Ada 3.000 Pemudik "Curi Start" Sudah Masuk ke Banyumas

Kompas.com - 06/05/2021, 20:57 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Gedung DPRD Banyumas, Jawa Tengah, Rabu(7/4/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Gedung DPRD Banyumas, Jawa Tengah, Rabu(7/4/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com -Sebanyak 3.000 orang telah masuk ke wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sejak masa pengetatan mudik pada 22 April-5 Mei 2021.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, mereka lolos dari penyekatan yang dilakukan di sejumlah perbatasan kabupaten.

"Andalan kami (untuk menyekat pemudik) kan di RT, bukan di perbatasan. Sudah ada 3.000-an orang yang mudik," kata Husein kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Ketahuan Nekat Mudik, Warga yang Sembunyi di Mobil Boks dan Truk Ini Diminta Putar Balik

Menurut Husein, data tersebut berdasarkan laporan dari pihak RT dan pos penyekatan di perbatasan.

"Sudah dikondisikan, jangan sampai masuk rumah sebelum dites antigen," ujar Husein.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kata Husein, 3.000 orang tersebut telah menjalani tes cepat antigen di Puskesmas. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kebanyakan yang kemarin (lolos di perbatasan), karena kami nyegatnya enggak sporadis. Kalau sekarang enggak ada toleransi, kalau di perbatasan harus balik arah," kata Husein.

Meski demikian, Pemkab Banyumas tetap menyiapkan tempat karantina bagi warga yang nekat mudik pada masa larangan mudik yang berlaku mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Baca juga: Selama Masa Larangan Mudik, Gubernur Kaltim Larang Semua Kendaraan Umum Beroperasi

Seperti tahun lalu, pemkab telah menyiapkan GOR Satria Purwokerto sebagai tempat karantina bagi pemudik.

Di lokasi tersebut, pemudik akan dipantau kondisi kesehatannya dan menjalani tes cepat antigen.

Bagi yang positif Covid-19, akan dipindahkan ke tempat karantina di Baturraden.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Batuk dan Flu Setelah Jenguk Tetangga yang Sakit, Ini Kronologi 35 Warga di Satu RT Positif Covid-19

Regional
Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Ditangkap di NTT, WNA Australia Mengaku Gunakan Narkoba untuk Ini

Regional
Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Gubernur NTT Tegur Bupati Alor Usai Video Viral, Berpesan agar Minta Maaf kepada Risma

Regional
Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Beredar Kabar Ada Temuan Covid-19 Varian Delta, Ini Kata Dinkes Salatiga

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Wonogiri Tolak Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Regional
Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Predator Seksual di Buton Selatan Ditangkap, 21 Anak Jadi Korban

Regional
Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Diduga Buang Janin, Sepasang Kekasih di Brebes Ditangkap Polisi

Regional
4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

4 Polisi Dilarikan ke RS Usai Santap Bakso, Pemilik Bantah Dagangannya Disebut Mengandung Bahan Berbahaya

Regional
Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Warga Kudus Terinfeksi Virus Corona Varian Delta Bertambah Jadi 62 Orang, Pemkab Masih Lacak Identitas

Regional
Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Bupati Blora Perintahkan Direktur Rumah Sakit Buka Lowongan Nakes Covid-19

Regional
Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Pasien Covid-19 Varian India di Jatim Bertambah 5 Orang, Terjaring di Pos Penyekatan Suramadu

Regional
60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

60 Kg Sabu-sabu dan 2.000 Butir Ekstasi Gagal Diselundupkan, Seorang Nelayan dan IRT Diamankan Polisi

Regional
Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Penggeledahan di Tasikmalaya, Densus 88 Temukan Ransel Bekas Latihan

Regional
Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Buntut Video Bupati Alor Marahi Risma, Gubernur NTT Beri Teguran Keras

Regional
6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

6 Anggota TNI AL Aniaya Warga Sipil hingga Tewas, Danpuspomal: Maksimal 10 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X