Terminal Harjamukti Cirebon Hentikan Operasi Bus Jarak Jauh Mulai 6 Mei 2021

Kompas.com - 28/04/2021, 09:54 WIB
Sejumlah petugas melakukan penyemprotan di lingkungan Terminal Harjamukti Tipe A Kota Cirebon Jawa Barat, Kamis (30/7/2020). Kegiatan ini merupakan upaya tim gabungan untuk mencegah penularan covid-19 di dalam masa mudik Idul Adha. MUHAMAD SYAHRI ROMDHONSejumlah petugas melakukan penyemprotan di lingkungan Terminal Harjamukti Tipe A Kota Cirebon Jawa Barat, Kamis (30/7/2020). Kegiatan ini merupakan upaya tim gabungan untuk mencegah penularan covid-19 di dalam masa mudik Idul Adha.

CIREBON, KOMPAS.com - Terminal Harjamukti di Kota Cirebon, Jawa Barat, akan menghentikan operasional bus jarak jauh mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Kepala Terminal Harjamukti Komarudin mengatakan, bus yang sementara berhenti melayani penumpang adalah bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP).

"Untuk bus AKAP dan AKDP pada 6-17 Mei sudah tidak lagi beroperasi di Terminal Harjamukti," kata Komarudin di Cirebon, seperti dikutip dari Antara, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Korban Penganiayaan Bantah Tuduhan Menggoda Istri Bahar bin Smith

Komarudin mengatakan, kebijakan ini sesuai dengan peraturan dari pemerintah terkait adanya larangan mudik.

Untuk itu, pada tanggal tersebut, bus tidak diperkenankan beroperasi.

Sedangkan terkait penutupan terminal, pihaknya belum dapat memastikan, karena belum ada instruksi dari pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terkait penutupan terminal, kita belum ada petunjuk. Tapi yang perlu diingat bahwa tanggal 6 Mei tidak ada bus yang beroperasi," tutur Komarudin.

Baca juga: Penulis Komentar Negatif soal KRI Nanggala-402, Oknum Polisi hingga Petani

Namun, menurut Komarudin, untuk kendaraan umum jenis elf tujuan Kuningan, Majalengka, Indramayu, Losari dan sebagainya masih bisa beroperasi seperti biasa.

"Untuk elf masih diperbolehkan beroperasi, karena ini sifatnya lokal," kata Komarudin.

Adapun selama adanya pengumuman larangan mudik dari pemerintah, menurut Komarudin, mobilitas penumpang di Terminal Harjamukti di Kota Cirebon masih terpantau seperti biasa.

"Belum ada peningkatan yang signifikan di Terminal Harjamukti. Bus yang beroperasi juga hanya 70 armada saja, dengan penumpang rata-rata 300 per hari," kata dia.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ruangan Kelas dan Lab Komputer SMKN 7 Ende Rusak Diterjang Longsor

Ruangan Kelas dan Lab Komputer SMKN 7 Ende Rusak Diterjang Longsor

Regional
Sepeda Motor Tabrak Mobil dan Pejalan Kaki, Satu Orang Tewas, 2 Lainnya Luka-luka

Sepeda Motor Tabrak Mobil dan Pejalan Kaki, Satu Orang Tewas, 2 Lainnya Luka-luka

Regional
Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan Puluhan Bak Rendaman dan Tenda Penambang Liar

Sisir Gunung Botak, Polisi Musnahkan Puluhan Bak Rendaman dan Tenda Penambang Liar

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Mataram Siapkan Bantuan JPS

PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Mataram Siapkan Bantuan JPS

Regional
Klaim Angka Covid-19 Terus Turun, Gibran Optimistis Solo Masuk Level 3 dalam Sepekan

Klaim Angka Covid-19 Terus Turun, Gibran Optimistis Solo Masuk Level 3 dalam Sepekan

Regional
Cerita 2 Pelajar di Malang Jadi Relawan Covid-19, Berawal dari Rasa Prihatin Kasus Corona Meningkat

Cerita 2 Pelajar di Malang Jadi Relawan Covid-19, Berawal dari Rasa Prihatin Kasus Corona Meningkat

Regional
8 Bulan Insentif Nakes di Maluku Tengah Belum Dibayar, Ketua DPRD: Mereka Bertaruh Nyawa...

8 Bulan Insentif Nakes di Maluku Tengah Belum Dibayar, Ketua DPRD: Mereka Bertaruh Nyawa...

Regional
45 Tahun Berkarya, PT Timah Diminta Lebih Ramah Lingkungan dan Berpihak ke Rakyat

45 Tahun Berkarya, PT Timah Diminta Lebih Ramah Lingkungan dan Berpihak ke Rakyat

Regional
Buat Status WhatsApp Tuding RSUD Memperjualbelikan Oksigen, Pria di Probolinggo Ditangkap

Buat Status WhatsApp Tuding RSUD Memperjualbelikan Oksigen, Pria di Probolinggo Ditangkap

Regional
Kekurangan Tabung Oksigen, Pemprov Jambi akan Datangkan dari Malaysia

Kekurangan Tabung Oksigen, Pemprov Jambi akan Datangkan dari Malaysia

Regional
Seluruh Ruas Jalan yang Sempat Ditutup di Kota Semarang Dibuka Serentak Selasa Sore

Seluruh Ruas Jalan yang Sempat Ditutup di Kota Semarang Dibuka Serentak Selasa Sore

Regional
Perpanjangan PPKM Level 4 di Medan, Walkot Bobby: Penyekatan Dalam Kota Dikurangi

Perpanjangan PPKM Level 4 di Medan, Walkot Bobby: Penyekatan Dalam Kota Dikurangi

Regional
Cerita Warga Rela Antre Vaksinasi Massal, Berdesakan, hingga Pingsan: Demi Sertifikat Vaksin, agar Bisa ke Luar Kota

Cerita Warga Rela Antre Vaksinasi Massal, Berdesakan, hingga Pingsan: Demi Sertifikat Vaksin, agar Bisa ke Luar Kota

Regional
Penyebaran Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daerah Berstatus Zona Merah di Provinsi Lampung

Penyebaran Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daerah Berstatus Zona Merah di Provinsi Lampung

Regional
Wali Kota Malang: Vaksin Covid-19 Tersisa 30.000 Dosis, 3 Hari Lagi Habis

Wali Kota Malang: Vaksin Covid-19 Tersisa 30.000 Dosis, 3 Hari Lagi Habis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X