Banjir 3 Meter Tiba-tiba Datang Jelang Sahur di Cianjur, Warga Teriak Minta Tolong dari Atap Rumah

Kompas.com - 28/04/2021, 09:03 WIB
Warga Kampung Cinambo, Desa Mande, Kabupaten Cianjur berlindung di atap rumah karena takut banjir susulan, Rabu (28/4/2021) dini hari. DOK. TribunJabar.id/ISTIMEWAWarga Kampung Cinambo, Desa Mande, Kabupaten Cianjur berlindung di atap rumah karena takut banjir susulan, Rabu (28/4/2021) dini hari.

KOMPAS.com - Banjir hingga ketinggian 3 meter tiba-tiba melanda Kampung Cinambo, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Rabu (28/04/2021) pukul 02.00 WIB, atau jelang sahur.

Akibatnya, tujuh orang warga kampung harus mengungsi ke atap rumahnya. Mereka pun berteriak minta tolong kepada warga lainnya dari lantai dua sebuah rumah.

Dalam kejadian itu, sebanyak 20 rumah di kampung tersebut terendam banjir hingga ketinggian 3 meter. Walaupun tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Baca juga: Gempa Sukabumi Terasa Kuat Getarannya di Cianjur, Warga Berhamburan

Hujan lebat tengah malam

Seorang warga H Atin Supriatin (55) mengatakan, kejadiannya berawal ketika ia sedang berada di kebun dan hujan lebat sekitar pukul 24.00 WIB.

"Saya langsung pulang dan menelepon ke rumah, karena biasanya kalau hujan deras begini banjir paling setinggi satu meter," ujar Atin ditemui di lokasi kejadian, seperti dikutip Tribun Jabar.

Tiba di jalan dekat rumah, Atin mendengar teriakan minta tolong dari cucu dan anaknya yang berada di lantai dua rumah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anak dan cucu saya pada menjerit ketakutan, saya langsung menelepon Polsek untuk meminta bantuan," kata Atin.

Baca juga: Cerita Berkah Ramadhan di Kampung Caruluk, Sentra Produksi Kolang-kaling Turun-temurun di Cianjur

Dievakuasi polisi

Menjelang pukul 04.00 WIB warga dibantu oleh anggota Polsek Bripka Arif Rahman mengevakuasi tujuh warga yang terjebak di lantai dua tersebut.

Saat ini air di 20 rumah warga belum surut.

Belum terhitung berapa kerugian akibat banjir ini, karena selain harta benda ada juga enam motor milik warga yang ikut terendam.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul BREAKING NEWS Warga Cianjur Teriak Minta Tolong dari Atap Rumah, Banjir 3 Meter Datang Jelang Sahur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kritis, Tempat Tidur Khusus Isolasi Kritikal di Sleman Hanya Tersisa 1

Kritis, Tempat Tidur Khusus Isolasi Kritikal di Sleman Hanya Tersisa 1

Regional
Jemaah Masjid di Jabar Bisa Dapat 'Kredit Mesra', Tanpa Bunga dan Agunan, Ini Syaratnya

Jemaah Masjid di Jabar Bisa Dapat "Kredit Mesra", Tanpa Bunga dan Agunan, Ini Syaratnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 Juni 2021

Regional
Penjelasan Perusahaan soal Ledakan Tangki Biodisel yang Menyebabkan 5 Orang Tewas

Penjelasan Perusahaan soal Ledakan Tangki Biodisel yang Menyebabkan 5 Orang Tewas

Regional
Sopir Taksi Ternyata Edarkan Narkoba, Polisi: Pembeli Pura-pura Menjadi Penumpang

Sopir Taksi Ternyata Edarkan Narkoba, Polisi: Pembeli Pura-pura Menjadi Penumpang

Regional
Ratusan Bangunan Tak Berizin Dibongkar, Satpol PP Kabupaten Bogor: Bisa Bikin Banjir

Ratusan Bangunan Tak Berizin Dibongkar, Satpol PP Kabupaten Bogor: Bisa Bikin Banjir

Regional
Pengakuan Rektor Unpar Jember yang Dilaporkan Lecehkan Dosen: Saya Spontanitas Ingin Mencium, Sudah Minta Maaf

Pengakuan Rektor Unpar Jember yang Dilaporkan Lecehkan Dosen: Saya Spontanitas Ingin Mencium, Sudah Minta Maaf

Regional
Sebanyak 1.625 Ton Kubis Sumut Lolos Karantina Ekspor, Tembus Pasar Malaysia, Singapura, dan Taiwan

Sebanyak 1.625 Ton Kubis Sumut Lolos Karantina Ekspor, Tembus Pasar Malaysia, Singapura, dan Taiwan

Regional
Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Tinjau Kesiapan RSJD Amino Semarang, Ganjar Minta Tempat Tidur Pasien Covid-19 Ditambah

Regional
Gedung DPRD Jateng Tutup Sementara Setelah Ketua dan Belasan Pegawai Positif Covid-19

Gedung DPRD Jateng Tutup Sementara Setelah Ketua dan Belasan Pegawai Positif Covid-19

Regional
Bangun RS Indonesia di Palestina, MUI Kota Ambon Sumbang Rp 338 Juta

Bangun RS Indonesia di Palestina, MUI Kota Ambon Sumbang Rp 338 Juta

Regional
Soal RSUD Sumedang Tak Terima Pasien Umum, Ini Jawaban Satgas Covid-19

Soal RSUD Sumedang Tak Terima Pasien Umum, Ini Jawaban Satgas Covid-19

Regional
DPRD DIY Dukung Lockdown yang Diwacanakan Sultan HB X: Pemikiran Logis

DPRD DIY Dukung Lockdown yang Diwacanakan Sultan HB X: Pemikiran Logis

Regional
Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian, Bupati Maluku Tengah: Imbauan Menjauhi Pesisir Sudah Dicabut

Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian, Bupati Maluku Tengah: Imbauan Menjauhi Pesisir Sudah Dicabut

Regional
Cerita Kepala Desa dan Perempuan Bersuami Digerebek Polisi, Mengaku Nikah Siri dan Ternyata Positif Narkoba

Cerita Kepala Desa dan Perempuan Bersuami Digerebek Polisi, Mengaku Nikah Siri dan Ternyata Positif Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X