Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Kompas.com - 13/05/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi penangkapan. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANIlustrasi penangkapan.

KOMPAS.com - Polisi berhasil menangkap lima orang komplotan pemalsu surat hasil rapid test di Jawa Timur.

Menurut hasil pemeriksaan, aksi kriminal komplotan tersebut dilakukan sejak 4 bulan lalu.

"Kurang lebih sudah mencetak 600 lembar surat keterangan hasil tes swab, rapid test dan swab antigen palsu," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Usai Bagi-bagi Sembako, Rombongan Kapolres Maybrat Ditembaki OTK di Papua Barat

Incar penumpang pesawat dan travel

Dari penyelidikan Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, komplotan itu mengincar calon penumpang pesawat dan travel.

Kelima orang tersangka juga memiliki peran masing-masing, dari pencari korban hingga membuat surat palsu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Korbannya rata-rata adalah calon penumpang pesawat terbang dan pemesan layanan travel," ujar Gatot

Baca juga: Nekat Mudik dari Jakarta, Uju Diminta Putar Balik karena Surat Bebas Covid-19 Kedaluwarsa, Ini Ceritanya

Kelima tersagka itu adalah NH (33) warga Jalan KH Hasbullah, Kelurahan Banjarejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, SG (36), warga Pabean, Kelurahan Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Lalu MZA (22) warga Desa Pagerwojo RT 017 RW 004 Buduran Sidoarjo, IB (51) warga Jalan Malik Ibrahim Kwangsan RT 006 RW 003 Sedati, Sidoarjo, serta terakhir AF (27) warga Petukangan Ampel, Kota Surabaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Regional
Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Regional
Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Regional
Dianggap 'Lebay' Tangani Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Tidak Seperti Itu Saya Dosa

Dianggap "Lebay" Tangani Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Tidak Seperti Itu Saya Dosa

Regional
Pembangunan Jaringan Kelistrikan di Venue PON XX Papua Sudah 95 Persen

Pembangunan Jaringan Kelistrikan di Venue PON XX Papua Sudah 95 Persen

Regional
Viral, Guru SMA yang Pamit Pensiun Menangis Dikasih Kado Ponsel oleh Murid, Sempat Dikira Parfum

Viral, Guru SMA yang Pamit Pensiun Menangis Dikasih Kado Ponsel oleh Murid, Sempat Dikira Parfum

Regional
Cerita Guru Retno, Menangis Saat Dapat Hadiah Ponsel hingga Videonya Viral

Cerita Guru Retno, Menangis Saat Dapat Hadiah Ponsel hingga Videonya Viral

Regional
Curhat TKI Jadi Korban Pungli di Perbatasan RI-Malaysia, Bayar Rp 3 Juta kepada Oknum ASN

Curhat TKI Jadi Korban Pungli di Perbatasan RI-Malaysia, Bayar Rp 3 Juta kepada Oknum ASN

Regional
UNY Terima 2.523 Calon Mahasiswa lewat Jalur SBMPTN 2021

UNY Terima 2.523 Calon Mahasiswa lewat Jalur SBMPTN 2021

Regional
Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Regional
22 Taruna PKTJ Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Libur Semester

22 Taruna PKTJ Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Libur Semester

Regional
Setelah Massa Geruduk Kantor Ormas di Karawang, Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Pelaku Penyerangan

Setelah Massa Geruduk Kantor Ormas di Karawang, Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Pelaku Penyerangan

Regional
Ridwan Kamil Larang Wisatawan, Terutama dari Jakarta, Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Ridwan Kamil Larang Wisatawan, Terutama dari Jakarta, Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Regional
Ridwan Kamil Menyatakan Bandung Raya Siaga I Darurat Covid-19

Ridwan Kamil Menyatakan Bandung Raya Siaga I Darurat Covid-19

Regional
3 Petugas PT KAI Buang Sampah di Bantaran Sungai, Ini Penjelasan Manajemen

3 Petugas PT KAI Buang Sampah di Bantaran Sungai, Ini Penjelasan Manajemen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X