sebanyak 50 persen orang dewasa dengan rata-rata usia 20 sampai 40 tahun telah menjadi sumber ribuan anak terpapar Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Situasi penularan ini, sambung dia, juga diperparah dengan meningkatnya keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di seluruh 29 rumah sakit rujukan Covid-19.

 

Pasien terus bertambah

Hingga kini, BOR tersebut hampir mencapai 100 persen atau tepatnya berada pada angka 93,75 persen.

Tingkat keterisian rumah sakit itu naik signifikan dalam tiga hari terakhir, yang sebelumnya hanya mencapai 88,24 persen.

"Faktornya anak terinfeksi Covid-19 ini banyak, salah satunya penularan klaster keluarga. Karena yang klaster ini yang masih banyak. Ditambah adanya lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran," ungkapnya.

Karena itu, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes baik di dalam atau di luar rumah. Sebab, transmisi Covid-19 tidak akan memandang usia.

Perlu diketahui, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor kembali mencatat rekor baru.

Data laporan kasus harian Covid-19 per hari ini (24/6/2021), terdapat 102 tambahan konfirmasi positif.

Penambahan kasus harian ini merupakan angka tertinggi selama beberapa pekan terakhir ini.

Dengan penambahan harian tersebut, kini angka kasus aktif Covid-19 menembus 779 pasien.

Dari jumlah tersebut, rincian total kasus Covid-19 secara kumulatif sebanyak 19.801 orang di Kabupaten Bogor.

Sementara itu, untuk angka kasus sembuh sebanyak 18.906 orang, kemudian ada 110 kasus yang dilaporkan meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2,4 Juta Sapi di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

2,4 Juta Sapi di Jateng Jadi Sasaran Vaksinasi PMK

Regional
Sopir Audi A6 Ditetapkan sebagai Tersangka Tabrak Lari Mahasiswa Cianjur

Sopir Audi A6 Ditetapkan sebagai Tersangka Tabrak Lari Mahasiswa Cianjur

Regional
Sindikat Perdagangan Imigran Rohingya di Aceh Ditangkap

Sindikat Perdagangan Imigran Rohingya di Aceh Ditangkap

Regional
4 Nama Kerajaan Islam di Pulau Sumatera, Ada Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

4 Nama Kerajaan Islam di Pulau Sumatera, Ada Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

Regional
Tangis Histeris Kasemi Diduga Jadi Korban Hipnotis, Emas 100 Gram dan Uang Rp 10 Juta Raib

Tangis Histeris Kasemi Diduga Jadi Korban Hipnotis, Emas 100 Gram dan Uang Rp 10 Juta Raib

Regional
Kadinsos Duga Banyak ODGJ dari Luar Daerah Dibuang ke Karawang

Kadinsos Duga Banyak ODGJ dari Luar Daerah Dibuang ke Karawang

Regional
Banjir Bandang di Sumbawa, 5 Kecamatan Terdampak

Banjir Bandang di Sumbawa, 5 Kecamatan Terdampak

Regional
Kapolres Manggarai Barat dan Bripka Samsul Berpelukan, Kasus Dugaan Penganiayaan Berakhir Damai

Kapolres Manggarai Barat dan Bripka Samsul Berpelukan, Kasus Dugaan Penganiayaan Berakhir Damai

Regional
Wanita di Palembang Mendadak Buka Baju Usai Ketahuan Mencopet

Wanita di Palembang Mendadak Buka Baju Usai Ketahuan Mencopet

Regional
Pernah Terjerat Kasus Korupsi, Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman Maju Jadi Calon Senator

Pernah Terjerat Kasus Korupsi, Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman Maju Jadi Calon Senator

Regional
Video TikTok Suami di Lampung Kurung Istri dan Anaknya yang Sakit di Dalam Rumah, Ini Penjelasan Polisi

Video TikTok Suami di Lampung Kurung Istri dan Anaknya yang Sakit di Dalam Rumah, Ini Penjelasan Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2023

Regional
BBM di Lembata NTT Langka, Harga Eceran Tembus Rp 25.000 Per Liter

BBM di Lembata NTT Langka, Harga Eceran Tembus Rp 25.000 Per Liter

Regional
Pria di NTT Tewas Tertimpa Alat Berat di Proyek Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Timor Leste

Pria di NTT Tewas Tertimpa Alat Berat di Proyek Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
Mengenal Suku Tidung: Pakaian Adat, Rumah Adat, dan Dayak

Mengenal Suku Tidung: Pakaian Adat, Rumah Adat, dan Dayak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.