Dua Gempa Guncang Banten, Warga: Kami di Pantai Berlarian Panik, Takut Tsunami

Kompas.com - 23/05/2021, 14:10 WIB
Ilustrasi gempa ShutterstockIlustrasi gempa

SERANG, KOMPAS.com - Dua gempa bumi mengguncang wilayah Banten dalam rentang waktu dua menit, pada Minggu (23/5/2021).

Gempa bumi magnitudo 5,4 mengguncang Pandeglang, Banten dan sekitarnya pada pukul 10.50 WIB, Minggu (23/5/2021).

Dua menit sebelumnya atau pada pukul 10.48 WIB, terjadi gempa bumi magnitudo 5,0.

Baca juga: Dua Gempa Guncang Banten dalam 2 Menit, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Berlarian panik

Fatimatuzahra warga Sumur, Pandeglang mengaku merasakan ada gempa sebanyak dua kali dalam waktu berdekatan. Ketika itu, dirinya sedang berada di pinggir pantai.

Karena khawatir terjadi tsunami, dia dan warga lainnya sempat berlarian panik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi nya panik, karena memang lagi di pantai takut tsunami. Liat pengunjung yang lain juga panik pada lari, yang lagi renang dan main air juga," kata Fatima saat dihubungi Kompas.com.

Setelah adanya informasi dari BMKG bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami, warga akhirnya tenang dan melanjutkan aktivitasnya.

Baca juga: Ada Kaki di Atas Kepala Saya, Ditarik Diam Saja, Saya Kira Sudah Meninggal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takut Jarum Suntik, 2 Napi di Lapas Purwokerto Menangis Saat Akan Divaksin

Takut Jarum Suntik, 2 Napi di Lapas Purwokerto Menangis Saat Akan Divaksin

Regional
Fakta Baru Kasus Oknum TNI Aniaya Pelajar, Kepala DP3A: Korban Tidak Bisa Duduk dan Hanya Tidur Saja

Fakta Baru Kasus Oknum TNI Aniaya Pelajar, Kepala DP3A: Korban Tidak Bisa Duduk dan Hanya Tidur Saja

Regional
Nelayan Temukan 2 ABK yang Tenggelam di Banyuwangi, 4 Masih Hilang

Nelayan Temukan 2 ABK yang Tenggelam di Banyuwangi, 4 Masih Hilang

Regional
Beredar Foto Bilyet Giro Rp 2 Triliun, Ini Klarifikasi Polda Sumsel

Beredar Foto Bilyet Giro Rp 2 Triliun, Ini Klarifikasi Polda Sumsel

Regional
Saat ODGJ Jadi Sasaran Vaksinasi di Banyuwangi, Psikolog Dilibatkan

Saat ODGJ Jadi Sasaran Vaksinasi di Banyuwangi, Psikolog Dilibatkan

Regional
Impian Apriyani Rahayu Jadi Pebulutangkis Didukung Penuh oleh Mendiang Ibu

Impian Apriyani Rahayu Jadi Pebulutangkis Didukung Penuh oleh Mendiang Ibu

Regional
Mengenal Bilyet Giro Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio

Mengenal Bilyet Giro Sumbangan Rp 2 Triliun dari Anak Akidi Tio

Regional
Banjir dan Longsor di Ende, 1 Tewas, Gereja dan Sekolah Rusak

Banjir dan Longsor di Ende, 1 Tewas, Gereja dan Sekolah Rusak

Regional
RSUD Buleleng Penuh, Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di IGD hingga Lorong RS

RSUD Buleleng Penuh, Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di IGD hingga Lorong RS

Regional
PPKM Level 4 di Belitung Diperpanjang, Ini Aturannya

PPKM Level 4 di Belitung Diperpanjang, Ini Aturannya

Regional
Motornya Digadai tapi Mengaku Dibegal, 2 Orang Ditangkap Polisi

Motornya Digadai tapi Mengaku Dibegal, 2 Orang Ditangkap Polisi

Regional
Korban Gendam Bermodus Bansos, Nenek di Gunungkidul Kehilangan Cincin Rp 2 Juta

Korban Gendam Bermodus Bansos, Nenek di Gunungkidul Kehilangan Cincin Rp 2 Juta

Regional
Ini yang Dipersoalkan Polisi Terkait Uang Rp 2 Triliun dari Akidi Tio

Ini yang Dipersoalkan Polisi Terkait Uang Rp 2 Triliun dari Akidi Tio

Regional
Pelajar SMA Korban Penganiayaan Oknum TNI Terbaring di RS, Alami Cedera Tulang Belakang

Pelajar SMA Korban Penganiayaan Oknum TNI Terbaring di RS, Alami Cedera Tulang Belakang

Regional
Oknum Perawat Pemalsu Surat Hasil Rapid Test Antigen Ditangkap

Oknum Perawat Pemalsu Surat Hasil Rapid Test Antigen Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X