1.341 Jiwa Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Kabupaten Bogor

Kompas.com - 18/05/2021, 22:06 WIB
Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor melanda 7 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu-Senin (15-17/5/2021). Dok. BPBD Kabupaten BogorBencana alam berupa banjir dan tanah longsor melanda 7 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu-Senin (15-17/5/2021).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bencana banjir dan tanah longsor melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, terdapat 1.341 jiwa dari 398 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana alam tersebut.

Jumlah tersebut terangkum dari delapan desa yang terdiri 11 RT di seluruh kecamatan yang dilanda bencana longsor dan banjir.

"Rekapitulasi data update malam ini total ada 1.341 jiwa di 7 kecamatan yang terdampak bencana longsor dan banjir," kata Sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo dalam keterangannya kepada Kompas.com, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Senin Malam 3 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Bogor, 9 Rumah Rusak

Budi mengatakan, bencana longsor terjadi di Kecamatan Pamijahan, Ciawi, Cibinong, dan Tamansari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara untuk titik banjir terjadi di Kecamatan Parung Panjang, Rumpin dan Kecamatan Cigudeg. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Bencana ini rata-rata terjadi pada malam hari karena saat itu hujannya deras dan cukup lama. Total ada 9 bencana di 7 kecamatan itu. Jadi ada kecamatan yang dilanda longsor dan banjir sekaligus di beberapa desa," ujarnya.

Meskipun hujan sudah reda pada pagi harinya, air bercampur lumpur sisa banjir itu masih menggenangi rumah-rumah warga.

Baca juga: Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Alhasil, rumah mereka ikut terancam sehingga sejumlah keluarga terpaksa memilih mengungsi ke tetangga dan saudara.

"Karena hujan itu aliran kali Cidangder meluap hingga membuat tanggung jebol masuk ke pemukiman. Sedangkan longsor ini karena struktur bangunannya, banyak yang tidak pakai tulang ditambah hujan deras malam itu," imbuh dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
Sepanjang Juni 2021, 23 Jenazah di Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19

Sepanjang Juni 2021, 23 Jenazah di Sleman Dimakamkan dengan Prokes Covid-19

Regional
Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Gali Pasir Timah pada Malam Hari, 6 Penambang Tertimbun Longsor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X