Warga Batam Antusias Ikut Vaksinasi, Wakil Wali Kota: Ke Depan, Jadi Syarat Wajib Urus Dokumen

Kompas.com - 17/06/2021, 19:38 WIB
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. KOMPAS.com/HADI MAULANAWakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

BATAM, KOMPAS.com – Warga Kota Batam antusias ikut vaksinasi massal, salah satunya yang diadakan di Stadion Temenggung Abdul Jalal, sejak Rabu (16/06/2021) hingga Kamis (17/06/2021). 

Dalam dua hari pelaksanaan vaksinasi, stadion tersebut dipadati warga yang antusias ikut vaksinasi, bahkan kerumunan pun tak terhindarkan lantaran warga tidak mengindahkan protokol kesehatan (prokes) jaga jarak.  

 

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi yang juga merupakan Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Batam mengatakan, penyebab kerumunan ini lantaran ada aturan pemerintah yang menyebutkan warga terdaftar vaksin yang tak mau divaksin bisa dikenakan sanksi administratif. 

Baca juga: Guru yang Tak Mau Divaksin karena Takut atau Sengaja, Akan Kami Sanksi

Dalam PP nomor 14 tahun 2021 terkait pengadaan vaksin dan pelaksaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan corona virus disease, pada pasal 13 (a) disebutkan setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran peneriman vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti vaksin Covid-19 sebagaimana dimaksud dapat dikenakan sanksi administratif berupa penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial dan layanan administrasi pemerintah atau denda.

"Karena PP ini lah antusiasme masyarakat meningkat tajam. Seperti antrean yang mengular di stadion Temenggung Abdul Jalal selama beberapa hari ini," kata Didi kepada Kompas.com melalui telepon, Kamis (17/06/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Peserta Vaksinasi Massal di Mega Mall Batam Membeludak

Warga Batam taat vaksinasi, belum perlu penerapan sanksi administrasi

Dikonfirmasi secara terpisah, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebutkankan jika vaksinasi menjadi hal yang penting dilakukan warga, terutama bagi mereka yang masih menerima bantuan pemerintah. 

Amsakar menjelaskan upaya pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi tidak main-main, agar segera tercipta kekebalan komunal pada Agustus mendatang. 

"Ke depan vaksin menjadi persyaratan dalam berbagai hal. Seperti yang disampaikan pusat. Hampir semua bidang usaha dan perusahaan diwajibkan untuk mengikuti vaksinasi ini," ungkap Amsakar, dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (17/06/2021). 

Baca juga: 2.000 Vial Vaksin Tambahan untuk Batam Tertahan

 

Lebih jauh Amsakar mengatakan, Pemkot Batam belum sampai pada penerapan sanksi atau pemberlakuan PP terbaru yang menyebutkan vaksinasi menjadi salah satu syarat wajib untuk pengurusan dokumen pemerintahan.

"Belum sampai ke sana kami. Karena antusiasme warga cukup tinggi, sehingga belum perlu diterapkan sanksi atau hal seperti itu untuk saat ini," jelas Amsakar.

Kendati demikian jika diperlukan, sanksi administratif ini bisa saja diterapkan. Sebab aturan tersebut keluar untuk memacu semangat masyarakat untuk mau ikut vaksinasi.

Beruntung, lanjut Amsakar, warga Batam termasuk yang paling antusias menyukseskan vaksinasi ini.

"Sementara ini belum ada yang kami larang atau memberlakukan aturan tersebut. Kami masih percaya dan meyakini kesadaran masyarakat untuk ikut vaksin meskipun tanpa adanya aturan ini. Hal ini jelas terbukti dari pelaksanaan di banyak titik. Bahkan kita harus segera meminta vaksin ke provinsi agar bisa memenuhi permintaan warga yang ingin divaksin," pungkas Amsakar.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria di Klaten Curi Aki Motor

Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria di Klaten Curi Aki Motor

Regional
Wanita 25 Tahun yang Sempat Hilang di Kaltim Ternyata Dibunuh Sang Pacar

Wanita 25 Tahun yang Sempat Hilang di Kaltim Ternyata Dibunuh Sang Pacar

Regional
Tambah 2, Siswa SD Positif Covid-19 di Gunungkidul Jadi 7 Orang

Tambah 2, Siswa SD Positif Covid-19 di Gunungkidul Jadi 7 Orang

Regional
2 Siswa SMP Positif Covid-19, PTM Terbatas di Wonogiri Resmi Ditunda

2 Siswa SMP Positif Covid-19, PTM Terbatas di Wonogiri Resmi Ditunda

Regional
Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Regional
Negatif Covid-19, Ibu dan Bayi Laki-laki yang Dilahirkan di RSLI Surabaya Dijemput Keluarga

Negatif Covid-19, Ibu dan Bayi Laki-laki yang Dilahirkan di RSLI Surabaya Dijemput Keluarga

Regional
5 Warga Curi 2 Ton Kentang Food Estate, lalu Dijual ke Pasar, Ini Kronologinya

5 Warga Curi 2 Ton Kentang Food Estate, lalu Dijual ke Pasar, Ini Kronologinya

Regional
Longsor Membuat Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

Longsor Membuat Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Begini Kondisi Ghibran

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Begini Kondisi Ghibran

Regional
Pengakuan Pembentang Poster Saat Kunker Jokowi ke Cilacap: Saya Tidak Ditangkap

Pengakuan Pembentang Poster Saat Kunker Jokowi ke Cilacap: Saya Tidak Ditangkap

Regional
Kolaborasi Kompas Gramedia dan Kalbe Farma Hadirkan Vaksinasi untuk Warga

Kolaborasi Kompas Gramedia dan Kalbe Farma Hadirkan Vaksinasi untuk Warga

Regional
Buntut Penolakan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Menutup Kantor Desa

Buntut Penolakan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Menutup Kantor Desa

Regional
As Roda Patah, Suzuki Carry Tabrak Isuzu Panther di Ngawi, 6 Orang Terluka

As Roda Patah, Suzuki Carry Tabrak Isuzu Panther di Ngawi, 6 Orang Terluka

Regional
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tegal di Atas 90 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tegal di Atas 90 Persen

Regional
Mantri Hewan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sumsel

Mantri Hewan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.