Sabtu Siang, Polisi Tutup Jalur Menuju Puncak dari Cianjur

Kompas.com - 15/05/2021, 14:12 WIB
Petugas menutup sementara jalur menuju Puncak-Cianjur, Jawa Barat, sebagai upaya antisipasi macet total di kawasan puncak, seiring tingginya volume kendaraan, Sabtu (15/5/2021). ANTARA(Ahmad FikriPetugas menutup sementara jalur menuju Puncak-Cianjur, Jawa Barat, sebagai upaya antisipasi macet total di kawasan puncak, seiring tingginya volume kendaraan, Sabtu (15/5/2021).

CIANJUR, KOMPAS.com - Polres Cianjur, Jawa Barat, menutup jalur menuju Puncak-Cipanas mulai dari bundaran Tugu Lampu Gentur By Pass-Cianjur.

Penutupan dilakukan untuk antisipasi macet total seiring tingginya volume kendaraan wisatawan.

Pengendara tujuan Bogor diarahkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

KBO Lantas Polres Cianjur Iptu Yudistira mengatakan, rekayasa penutupan arus menuju Puncak-Cipanas bersifat situasional.

Pasalnya hingga Sabtu (15/5/2021) siang, volume kendaraan meningkat di kawasan Puncak menuju Cianjur.

Sehingga diberlakukan penutupan arus dari Cianjur menuju Puncak-Cipanas.

"Sifatnya situasional ketika terjadi lonjakan arus di jalur utama Puncak, kita lakukan sejumlah rekayasa termasuk penutupan jalur sementara. Menjelang siang volume kendaraan di jalur tersebut meningkat tajam," ungkap Iptu Yudistira saat dihubungi seperti dikutip Antara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, setelah arus kembali normal, pihaknya kembali membuka jalur seperti biasa.

Pihaknya akan kembali melakukan hal yang sama jika terjadi antrean terutama saat tempat wisata mulai tutup dan kendaraan mulai tumpah ke jalur utama.

Sementara antrean kendaraan terlihat di sejumlah jalur menuju tempat wisata seperti pertigaan Hanjawar, Kebun Raya Cibodas dan Pasar Cipanas.

Ratusan kendaraan yang didominasi bernomor polisi Cianjur, keluar masuk tempat wisata.

Volume kendaraan juga meningkat dari arah Bogor menuju Puncak-Cianjur.

Namun penyekatan tetap dilakukan petugas di perbatasan Puncak Pass. Pengendara dengan nopol luar kota tetap menjalani pemeriksaan dan dikembalikan ke daerah asal karena tidak melengkapi perjalanan dengan surat keterangan bebas COVID-19 antigen.

"Untuk data sementara, sudah ratusan kendaraan yang dipulangkan karena tidak melengkapi diri dengan surat keterangan bebas COVID-19 antigen. Memasuki H+1 Lebaran, volume kendaraan pendatang mulai berbaur dengan warga lokal, sehingga terlihat kepadatan di sepanjang jalur Puncak-Cipanas," tutur Erwin, petugas gabungan di pos penyekatan Puncak Pass.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Indramayu, Hampir Tiap Hari Ada yang Meninggal

Kasus Covid-19 di Indramayu, Hampir Tiap Hari Ada yang Meninggal

Regional
Sandiwara Irwansyah yang Temukan Ayahnya Tewas dengan Terikat Lakban, Pelaku Ternyata Anak Korban, Ini Motifnya

Sandiwara Irwansyah yang Temukan Ayahnya Tewas dengan Terikat Lakban, Pelaku Ternyata Anak Korban, Ini Motifnya

Regional
Prabowo Akan Beri Penghargaan Patriot Bela Negara ke 11.485 Eks Pejuang Timtim

Prabowo Akan Beri Penghargaan Patriot Bela Negara ke 11.485 Eks Pejuang Timtim

Regional
Oplos Minuman dengan Disinfektan, Seorang Napi Tewas, 20 Dirawat di RS

Oplos Minuman dengan Disinfektan, Seorang Napi Tewas, 20 Dirawat di RS

Regional
Kisah Sumur Tujuh Bangka Tengah, Dulu Tempat Jepang Produksi Garam, Kini Jadi Wisata Andalan

Kisah Sumur Tujuh Bangka Tengah, Dulu Tempat Jepang Produksi Garam, Kini Jadi Wisata Andalan

Regional
Tidak Sembarangan, Begini Cara Pemindahan 2 Gajah dari Bali ke Lembang

Tidak Sembarangan, Begini Cara Pemindahan 2 Gajah dari Bali ke Lembang

Regional
Kapolda NTT Berantas Premanisme, Razia Preman Pelabuhan hingga Terminal Bus

Kapolda NTT Berantas Premanisme, Razia Preman Pelabuhan hingga Terminal Bus

Regional
Teror Lempar Batu 'Hantui' Warga Semarang, Polisi: Korbannya Para Sopir Truk

Teror Lempar Batu "Hantui" Warga Semarang, Polisi: Korbannya Para Sopir Truk

Regional
Taman Nasional di Indonesia, Sudah Ada Sejak Zaman Sriwijaya

Taman Nasional di Indonesia, Sudah Ada Sejak Zaman Sriwijaya

Regional
Padang Pariaman Zona Merah Covid-19

Padang Pariaman Zona Merah Covid-19

Regional
Buntut Lonjakan Covid-19 di Jabar, Ridwan Kamil Sidak Rumah Sakit Saat Malam Hari

Buntut Lonjakan Covid-19 di Jabar, Ridwan Kamil Sidak Rumah Sakit Saat Malam Hari

Regional
Kisah Nenek Rubi, Sebatang Kara Tinggal di Rumah Reyot, Menangis Ingat Anak 10 Tahun Tak Pulang

Kisah Nenek Rubi, Sebatang Kara Tinggal di Rumah Reyot, Menangis Ingat Anak 10 Tahun Tak Pulang

Regional
Ditemukan Makam Suku Kalang di Nganjuk, Salah Satunya Bernisan Lingga

Ditemukan Makam Suku Kalang di Nganjuk, Salah Satunya Bernisan Lingga

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Karawang Mencapai 83 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Karawang Mencapai 83 Persen

Regional
Berawal dari Anak Sakit, Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19

Berawal dari Anak Sakit, Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X