Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Ibu Hamil Meninggal Setelah Melahirkan di Jalan, Motor Tersenggol Bus, Bayinya Ikut Meninggal

Kompas.com - 28/05/2021, 17:01 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - M (25), ibu hamil 7 bulan melahirkan prematur setelah kecelakaan di jalan penghubung antara Kabupaten Tanah Laut dengan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sayangnya setelah melahirkan, M kondisinya menurun dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut berawal saat M dibonceng suaminya menggunakan motor dan hendak ke Banjarmasin pada Kamis (27/5/2021) malam.

Baca juga: Ibu Hamil Tewas Setelah Tersenggol Minibus, Sempat Melahirkan di Jalan

Saat hendak menyalip sebuah mini bus, motor yang dikendarai M dan suaminya tersenggol mobi. Mereka berdua pun terpental ke badan jalan.

Setelah itu M yang sedang hamil 7 bulan langsung kontraksi dan tak lama kemudian dia melahirkan di tengah jalan.

Warga yang ada di lokasi kemudian membawa korban dan bayi merahnya ke Puskesmas Tambang Ulang untuk mendapatkan perawatan.

Sayangnya M yang mengalami pendarahan hebat tak bisa diselamatkan. Ia meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di puskesmas.

Baca juga: Tutupi Kehamilan, Pelajar Ini Mengaku Perutnya Besar Usai Operasi Usus Buntu, Melahirkan Sendiri di Kamar Mandi

Bayinya ikut meninggal

Ilustrasi bayi lahirPIXELS Ilustrasi bayi lahir
Keesokan harunya, sang bayi yang baru berumur 1 hari meninggal dunia di inkubator Puskesmas Tambang Ulang. Sementara suami M atau ayah bayi mengalami luka ringan di tangan dan kaki,

"Istri dan anaknya tidak bisa terselamatkan, sementara suaminya hanya mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki," jelas Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Taufiqurahman, Jumat (28/5/2021).

Ia mengatakan mobil yang menyenggol pasangan suami istri tersebut belum diketahui identitasnya.

Sementara itu jenazah M dan bayinya sudah diserahkan dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Baca juga: Seorang Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnya hingga Melahirkan Anak Kembar

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Andi Muhammad Haswar | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polwan Jayapura Ajar Mama-mama Buta Aksara di Jayapura melalui Program Gabus

Polwan Jayapura Ajar Mama-mama Buta Aksara di Jayapura melalui Program Gabus

Regional
PDI-P dan PKS Bertemu Bahas Pilkada Solo, Apakah Momen 14 Tahun Lalu Bakal Terulang?

PDI-P dan PKS Bertemu Bahas Pilkada Solo, Apakah Momen 14 Tahun Lalu Bakal Terulang?

Regional
3 WNI Jadi Tersangka Kasus Penyelundupan 2 WN China ke Australia

3 WNI Jadi Tersangka Kasus Penyelundupan 2 WN China ke Australia

Regional
Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Bangun Ketahanan Pangan Melalui Sekolah, Pemprov Sumsel dan BI Gencarkan Program GSMP Goes to School

Regional
Karyawan Minimarket di Tabalong Curi Uang Perusahaan Rp 60 Juta untuk Judi Online

Karyawan Minimarket di Tabalong Curi Uang Perusahaan Rp 60 Juta untuk Judi Online

Regional
PPDB SMAN/SMKN Jateng Dibuka Juni 2024, Berikut Jadwal dan Kuotanya

PPDB SMAN/SMKN Jateng Dibuka Juni 2024, Berikut Jadwal dan Kuotanya

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Diamankan, 70 Tanduk Kerbau Tanpa Dokumen di Bakauheni

Diamankan, 70 Tanduk Kerbau Tanpa Dokumen di Bakauheni

Regional
Tim SAR Gabungan Cari Pemancing yang Hilang di Pantai Pesisir Barat

Tim SAR Gabungan Cari Pemancing yang Hilang di Pantai Pesisir Barat

Regional
Jeritan Penyedia Bus Pariwisata, Setelah 'Dihajar' Pandemi, Kini Terdampak Larangan 'Study Tour'

Jeritan Penyedia Bus Pariwisata, Setelah "Dihajar" Pandemi, Kini Terdampak Larangan "Study Tour"

Regional
Survei Pilkada Sumut: Bobby Nasution Raih Elektabilitas Tertinggi

Survei Pilkada Sumut: Bobby Nasution Raih Elektabilitas Tertinggi

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Gunakan Badan Jalan, Lapak Pedagang di Pasar Lama Banjarmasin Dibongkar

Gunakan Badan Jalan, Lapak Pedagang di Pasar Lama Banjarmasin Dibongkar

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Rabu 29 Mei 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Regional
Seorang Kakek di Ngada NTT Tewas Dianiaya Saat Mengikuti Ritual Adat

Seorang Kakek di Ngada NTT Tewas Dianiaya Saat Mengikuti Ritual Adat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com