Gempa Magnitudo 4,9 Guncang NTT, Dirasakan hingga NTB

Kompas.com - 02/05/2021, 14:42 WIB
Ilustrasi gempa SHUTTERSTOCK/Andrey VPIlustrasi gempa

KUPANG, KOMPAS.com - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (2/5/2021).

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar Agus Wahyu Rahardjo, mengatakan, gempa itu terjadi pukul 14.36 Wita.

"Hasil analisis BMKG, episenter terletak pada koordinat 9,02 derajat lintang selatan dan 119,22 derajat bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 41 kilometer Timur Laut Tambolaka - NTT, pada kedalaman 114 kilometer," ujar Agus dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Minggu siang.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter lanjut Agus, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique thrust fault ).

Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di Bima, Nusa Tenggara Barat II MMI.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hingga pukul 15:00 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan," kata dia.

Gempa itu lanjut Agus, tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Khofifah: Warga Terdampak Gempa Malang Akan Terima Hunian Baru

Agus meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

Massa Rusak Pagar Pembatas Jembatan Suramadu Sisi Surabaya, Polisi: Akan Diproses Hukum

Regional
Varian Delta Masuk Jabar, Kasus Terbanyak di Karawang, Ini Kata Ridwan Kamil

Varian Delta Masuk Jabar, Kasus Terbanyak di Karawang, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Pengendara yang Melintas di Suramadu Wajib Tunjukkan SIKM dan SKS, atau Harus Pilih Ini

Pengendara yang Melintas di Suramadu Wajib Tunjukkan SIKM dan SKS, atau Harus Pilih Ini

Regional
Viral, Video 100 Pengendara Terobos Pemeriksaan Swab dan Dorong Petugas di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Viral, Video 100 Pengendara Terobos Pemeriksaan Swab dan Dorong Petugas di Pos Penyekatan Suramadu, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Sumedang Naik, Mantan Napi Terorisme Ikut Terpapar dan Meninggal

Kasus Covid-19 Sumedang Naik, Mantan Napi Terorisme Ikut Terpapar dan Meninggal

Regional
Brimob Gadungan Ditangkap Setelah Bawa Kabur Mobil Korban, Ini Modusnya

Brimob Gadungan Ditangkap Setelah Bawa Kabur Mobil Korban, Ini Modusnya

Regional
Mati Mendadak, 1,5 Ton Ikan Nila di Waduk Gajah Mungkur Dikubur, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Mati Mendadak, 1,5 Ton Ikan Nila di Waduk Gajah Mungkur Dikubur, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Regional
8 Kabupaten dan Kota di NTT Dilanda Kekeringan Ekstrem

8 Kabupaten dan Kota di NTT Dilanda Kekeringan Ekstrem

Regional
Dibebaskan Polisi, Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Dibebaskan Polisi, Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

Regional
10 Persen dari Pasien Covid-19 di Solo adalah Anak-anak

10 Persen dari Pasien Covid-19 di Solo adalah Anak-anak

Regional
'Ganjar Juga Kader, tapi Aspirasi dari Bawah untuk Puan'

"Ganjar Juga Kader, tapi Aspirasi dari Bawah untuk Puan"

Regional
Tingginya Kasus Covid-19 Karawang, Satgas: Warga Antre Masuk IGD, Nakes Harus Bikin Prioritas Mana yang Dirawat

Tingginya Kasus Covid-19 Karawang, Satgas: Warga Antre Masuk IGD, Nakes Harus Bikin Prioritas Mana yang Dirawat

Regional
Kasus Covid-19 Kebumen Melonjak, Bupati: Sampai 1.000, Saya Tutup Semua

Kasus Covid-19 Kebumen Melonjak, Bupati: Sampai 1.000, Saya Tutup Semua

Regional
Detik-detik Truk Pengangkut 17 Warga Terbalik, 3 Tewas dan 14 Terluka

Detik-detik Truk Pengangkut 17 Warga Terbalik, 3 Tewas dan 14 Terluka

Regional
Wilayahnya Urutan 4 Covid-19, Camat Rancasari Bandung dan Staf Kunker ke Yogya, Ini Penjelasannya

Wilayahnya Urutan 4 Covid-19, Camat Rancasari Bandung dan Staf Kunker ke Yogya, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X