Satu Korban KM Wicly Tenggelam di Jambi Ditemukan Tewas, Pencarian Diperluas

Kompas.com - 23/05/2021, 09:55 WIB
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian 7 penumpang korban kapal tenggelam dengan memperluas area penyisiran sampai 100 KM persegi di perairan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Dok Basarnas JambiTim SAR gabungan terus melakukan pencarian 7 penumpang korban kapal tenggelam dengan memperluas area penyisiran sampai 100 KM persegi di perairan Kabupaten Tanjung Jabung Timur

JAMBI, KOMPAS.com - Satu korban Kapal Motor (KM) Wicly Jaya Sakti yang tenggelam di perairan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, ditemukan tewas.

Korban inisial NM berjenis kelamin perempuan berusia 30 tahun. Sementara tujuh korban lainnya masih dalam pencarian petugas.

"Satu orang sudah ditemukan nelayan dan dibawa ke Desa Sungai Sayang, tim gabungan langsung melakukan evakuasi malam tadi," kata Humas Basarnas Jambi Luthfi Mulyawan saat dihubungi wartawan, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: KM Wicly Jaya Sakti Tenggelam Diterjang Ombak di Jambi, 8 Penumpang Hilang

Lutfi menuturkan, pencarian masih terus dilanjutkan dengan mengerahkan petugas gabungan dari Basarnas, Polairud, TNI, Forum Nelayan dan Dishub.

"Ada sekitar 100 personel yang dibagi tiga regu untuk menyisir 100 kilometer persegi dari titik kapal tenggelam. Sekarang sedang melakukan pencarian di titik kapal tenggelam," kata Lutfi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikatakan Lutfi, seluruh badan KM Wicly Jaya tenggelam di kedalaman sekitar 10 meter. 

"Cuaca masih sama seperti kemarin, masih berkabut disertai hujan ringan. Lalu keadaan gelombang lebih dari 1 meter," kata Lutfi.

Baca juga: Tenggelam di Samudra Hindia, 20 ABK KM Bandar Nelayan Dievakuasi ke Bali

Diberitakan sebelumnya, Basarnas Jambi menyebutkan delapan penumpang Kapal Motor (KM) Wicly Jaya Sakti yang tenggelam di perairan Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, masih belum ditemukan.

Sementara 18 orang lainnya berhasil diselamatkan dan dibawa ke kampung laut.

"Kapal tenggelam karena diduga terbelah setelah dihantam ombak besar," kata Kepala Basarnas Jambi Al Hussain kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021).

Saat melakukan evakuasi, kata Hussain, cuaca di koordinat kapal tenggelam sedang hujan ringan, berkabut dan ketinggian gelombang sekitar 0,5 sampai 1,25 meter.

"Delapan orang sisanya masih terus kita lakukan pencarian," kata Hussain.

Dia menambahkan, KM Wicly Jaya Sakti berangkat dari Nipah Panjang hendak menuju Dabo Singkep sekitar pukul 05.30 WIB. Ketika di perjalanan kapal pecah dihantam gelombang.

"Ketika kapal tenggelam sudah mendekati malam. Sehingga pencarian akan dilanjutkan pada esoknya," tutup Hussain.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Ada 4 Anak di Bantul Jadi Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Bantu Pasokan Oksigen Jateng, KRI Dr Soeharso Bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Anggota Polri dan Balita di Babel Tercatat Jadi Penerima BST Kemensos

Regional
Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Korik: Jangan seperti Saya, Tidak Semudah yang Dibayangkan

Regional
Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Pemkot Pontianak Rencanakan Potong Pajak Pelaku Usaha yang Taat Prokes Covid-19

Regional
Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Uang Insentif Total Rp 5 Miliar untuk Nakes di Kota Madiun Mulai Cair Hari Ini

Regional
Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Regional
Komplotan Pencuri Ini Sembelih Sapi Curian di Lokasi, Tinggalkan Tulang hingga Jeroan

Komplotan Pencuri Ini Sembelih Sapi Curian di Lokasi, Tinggalkan Tulang hingga Jeroan

Regional
Kasus Varian Delta Terdeteksi di Grobogan, 2 Warga Terpapar

Kasus Varian Delta Terdeteksi di Grobogan, 2 Warga Terpapar

Regional
Warga Perbatasan RI-Timor Leste Takut Berobat ke RS, TNI Beri Layanan Kesehatan Keliling

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Takut Berobat ke RS, TNI Beri Layanan Kesehatan Keliling

Regional
Bawa Jenazah ke Kantor Wali Kota Batam, Ini Tuntutan Pedagang

Bawa Jenazah ke Kantor Wali Kota Batam, Ini Tuntutan Pedagang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X