Tak Pakai APD Saat Makan hingga Kelelahan, 100-an Nakes di Cianjur Kena Covid-19

Kompas.com - 24/06/2021, 11:07 WIB
Ilustrasi Tenaga Kesehatan Kota Tegal Tresno Setiadi/kompas.comIlustrasi Tenaga Kesehatan Kota Tegal

CIANJUR, KOMPAS.com – Dalam beberapa pekan terakhir jumlah tenaga kesehatan yang terpapar virus corona di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melonjak drastis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Irvan Nur Fauzi mengatakan, jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan.

Tenaga kesehatan yang terpapar itu bertugas di sejumlah puskesmas.

"Kalau ditambah jumlah nakes yang di rumah sakit, secara akumulatif jumlahnya bisa (ratusan)," kata Irvan kepada Kompas.com, Selasa (23/6/2021).

Baca juga: Baru 2 Persen Anggaran Insentif Nakes Sulsel yang Cair, Ini Alasan Plt Gubernur

Namun, menurut Irvan, angka tersebut dinilai wajar kendati tentu sangat tidak diharapkan.

"Tidak mudah untuk cegah Covid-19, apalagi nakes kan memang berkecimpung di situ sehingga mereka sangat berisiko tinggi," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Irvan menyebut, banyak faktor yang bisa membuat nakes terpapar, salah satunya bisa saat waktu senggang di luar jam kerja.

Baca juga: Di Cianjur, 1.081 Anak Terpapar Covid-19 dari Keluarga, Rata-rata Sembuh

Pasalnya, Irvan meyakini jika nakes senantiasa menjalankan protokol kesehatan yang ketat terutama saat bekerja dan berinteraksi dengan pasien.

"Memang ada waktunya lalai, saat makan, ngopi bareng, ngobrol atau di kendaraan. Merasa sama-sama tidak ada gejala, padahal tertutupi gejalanya," kata Irvan.

 

"Saya kira hal-hal yang detil harus kita perhatikan. Ke depan harus lebih taat lagi," katanya lagi.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Yusman Faisal menambahkan, masa periode pandemi yang panjang memengaruhi kondisi fisik dan psikis nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

Pasalnya, mereka harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat termasuk memakai alat pelindung diri (APD) saat bertugas.

"Melelahkan dan timbul kejenuhan sehingga di situlah celah masuk virus," ucap Yusman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.