"Ada Kaki di Atas Kepala Saya, Ditarik Diam Saja, Saya Kira Sudah Meninggal"

Kompas.com - 21/05/2021, 07:47 WIB
Foto:Aipda Joel Bolang, anggota Polair Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), saat menyelamatkan Leonard Lemeheriwa (11) Dokumen Polda NTTFoto:Aipda Joel Bolang, anggota Polair Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), saat menyelamatkan Leonard Lemeheriwa (11)

KOMPAS.com - Tak heran jika Aipda Joel Bolang, anggota Direktorat Polair Polda NTT, dianggap sebagai malaikat oleh Leonard Laimeheriwa (11), bocah yang hanyut dan hilang seharian di Kupang.

Joel berhasil menemukan Leonard yang berpegangan pada akar pohon dan menyelamatkannya keluar dari goa.

Aksi penyelamatan itu dilakukan dengan tidak mudah karena keberadaan Leonard sulit dijangkau.

Joel menceritakan, dirinya mendapat perintah langsung dari Dirpolair Polda NTT untuk segera ke Sungai Bileno, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, untuk melakukan pencarian terhadap bocah hanyut, Minggu (16/5/2021) malam.

Baca juga: Menyelam 20 Menit, Aksi Heroik Aipda Joel Selamatkan Siswa SD yang Tenggelam dan Hilang Sehari di Sungai

Aipda Joel bersama dua orang rekan penyelam membawa peralatan seperlunya dan tiba di lokasi pada Senin (17/5/2021) sekitar pukul 03.00 Wita.

Setelah matahari terbit, polisi dan Basarnas melakukan penyelaman, tetapi terkendala arus deras dan jarak pandang yang terbatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Setelah melakukan survei terhadap medan, tiga kali kami melakukan penyelaman, namun gagal karena arus sungai dan juga jarak pandang terbatas cuma satu jengkal tangan," kata Joel saat berkunjung di rumah Leonard, Rabu (19/5/2021).

"Kami pun berusaha mencari apakah ada ruangan di bawah air terjun. Setelah melakukan penyelaman yang keempat kalinya saya sendiri yang berhasil melewati arus yang besar dan berupaya mencari kemungkinan adanya ruangan dimanfaatkan oleh korban atau tersangkut di celah-celah batu tersebut," sambungnya.

Baca juga: Leonard Kisahkan 20 Jam Berada dalam Kondisi Antara Hidup dan Mati, Diselamatkan Aipda Joel dan Kini Ingin Jadi Polisi

Menyelam dua meter di dalam goa, Joel kemudian melihat ada kaki di atas kepalanya yang dia kira adalah kaki kawannya.

Ternyata kaki tersebut adalah kaki Leonard yang sedang berpegangan pada akar pohon.

“Saat saya tarik kakinya, tapi diam saja tidak ada respons. Dalam hati saya bilang ini pasti korban yang sudah meninggal. Saya mencoba menarik sekali lagi kaki tersebut, tiba-tiba ada gerakan, sehingga saya langsung senang karena ternyata korbannya masih hidup," kata Joel.

Baca juga: Wakil Gubernur Papua Meninggal Dunia di RS Abdi Waluyo Menteng, Ini Kata Sekda

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan di Medsos Berujung Tawuran, Sejumlah Remaja Putri Diamankan Polisi

Unggahan di Medsos Berujung Tawuran, Sejumlah Remaja Putri Diamankan Polisi

Regional
Masih Ada Guru Honorer Terima Rp 200.000 Sebulan, DPRD Magetan Siapkan Raperda Perlindungan Guru

Masih Ada Guru Honorer Terima Rp 200.000 Sebulan, DPRD Magetan Siapkan Raperda Perlindungan Guru

Regional
Gelagat Aneh Suami di Kota Malang Setelah Istrinya Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Serahkan Jaket ke ODGJ

Gelagat Aneh Suami di Kota Malang Setelah Istrinya Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Serahkan Jaket ke ODGJ

Regional
Karawang Jadi Primadona Investasi, Diklaim Punya Paket Komplit yang Menarik Minat Investor

Karawang Jadi Primadona Investasi, Diklaim Punya Paket Komplit yang Menarik Minat Investor

Regional
Lambatnya Koneksi Internet Ganggu Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

Lambatnya Koneksi Internet Ganggu Vaksinasi Covid-19 di Yogyakarta

Regional
Jual Ribuan Kosmetik Ilegal, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi

Jual Ribuan Kosmetik Ilegal, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi

Regional
Heboh Video Preman Tantang Polisi Saat Pungli di Pasar Sambu Medan, Kapolsek: Terlalu Arogan

Heboh Video Preman Tantang Polisi Saat Pungli di Pasar Sambu Medan, Kapolsek: Terlalu Arogan

Regional
Polisi Ini Rela Sisihkan Gaji untuk Bantu Pengobatan Anak Penderita Tukak Lambung

Polisi Ini Rela Sisihkan Gaji untuk Bantu Pengobatan Anak Penderita Tukak Lambung

Regional
Cerita Juru Parkir di Magetan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Sekarang Jadi Percaya Diri...

Cerita Juru Parkir di Magetan Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Sekarang Jadi Percaya Diri...

Regional
Ahli Waris Bongkar 15 Makam Covid-19 di Padang, gara-garab Hasil Swab Jenazah Ternyata Negatif

Ahli Waris Bongkar 15 Makam Covid-19 di Padang, gara-garab Hasil Swab Jenazah Ternyata Negatif

Regional
Gelaran Liga 2 2021 di Stadion Manahan Solo Berlangsung Tanpa Penonton

Gelaran Liga 2 2021 di Stadion Manahan Solo Berlangsung Tanpa Penonton

Regional
Bupati Blora Lantik 5 Pejabat Eselon II di Sekitar Gunungan Sampah

Bupati Blora Lantik 5 Pejabat Eselon II di Sekitar Gunungan Sampah

Regional
Patung Bung Karno Setinggi 8 Meter Dibangun di Buleleng Bali, Bakal Jadi Destinasi Wisata Nasional

Patung Bung Karno Setinggi 8 Meter Dibangun di Buleleng Bali, Bakal Jadi Destinasi Wisata Nasional

Regional
Cerita Pencari Suaka Asal Afghanistan, Stres 8 Tahun hanya Makan Tidur, Sampai Coba Bunuh Diri

Cerita Pencari Suaka Asal Afghanistan, Stres 8 Tahun hanya Makan Tidur, Sampai Coba Bunuh Diri

Regional
Dua Guru Positif Covid-19, PTM 2 SD di Tasikmalaya Dihentikan Sementara

Dua Guru Positif Covid-19, PTM 2 SD di Tasikmalaya Dihentikan Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.