Puluhan Kendaraan Asal Jatim yang Masuk ke Rembang Diminta Putar Balik

Kompas.com - 06/05/2021, 21:14 WIB
Petugas gabungan lakukan pemeriksaan terhadap bus yang melewati Jalur Pantura di Rembang, Kamis (6/5/2021) DOK. ISTIMEWAPetugas gabungan lakukan pemeriksaan terhadap bus yang melewati Jalur Pantura di Rembang, Kamis (6/5/2021)

REMBANG, KOMPAS.com - Puluhan kendaraan yang masuk ke Rembang, Jawa Tengah, terpaksa diputarbalikkan pada hari pertama larangan mudik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Rembang, AKP Indra Jaya Saputra, mengatakan puluhan kendaraan terpaksa putar balik karena dokumen perjalanannya dianggap tidak lengkap.

"Hampir lebih kurang 30 kendaraan yang kita putar balik, karena tidak dilengkapi dengan dokumen perjalanan, maupun surat keterangan bebas Covid," ucap Indra di Pos Sarang, Rembang, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Ketahuan Nekat Mudik, Warga yang Sembunyi di Mobil Boks dan Truk Ini Diminta Putar Balik

Mayoritas kendaraan yang diputarbalikkan merupakan kendaraan roda empat. Meski begitu, Kepadatan arus mudik saat ini belum terlalu meningkat.

"Saat ini masih landai, dimungkinkan terdapat kepadatan arus mudik itu H-2 atau H-3 lebaran," katanya.

Indra menambahkan Pos Sarang dijaga ketat 24 jam selama pengoperasian Ketupat Candi 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendaraan yang tidak disertai kelengkapan dokumen dipastikan tidak dapat meneruskan tujuannya.

"Untuk pos ini kita laksanakan penjagaan pengaturan serta penyekatan selama 24 jam non stop. Untuk titik penyekatan itu di pintu masuk perbatasan Jawa Tengah ke Jawa Timur itu kita fokuskan di Pos Sarang," jelasnya.

Baca juga: Tangis Pemudik yang Sembunyi di Bak Truk dan Diminta Putar Balik di Pelabuhan Gilimanuk: Anak Saya Sakit

Selain itu, Pos Sale yang juga merupakan jalur perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur juga dijaga ketat.

"Pos Sale sementara kita tetap juga melakukan kegiatan yustisi penyekatan sebagai bentuk imbangan dari jalur Pantura ini apabila ada yang larinya melalui jalur Sale," terangnya.

Selain melakukan penyekatan, gabungan personel dari TNI Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kesehatan juga melaksanakan rapid test antigen bagi para pemudik.

Baca juga: 127 Kendaraan Disuruh Putar Balik di Perbatasan Blitar-Malang, Mayoritas Tak Bawa Surat Jalan

"Jadi untuk rapid (test) kita laksanakan secara random sampling, kita laksanakan swab dari Dinas Kesehatan Rembang," ujarnya.

"Karena hari pertama, saat ini berjalan sudah sekitar 10 orang yang kita laksanakan rapid antigen, untuk hasilnya semuanya nonreaktif, atau negatif," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Rujukan Covid-19 di Banjarmasin Penuh, Wali Kota: Kalau Enggak Sesak, Isoman Saja

RS Rujukan Covid-19 di Banjarmasin Penuh, Wali Kota: Kalau Enggak Sesak, Isoman Saja

Regional
Kejari Perpanjang Penahanan Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat

Kejari Perpanjang Penahanan Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat

Regional
Terekam Kamera, Perempuan Muda Curi Uang dan Ponsel Milik Petugas Kesehatan

Terekam Kamera, Perempuan Muda Curi Uang dan Ponsel Milik Petugas Kesehatan

Regional
140 Rumah Sehat di Masing-masing Kelurahan di Surabaya Mulai Beroperasi

140 Rumah Sehat di Masing-masing Kelurahan di Surabaya Mulai Beroperasi

Regional
Pemakaman Prokes di Wonogiri Pecah Rekor, 40 Jenazah dalam Satu Hari, Terbanyak Sepanjang Pandemi

Pemakaman Prokes di Wonogiri Pecah Rekor, 40 Jenazah dalam Satu Hari, Terbanyak Sepanjang Pandemi

Regional
Setelah Menikahi 2 Perempuan Sekaligus, Pemuda Ini Akan Mengadu Nasib ke Malaysia

Setelah Menikahi 2 Perempuan Sekaligus, Pemuda Ini Akan Mengadu Nasib ke Malaysia

Regional
Kisah Anak Petani Miskin di Aceh, Mengidap Hidrosefalus dan Butuh Biaya

Kisah Anak Petani Miskin di Aceh, Mengidap Hidrosefalus dan Butuh Biaya

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Tertahan hingga 24 Jam di RSUD Daya Makassar, Humas: Penjemputan Kewenangan Satgas

Jenazah Pasien Covid-19 Tertahan hingga 24 Jam di RSUD Daya Makassar, Humas: Penjemputan Kewenangan Satgas

Regional
Akidi Tio Berwasiat Sumbangkan Rp 2 Triliun untuk Bantu Warga, Anak: Biarlah Ini Jadi Kebaikan Bapak...

Akidi Tio Berwasiat Sumbangkan Rp 2 Triliun untuk Bantu Warga, Anak: Biarlah Ini Jadi Kebaikan Bapak...

Regional
Kebakaran Hutan akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meluas

Kebakaran Hutan akibat Erupsi Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meluas

Regional
Terungkap, Ketua MUI Labura yang Ditemukan Tewas di Drainase Ternyata Dibunuh Pekerjanya, Ini Motifnya

Terungkap, Ketua MUI Labura yang Ditemukan Tewas di Drainase Ternyata Dibunuh Pekerjanya, Ini Motifnya

Regional
Berawal Cekcok Mulut, Kuli Bangunan Tewas Ditusuk Teman Kerja Sendiri

Berawal Cekcok Mulut, Kuli Bangunan Tewas Ditusuk Teman Kerja Sendiri

Regional
Banyak Napi di Nusakambangan Terpapar Covid-19, Kalapas: Mendesak Divaksin

Banyak Napi di Nusakambangan Terpapar Covid-19, Kalapas: Mendesak Divaksin

Regional
KPU Tetapkan Pasangan Calon Petahana Jadi Bupati Sabu Raijua

KPU Tetapkan Pasangan Calon Petahana Jadi Bupati Sabu Raijua

Regional
Pemilik Jip Wisata Lereng Merapi Terpaksa Jual Mobilnya untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Pemilik Jip Wisata Lereng Merapi Terpaksa Jual Mobilnya untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X