Cerita Warga Ramai-ramai Kaya Mendadak di Takalar, Terima Rp 5 Miliar hingga Beli Motor dan Mobil Sekaligus

Kompas.com - 23/05/2021, 09:22 WIB
Seorang warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan memperlihatkan mobil baru yang baru dibelinya usai menerima uang tunai ratusan juta dari proyek pembebasan lahan Bendungan Pammukulu. Rabu, (19/5/2021). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Seorang warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan memperlihatkan mobil baru yang baru dibelinya usai menerima uang tunai ratusan juta dari proyek pembebasan lahan Bendungan Pammukulu. Rabu, (19/5/2021).

KOMPAS.com - Sejumlah warga Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mendapat rezeki melimpah dari ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Pamukkulu.

Dari pantauan Kompas.com, rata-rata warga menerima uang pembebasan lahan itu sebesar ratusan juta hingga miliaran.

Salah satu warga bernama Harlina (21) mengaku dirinya mendapat uang Rp sekitar 1 miliar. Sayangnya, dirinya mengakui belum punya rencana terhadap uang sebanyak itu.

"Saya terima satu miliar lebih dan saat terima uang saya langsung beli mobil dan dua unit motor karena bingung juga uang sebanyak ini mau diapakan," katanya, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Kronologi Kebocoran Selang Tabung Gas di Mal Purwokerto, Berawal Pesanan Mie dan 4 Pegawai Alami Terluka

Beli motor dan mobil

Sejumlah marketing salah satu dealer mobil tengah memasuki perkampungan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang mendadak kaya raya usai warganya menerima pembebasan lahan proyek bendungan Pammukuku. Kamis, (20/5/2021).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Sejumlah marketing salah satu dealer mobil tengah memasuki perkampungan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan yang mendadak kaya raya usai warganya menerima pembebasan lahan proyek bendungan Pammukuku. Kamis, (20/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, salah satu warga bernama Jamaris (35), mengaku mendapat uang Rp 800 juta.

Dirinya saat itu segera membeli mobil dan motor. Saat Kompas.com datang menemui di rumahnya, tampak Jamaris memamerkan mobil yang baru dia beli tiga hari lalu.

"Alhamdulillah saya terima Rp 800 juta lebih dan langsung beli mobil ini dan ada juga satu unit motor. Selain mobil, saya juga sudah beli lahan untuk tempat tinggal baru," kata Jamaris.

Selain kendaraan, sejumlah warga juga membeli lahan untuk rumah baru. Pasalnya, rumah yang ditempati warga saat ini akan ditenggelamkan untuk bendungan.  

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi di Banjarmasin Rendah karena Distribusi dari Pusat Terlambat

Capaian Vaksinasi di Banjarmasin Rendah karena Distribusi dari Pusat Terlambat

Regional
Tegaskan Fokus Tangani Pandemi, Ganjar: Cerita Nyapres Sudah Ditentukan Partai

Tegaskan Fokus Tangani Pandemi, Ganjar: Cerita Nyapres Sudah Ditentukan Partai

Regional
Cerita Pelajar SMP Jadi Peternak Kelinci, Hasilkan Jutaan Rupiah di Sela Belajar Daring

Cerita Pelajar SMP Jadi Peternak Kelinci, Hasilkan Jutaan Rupiah di Sela Belajar Daring

Regional
Tolak Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Tawarkan 2 Tempat Alternatif di Nagekeo

Tolak Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Tawarkan 2 Tempat Alternatif di Nagekeo

Regional
Makassar Jadi Zona Kuning Covid-19, PPKM Turun ke Level 2

Makassar Jadi Zona Kuning Covid-19, PPKM Turun ke Level 2

Regional
Gelapkan Uang Rp 700 Juta, Karyawan Koperasi di Kebumen Ditangkap

Gelapkan Uang Rp 700 Juta, Karyawan Koperasi di Kebumen Ditangkap

Regional
Kisah Buruh Sadap Karet Emun, Belasan Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Akhirnya Dapat Bantuan Rumah Layak Huni

Kisah Buruh Sadap Karet Emun, Belasan Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Akhirnya Dapat Bantuan Rumah Layak Huni

Regional
Cerita Mereka yang Kuliah di Usia 16 Tahun, Ikut Kelas Akselerasi hingga Masuk SD di Umur 5 Tahun

Cerita Mereka yang Kuliah di Usia 16 Tahun, Ikut Kelas Akselerasi hingga Masuk SD di Umur 5 Tahun

Regional
Hendak Melahirkan, Rosidatul Ditandu Lewat Jalur Curam gara-gara Jembatan Dibongkar, Ini Kisahnya

Hendak Melahirkan, Rosidatul Ditandu Lewat Jalur Curam gara-gara Jembatan Dibongkar, Ini Kisahnya

Regional
Ibu di Jepara Tewas Dianiaya Anaknya, Pelaku Sakit Hati Usai Ditegur Jangan Malas-malasan

Ibu di Jepara Tewas Dianiaya Anaknya, Pelaku Sakit Hati Usai Ditegur Jangan Malas-malasan

Regional
Profil Wahidin Halim

Profil Wahidin Halim

Regional
[POPULER NUSANTARA] Paiman Terima Rp 6 M dari Ganti Untung Proyek Tol | Teller Bank Curi Uang Nasabah hingga Rp 1,2 Miliar

[POPULER NUSANTARA] Paiman Terima Rp 6 M dari Ganti Untung Proyek Tol | Teller Bank Curi Uang Nasabah hingga Rp 1,2 Miliar

Regional
Capaian Vaksinasi Belum 50 Persen Jadi sebab Kota Banjarmasin Masih PPKM Level 4

Capaian Vaksinasi Belum 50 Persen Jadi sebab Kota Banjarmasin Masih PPKM Level 4

Regional
Berlaku Mulai 25 September, Ini Daftar Titik Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta

Berlaku Mulai 25 September, Ini Daftar Titik Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta

Regional
Teka-teki Sumber Mata Air Sendang Kuncen yang Ditelusuri BPCB Jatim, Disebut sebagai Tempat Prabu Brawijaya Membuat Keris

Teka-teki Sumber Mata Air Sendang Kuncen yang Ditelusuri BPCB Jatim, Disebut sebagai Tempat Prabu Brawijaya Membuat Keris

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.