Pembersihan Material Longsor Selesai, Wisata Puncak Telomoyo Kembali Dibuka

Kompas.com - 24/05/2021, 17:44 WIB
Proses pembersihan material longsor di jalur menuju wisata Puncak Telomoyo. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAProses pembersihan material longsor di jalur menuju wisata Puncak Telomoyo.

UNGARAN, KOMPAS.com- Proses evakuasi dan pembersihan material longsor di objek wisata puncak Gunung Telomoyo di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah telah selesai dilakukan pada Senin (24/5/2021) siang.

Sebelumnya, longsor terjadi pada Minggu (23/5/2021) pukul 17.00 dan mengakibatkan 43 pengunjung terisolisasi.

Kepala Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Ahmad Nuri mengungkapkan wisata hanya tutup satu hari dan Selasa (25/5/2021) kembali buka.

"Untuk longsor sudah teratasi dan pembersihan sudah selesai. Wisata tutup satu hari besok sudah mulai buka," ujarnya di sela pembersihan material longsor, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Longsor di Puncak Telomoyo, 43 Pengunjung Terisolasi

Nuri mengungkapkan sebagai antisipasi agar longsor tidak terulang di jalur wisata, akan dilakukan penanaman.

"Dalam waktu dekat kita akan adakan penanaman kembali masyarakat bersama Perhutani. Ada akar wangi dan pohon-pohon yang lain," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Camat Ngablak Kabupaten Magelang Imam Wisnu Kusuma mengungkapkan longsor terjadi karena hujan sangat deras.

Petugas BPBD Kabupaten Semarang, relawan, dan warga melakukan evakuasi di puncak Telomoyo.KOMPAS.com/ist Petugas BPBD Kabupaten Semarang, relawan, dan warga melakukan evakuasi di puncak Telomoyo.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi ini menjadi peringatan bersama agar semua pihak berhati-hati. Total ada 57 orang yang terisolasi dan kebanyakan adalah pedagang yang biasa berjualan di area tersebut," ungkapnya.

Imam mengungkapkan, setelah ada evakuasi dan pembersihan maka jalur kembali normal dan sudah bisa dilalui.

"Terpenting adalah saat ini meningkatkan kewaspadaan saat berada di alam terbuka," paparnya.

Baca juga: Risma Datangi Lokasi Longsor PLTA Batang Toru yang Menyebabkan 13 Korban Jiwa

Sebelumnya diberitakan, bencana tanah longsor terjadi di jalur wisata puncak Gunung Telomoyo.

Sebanyak 43 pengunjung sempat terisolasi akibat kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan longsor tersebut terjadi Minggu (23/5/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Lokal di Daop 9 Jember Beroperasi Kembali, Ini Syaratnya...

Kereta Api Lokal di Daop 9 Jember Beroperasi Kembali, Ini Syaratnya...

Regional
TNI Temukan Pakaian Bekas dari Timor Leste Disembunyikan Dalam Ranting, Hendak Diselundupkan ke Indonesia

TNI Temukan Pakaian Bekas dari Timor Leste Disembunyikan Dalam Ranting, Hendak Diselundupkan ke Indonesia

Regional
Fakta Perampokan Toko Emas di Bandung, Berawal Komplain Pemasangan CCTV, 1 Pelaku Ditangkap

Fakta Perampokan Toko Emas di Bandung, Berawal Komplain Pemasangan CCTV, 1 Pelaku Ditangkap

Regional
Warga Demo di Balai Kota Malang, Tuntut Rombongan Wali Kota yang Gowes ke Pantai Disanksi

Warga Demo di Balai Kota Malang, Tuntut Rombongan Wali Kota yang Gowes ke Pantai Disanksi

Regional
Warga Kuta Tolak Kebijakan Ganjil Genap, Minta Dibatalkan karena Dianggap Merugikan

Warga Kuta Tolak Kebijakan Ganjil Genap, Minta Dibatalkan karena Dianggap Merugikan

Regional
Hendak Belanja ke Pasar, Pedagang Ikan Dirampok 4 Pelaku Bersenjata Tajam, Polisi: Mereka Masih Muda

Hendak Belanja ke Pasar, Pedagang Ikan Dirampok 4 Pelaku Bersenjata Tajam, Polisi: Mereka Masih Muda

Regional
Penghasilan Kurang, Pemilik Kos di Mataram Nekat Buka Kantin Sabu, Penghuni Kamar Jadi Pembelinya

Penghasilan Kurang, Pemilik Kos di Mataram Nekat Buka Kantin Sabu, Penghuni Kamar Jadi Pembelinya

Regional
Banjir Bandang di Minahasa Tenggara, 80 Rumah Rusak dan 1 Korban Hanyut Belum Ditemukan

Banjir Bandang di Minahasa Tenggara, 80 Rumah Rusak dan 1 Korban Hanyut Belum Ditemukan

Regional
Akhirnya, Kota Medan Keluar dari PPKM Level 4, Walkot Bobby: Tidak Boleh Euforia

Akhirnya, Kota Medan Keluar dari PPKM Level 4, Walkot Bobby: Tidak Boleh Euforia

Regional
Video Ikan Teri Berkumpul di Tepi Pantai Viral, Ini Kata Dinas Kelautan dan Perikanan DIY

Video Ikan Teri Berkumpul di Tepi Pantai Viral, Ini Kata Dinas Kelautan dan Perikanan DIY

Regional
Alasan Capaian Vaksinasi di Serang Rendah hingga Disorot Jokowi: Kurang Vaksinator

Alasan Capaian Vaksinasi di Serang Rendah hingga Disorot Jokowi: Kurang Vaksinator

Regional
Capaian Vaksinasi di 4 Daerah Penyelenggara PON XX Papua Belum Penuhi Target

Capaian Vaksinasi di 4 Daerah Penyelenggara PON XX Papua Belum Penuhi Target

Regional
Wakil Ketua MPR: Kami Minta dengan Hormat, Pengabdian Guru Honorer Dianggap, Loloskan PPPK Tanpa Tes

Wakil Ketua MPR: Kami Minta dengan Hormat, Pengabdian Guru Honorer Dianggap, Loloskan PPPK Tanpa Tes

Regional
Agar Warga Tertarik Ikut Vaksinasi, Universitas Bangka Belitung Sediakan Beras 5 Kg hingga 'Doorprize' Motor

Agar Warga Tertarik Ikut Vaksinasi, Universitas Bangka Belitung Sediakan Beras 5 Kg hingga "Doorprize" Motor

Regional
Vaksinasi Covid-19 Baru 36 Persen, Kabupaten Magetan Kembali PPKM Level 3

Vaksinasi Covid-19 Baru 36 Persen, Kabupaten Magetan Kembali PPKM Level 3

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.